Gunung Buthak
Assalammualaikum
dan salam sodara,,, pada kesempatan kali ini aku akan bagiin ceritaku pada
waktu ke gunung buthak yang berada di malang kota batu jawa timur sodara,,,,,
Sebenarnya mungkin ini
bisa di bilang bukan jadwal libur kuliah sih tapi lebih ke waktu kosong apalagi
aku anak teknik, kalian yang kuliahnya jurusan teknik pasti tau lah apa itu
waktu kosong hehehe,,,
Jadi kita waktu itu
kami berempat kumpulan anak teknik semua pada pengen liburan tapi bingung mau
ke mana karena malang terkenal dengan kota destinasi maka wajarlah jika kami
bingung mau ke mana maka dari itu kami pilih ke gunung saja,,,,sebelumnya kami
planning mau ke gunung arjuna tapi karena minimnya informasi yang kami dapat tentang
gunung arjuna maka kami kompak pilihnya ke gunung buthak saja karena lumayan
dekat dan informasi Yang kami dapat tentang gunung buthak juga lumayan bagus.
Jumat
pagi kami dari kos berangkat ke basecamp gunung buthak dengan fasilitas
seadanya aja yang gak spesifik mungkin kaya anak-anak trip pada umumnya atau
para pendaki gunung lainnya yang mana semua peralatannya pada lengkap yang udah
kaya mau tinggal ke gunung aja dan gak mau turun lagi hehehe,,,
kami
pun tiba di basecamp sekitar kurang lebih 30 menit an dan kami berangkatnya
memakai motor matic aja, sewaktu di basecamp kami mengecek lagi kelengkapan
peralatan kami dan membawa surat-surat persyaratan kalau mau ke gunung dan tak
lupa juga pemanasan agar badan dan tubuh tidak kaget dan kaku pada saat nanjak
nanti. Kami berempat ini bisa dibilang tim anak stm timika papua karena emang
kami berempat satu sekolah smk dulu di salah satu sekolah kejuruan di kota
timika papua.
Bagus
dan livin adalah bukan anak mapala dan aku sama ilham adalah anak mapala yang
pernah merasakan pendidikannya mapala yang mungkin bisa di bilang memiliki
pengetahuan yang cukup lah untuk nanjak ke gunung, apalagi sih bagus yang
fisiknya biasa-biasa aja dan malah sering habisin waktu kami tapi kami maklumi
itu dan untuk sih livin walaupun yang kami anggap biasa-biasa aja padahal livin
cukup liar juga malahan aku sama livin sering gantian mikul tas kami di setiap
perjalanan kami maklumlah anak papua sih kaki-kaki kasuari yang jika satu kali
melangkah udah dapat kilometer hahahaha,,, perjalanan nanjak kami emang cukup
memakan waktu tapi bagi kami waktu yang termakan itu biasa aja karena emang
kami banyak bercanda di setiap perjalan kami maka dari itu kami tak terlalu
memikirkan soal waktu yang terbuang, apalagi sih bagus dan sih livin yang
sering melawak dalam perjalanan maka lama perjalanan pun tak terlalu kami
rasakan pada saat itu, jika sih bagus yang lawakannya agak absurd bagi aku tapi
karena memakai logat timika maka akan tetap lucu juga namun beda lagi kalau
sama sih livin mungkin menurut aku ini anak cocok ikut stand up comedy karena
bahan lawakannya cukup bikin ngakak apalagi kalau dia cerita tentang mop (
jenis lawakan yang khas dari papua ) pasti gak tahan untuk ngakak abis,,,,
sembari bercanda dalam perjalanan kami tak lupa juga memanfaatkan momentum
untuk memandang keindahan sekitar gunung yang begitu indah padahal itu baru
sekitar lereng gunung belum sampai ke sabana atau puncaknya yang mana tentu
saja jauh lebih indah dari pada di bawah.
Dan
pada akhirnya kami tiba di sabanah gunung buthak dan pada saat itu kami tiba di
sabanah agak sore an, sabanah di gunung buthak lumayan luas dan di sabanah
inilah tempat peristirahatan terakhir para penanjak gunung buthak jika mau ke
puncaknya, dan di sabanah ini memiliki sumber air yang melimpah dan tentu saja
dengan kesegaran yang menakjubkan dan bahkan bisa menghilangkan dahaga dan
capek yang begitu hebat, dan kami juga pun siap mendirikan sebuah tenda agar
kami cepat ber istirahat di dalam tenda. Karena rasa penasaran kami tentang
puncak maka setelah kami selesai mendirikan tenda maka dengan sigap kami
langsung otw ke puncak dengan semangat yang menggebu-gebu maklumlah puncak yang
pertama bagi kami berempat hehehehe,,,,,
Sewaktu
kami tiba di puncak cukup naas lah bagi kami karena yang kami dapat hanya kabut
yang tebal dan angin yang kencang di sekitaran puncak wkwkwkwk, tapi itu tidak
menutup kemungkinan bahwa kami tak senang dan bahagia bahkan kami tidak
melewatkan hal sekecil pun untuk (kilat)
gifo dan kami betul-betul memanfaatkan apa yang ada untuk tak lupa kilat
kami heheheh, walaupun kabut pada saat itu cukup tebal tapi kami tetap senang
karena ini adalah puncak pertama kami tapi tetaplah kami juga punya rasa kecewa
dengan kondisi pada saat itu hehehe,,,,
Dan
ketika sudah merasa cukup dengan apa yang kita lakukan di puncak maka kami
memutuskan untuk turun lagi ke sabanah, dan kami pun sampai di sabanah dengan
tenda yang sudah berdiri dan tinggal ditiduri saja hehehe.
Hari
mulai gelap dan emang pada saat itu juga cuaca di sabanah kurang bagus-bagusnya
malahan pada malamnya sekitar jam 9 an itu anginnya kenceng whusss di tambah
lagi hujan yang cukup lebat wah wah wah benar-benar naas nih kami berempat
wkwkwkw, di tambah lagi airnya ikut masuk ke dalam tenda kami dan dinginnya minta
ampun dah waktu itu heleh heleh heleh gak kebayang sumpah susahnya kami waktu
itu hahahaha, untuk menghangatkan kami pun berhimpit-himpitan dan aku waktu itu
ngebayangin jika ada salah satu dari kami kentut maka apa daya kami pasrah
untuk menghirup udara segar itu karena kalau keluar kena badai mending hirup
aja bagaikan bunga semerbak hehehehe,,,
Singkat
cerita pagi pun datang dan alhamdulillah cuaca juga ikut membaik dan kami juga
ikut keluar untuk siap-siap memasak hehehe, saat waktu menunjukan sekitar jam
10 an maka kami pun memutuskan pulang karena cuaca emang kurang bagus, packing
telah selesai dan waktunya turun turun turun turun hehehe, ketika turun kami
hanya memakan waktu sekitar 2 jam an lah karena cepat kalau turun sih apalagi
semangat-semangatnya untuk balik ke kosan hehehehe
Alhamdulillah
kami sudah tiba di basecamp dan siap-siap untuk pulang kembali, eitsss sebelum
balik ambil dulu ktp yang di titip di pos perizinan lah baru gaskeun kuyyyyyyyy
Akhir
cerita wassalamualaikum……..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar