Minggu, 19 Januari 2020

ke puncak panderman hampir hilang



Assalamualaikum sodara,,,,,,,,,,,,, pada blog kali ini gua akan berbagi cerita ke kalian kegiatan gua ke gunung panderman guys, gunung panderman memiliki ketinggian 2000 mdpl (meter dari permukaan laut) yg berada di kota batu malang jatim.
Kali ini gua ke gunung panderman menggunakan via kota batu yg berada dekat dengan kosan gua guys, kali ini gua ditemanin teman kos gua namanya adalah ilham dia satu kota dengan gua di timika papua dia jurusan yg sama dengan gua dan fakultas yg sama. Kami ke gunung panderman di sela-sela jam kosong kuliah yaitu hari sabtu, kami berencana ke gunug panderman hanya tektok maka barang bawaan kami pun sedikit dan peralatan yg kami bawah seadanya aja.

Kami ke gunung panderman menggunakan motor yg gua bawah yaitu biasa lah matic putih gua dan kebanggaan gua yg selalu bepergian  bawah kemana-mana, kami keluar dari kosan sekitar pukul 05:00 melewati jalur karangploso. Kami singgah di indomaret utk membeli persediaan kami ke gunung panderman, karena kami rencananya Cuma tektok maka barang yg kami beli sedikit aja sih guys, setelah itu kami langsung gas ke pos perizinan. Setelah sampai di pos perizinan kami melakukan registrasi di mas penjaganya dan ber olahraga dikit-dikit lah sambil mengambil ancang-ancang dan siap-siap melakukan pendakian, disini harus hati-hati guys karena disini memiliki cabang-cabang yg lumayan bikin puyeng karena sebelumnya jalur dan cabang disini belum memiliki plang maka dari itu harus banyak bertanya  agar gk tersesat guys.

            Pendakian kali ini guys cukup menguras waktu dan tenaga kami karena di sini kami tersesat guys keren kan hehehehe, kami tersesat dan berputar-putar dengan memakan waktu 2 jam kurang lebih kira-kira begitu lah.yg bikin kami tersesat adalah karena teman gua yg sok taunya ketulungan dan malah dia sih ilham ini kagak merasa bersalah sama sekali guys dan malah senyam-senyum sendiri. Jadi gini guys awalnya kami berdebat soal cabang tadi dia dengan keyakinannya sendiri dan gua juga pertahankan keyakinan gua sendiri malah gini lah jadinya guys, maaf guys gua bukannya sok tau tapi gua berkeyakinan ke arah kanan tapi dia nyolot  ke arah kiri yah udah gua ngikutin dia dari pada kita berdebat yg gk selesai.

            Setelah 2 jam lebih  kami berputar-putar gk jelas maka teman gua dengan rendah hati mengatakan “jun kita balik sudah ee” tau gk guys itu adalah kalimat  yg gua tunggu-tunggu guys dan akhirnya dia mengucapkan kalimat itu. Tanpa pikir panjang pun kami langsung turun ke cabang yg bikin kita puyeng tadi, setelah sampai di cabang tadi kami akhirnya ke arah kanan guys, kami istrahat sejenak sebelum melanjutkan pendakian kami dan sembari beristirahat kami memakan makanan yg kami bawah lumayan lah kurangi beban kami.setelah beristirahat dengan tenaga yg pol dan semangat yg membara kami melanjutkan pendakian ke puncak panderman dengan waktu yg seadanya. Dari tempat kami beristirahat ke puncak memakan waktu kurang lebih 2 jam pada akhirnya kami sampai di puncak panderman guys.

            Ketika kami berada dekat dengan puncak kira-kira kurang lebih 5 meter kami di kagetkan dengan sekawanan monyet yg agak gede, sekumpulan monyet ini cukup nakal guys karena monyet disini bisa menyerang para pendaki kapan saja maka dari itu harus ekstra hati-hati guys.apalagi pas di puncaknya kawanan monyet berjejeran, hamparan tanah di puncak cukup luas dan datar mungkin bisa mendirikan tenda 5 atau 6 tenda aja tapi yg membuat para pendaki agak takut untuk menginap di atas puncak panderman ini. Pemandangan di atas puncak panderman  sangat bagus dengan mendapatkan view gunung arjuno yg perkasa.

            Setelah berada di puncak panderman kami tak lupa mengambil beberapa bagian spot foto dengan pemandangan yg tentu saja bagus, kami cukup lama singgah di atas puncak karena tenaga kami betul-betul terkuras oleh medan dan jalur yg kami tersesat tadi betul-betul konyol dah, setelah merasa cukup dan puas maka kami memutuskan untuk turun ke bawah, ternyata ada kejadian tak terduga yg kami dapatkan guys kami tiba-tiba di serang oleh beberapa monyet dan untung aja kami membawa tongkat untuk menghalau monyet tersebut dan kamera gua hampir di rebut guys. Waktu yg kami tempuh untuk turun  adalah sekitar sejam aja karena gak ada rem guys.
            Akhirnya kami tiba di titik awal pendakian dan bersiap-siap untuk kembali ke kosan and thanks for tracking today panderman and meet you again for the next tracking.
Panderman kota batu Malang Jatim, 26 Januari 2019 

 juned saputra.
desa korihi, kec lohia



Tidak ada komentar: