Rabu, 16 September 2020

perjalanan solo ke gunung bali (bali journey)

 

Assalamualaikum dan salam sodara utk sekian kalinya balik lagi di blog gw sih awam,,,di blog kali ini gw akan membagikan kisah gw selama mau melakukan pendakian di gunung batur di pulau dewata yaitu kota bali guys,,,,

            Sebenarnya pendakian gunung batur yg ada di kota bali ini adalah pendakian yg gk aku bayangkan dan gk pikirkan sama skali tpi karena gw kebetulan waktu itu berada di kota bali selama beberapa hari jdi kenapa gk aku lakukan pendakian tersebut guys hitung2 sebagai tambahan koleksi gw jga kan hehehehe,,

Gunung batur tersebut berada di kota bangli bali dengan memiliki ketinggian mencapai 1700 mdpl, di sebelah gunung batur terdapat sebuah danau yg indah yg mana sebagai view tambahan dan favorit setelah melakukan pendakian gunung batur tersebut. Untuk berburu sunrise gunung batur ini sangat menjadi favorit utk kalangan pemburu sunrise tersebut, gunung batur ini termasuk gunung hutan gundul yg mana jika kita melihat dari kaki gunung ini kita dapat melihat dengan jelas medan dan trek gunungnya dan jika kita berada di atas gunung batur kita  dapat melihat pandangan dari bawah dengan jelas itupun klo gk rabun kaya gw sih guys, klo klian melihat dari atas gunung klian bisa melihat danau, perumahan, persawahan, dan pura terdekat yg berada di kaki gunung batur ini.

            Sebenarnya gw bukan melakukan pendakian gunung batur ini tpi ke gunung batukaru di daerah yg sama namun karena beberapa alasan lain dan ada kejadian gk terduga akhirnya gw mendaki gunung batur aja yg blum membaca blog gw tentang bali journey silahkan baca aja dulu sekalian gw promosi lagi guys hehehe,,,

            Gw ke daerah bangli utk mendaki gunung batur menggunakan motor dari tmn gw milik tmn nya lagi klian paham kan maksud gw gyus hehehe,, intinya itu mtr punya tmn gw tmnnya lagi hehehe blibet ya guys maaf ya, sebelumnya gw udah ajak tmn aku utk mendaki bersama-sama di gunung batur Cuma dia pikir dia gk akan sanggup utk mendaki gunung mengingat dia adalah perokok berat dan merasa sadar diri nafasnya yg ngos-ngosan guys padahal gw juga sih nafas ngos-ngosan dan jalannya santai2 aja bahkan sering berhenti malahan dan gw juga udah rayu2 dia tpi krn dia tetep dengan pendiriannya jdi gw pikir ya udah daripada maksain sesuatu yg gk di mau di lakukan malah nnti kena masalah yg ada.

            Gw mendaki gunung batur gk nginep krn emang gw ke bali gk bawah alat2 pendakian yg lengkap jdi gw mendaki gunung baturnya tektok an guys eits bukan tiktok loh guys tpi Tektok masa iya gw mau tiktok di gunung, walaupun gw org konyol tpi gk sekonyol itu jga loh guys. Tektok adalah salah satu istilah yg sering di gunakan oleh para pendaki utk mendakinya dalam waktu yg singkat artinya saat mendaki hari ini maka pulangnya hari ini juga misal ni gw mendaki jam 8 pagi jadi gw pulangnya antara siang atau sore nnti dan gk nginep loh guys. Biasanya yg sering tektok an ini hanya di gunung2 yg ketinggiannya gk mencapai kurang lebih 2000 mdpl aja dan hanya ingin sekedar menikmati alam dalam waktu yg singkat aja karena habis di terpa banyak masalah oleh kesehariannya kayanya hehehehe,,,,

Dan tektok juga sangat di sarankan bagi orang2 atau para pendaki yg takut menginep di hutan alam liar atau di gunung tpi tetep mau merasakan kenikmatan alam liar, karena mendaki gunungnya dengan cara tektok otomatis barang bawaan gk terlalu banyak seperti para pendaki yg mau nginep maka waktu dan kecepatan langkah akan relatif lebih cepat dari biasanya. Jadi yg mau tektok an paling gk barang bawaannya hanya keperluan yg di perlukan pada saat itu juga, biasanya ni utk bagi org yg tektok mereka hanya membawa beberapa makanan aja utk bekal sesaat di perjalanan mendaki nnti dan juga 1 atau 2 minuman kemasan botol guys masa iya bawah makanan gk bawah minuman yg ada serek nnti itu tenggorokan seperti org abis kluar dari padang pasir aja hehehe,,,,

Gw ke gunung baturnya sendiri aja dan gk di temani tmn gw krn pada saat itu dia sedang ada urusan yg lain yg gk memungkinkan utk mengantarku dan juga beberapa alasan yg telah gw katakan sebelumnya, jadi utk gk merepotkan tmn gw maka dari itu gw berangkatnya solo doang dengan mengandalkan teknologi gps tentunya. Gw emang gk ragu dengan sih teknologi gps ini selama paketan internet gw masih dalam keadaan yg stabil guys dan gw juga udah sering malahan jalan soloan dengan mengandalkan dan memanfaatkan teknologi gps ini toh nnti jika gw tersesat di jalan baru gw mengandalkan ingatan dan mulut gw utk bertanya ke orang2,  Selama gw gk tersesat di hutan jdi gw slow2 aja dan gk perlu takut. Berbicara soal tersesat emang sih gw pernah tersesat di jalan karena sih teknologi gps ini dan saat itu gw tersesatnya krn mau nganterin proposal pkl gw di daerah probolinggo dan gw juga tersesatnya gk jauh2 dari kota juga yg lucunya sih teknologi gps ini ngarain gw ke ujung persawahan dan itu udah buntuh jadi mau gk mau gw balik tpi tetep aja gw berhasil ke tempat yg gw tuju loh guys walaupun lumayan lama dari waktu yg seharusnya sih hehehe,,,

Emang sih kita boleh aja mengandalkan dan memanfaatkan teknologi yg ada tpi kita gk boleh trus-trusan mengandalkan apalagi menggantungkan sepenuhnya ke teknologi karena teknologi hanyalah sebuah teknologi apalagi teknologi tersebut di buat dan di kembangkan oleh kita manusia yg mana pasti mempunyai keterbatasan dan kesalahan tentunya, lagipula kita telah di anugerahkan oleh sesuatu yg sangat penting yg mana sesuatu itu sangatlah manjur dan gk repot2 amat yaitu mulut dan otak kita utk slalu dipakai dalam kondisi seperti itu dan mulut serta otak kita sangat berguna dalam keadaan tersebut seperti sebuah pribahasa yg sangat sederhana dan fenomenal itu yaitu “malu bertanya tersesat dijalan” pribahasa ini bukanlah suatu kebetulan semata yg mana pribahasa tersebut tak perlu di tanya lagi soal eksistensinya loh guys bukankah klian juga setuju dengan hal ini kan.

Gw waktu itu berangkat dari kosan tmn gw sekitar jam 5 an pagi, karena gw blum ada sama skali sarapan jdi gw mikirnya nnti beli gorengan aja di jalan dan simpan beberapa gorengan tersebut utk bekal di atas gunung nnti. Bagi gw gorengan udahlah lebih dari cukup utk menemani perjalanan pendakian gw nnti dan itu juga sangat penting bagi gw karena bisa meminimalkan pengeluaranku jadi finansial gw bisa bertahan dalam waktu yg gw prediksi guys hehehe, ya emang sih utk mau melakukan pendakian haruslah diutamakan makan makanan yg seharusnya tanpa harus memikirkan keadaan finansial krn nnti bisa merugikan keadaan dan kesehatan tubuh seseorang tpi bagi gw itu masih tergantung dari setiap orang lgi krn selama orang tersebut paham dan tau betul soal kondisi perut dan kesehatannya dan baginya jika gk ada masalah dengan hal seperti itu jdi gk perlu ada yg di khawatirkan guys selama itu membuat klian nyaman.

Gunung batur berada di daerah bangli kota bali yg mana posisi gunung tersebut jauh dari pusat keramaian dan berada di pertengahan perkampungan dan pedesaan guys, karena gw jalannya pagi2 skali jadi kondisi jalanan pada saat itu sangatlah sepi menyepi dan matahari nongolnya masih malu2 juga seperti seorang perempuan yg mau di ajak kenalan malunya sangat malu malah malu-maluin deh hehehehe,,,,kerana mataharinya nongol seperti itu otomatis atmosfir sekitar masih dingin bahkan dingin banget pada saat itu dan kabut emang ada walaupun gk tebal2 amat tpi setidaknya dari kabut tersebut udah bikin seluruh badan gw gemetaran kedinginan bukan gemetaran karena takut loh guys dan dari kabut tersebut gw juga merasa bahwa sang kabut tersebut sedang menyapa gw seraya ingin berkata “selamat datang” ke gw guys.

Untuk lama perjalanan ke bangli gunung batur memakan waktu kurang lebih 1 jam lewat 30 menit an, setelah duduk di mtr dengan waktu yg lumayan gw akhirnya sampai di bawah kaki gunung batur. Kemudian gw langsung makirin mtr trus ke pos perizinannya namun karena pos perizinan tersebut msih kosong dan gk ada org gw los-los aja dan langsung jalan. Di bawah kaki gunung batur terdapat sebuah pura yg bru sedang di bangun dan cukup besar pura, mungkin klo utk sekarang pura itu udah jadi kayanya karena gw ke gunung batur 2019 yg lalu. Ini adalah kedua kalinya gw melihat pura yg berada di bawah kaki gunung dan yg pertama adalah gw melihat pura yg berada di kaki gunung bromo malang dan tentu aja yg kedua adalah gunung batur ini, sekilas dari pandangan gw pura tersebut mirip2 sih dengan pura yg berada di gunung bromo dengan corak yg menurut gw agak mirip juga. Pura yg berada di gunung bromo tersebut sebagai upacara keagamaan umat hindu khususnya suku tengger dan suku tengger yg berada di kawasan gunung bromo tersebut adalah imigran dari orang2 suku tengger dari bali jdi gw gk kaget kenapa pura yg berada di kawasan gunung bromo dan gunung batur bali mirip.

Waktu yg di butuhkan utk mendaki gunung batur ini memakan waktu yg gk lama dan 1 jam itu waktu yg paling maksimal utk mendaki gunung batur ini, karena kita ketahui bahwa emang utk melakukan pendakian ke sebuah gunung itu adalah relatif dan tergantung kondisi fisik masing2 dari tiap orang yg mendaki. Berat bawaan dan badan kita berbanding lurus dengan lama pendakian semakin berat kita atapun barang bawaan maka semakin lama waktu yg dibutuhkan, lagian mendaki adalah bukan menjadi sebuah ajang cepat2 karena nnti bisa menjadi sebuah masalah yg besar dan  resiko yg besar juga tentunya. Selama mendaki kita hendaklah bersabar dengan sebuah proses yg ada agar pada saat kita berada di posisi puncak nnti kita bisa merasakan kenikmatan dan perasaan itu ya itu adalah sebuah perasaan yg sangat menghargai sebuah proses dan kenikmatan yg hanya kita bisa rasakan saat itu juga.

Kita mendaki gunung bukan menjadi sebuah keterpaksaan keadaan yg mana kita mendaki gunung adalah sebuah kebutuhan kita sebagai makhluk yg sadar akan kekurangan kita dalam melihat dan belajar dari berbagai macam hal, alam slalu menyediakan kebutuhan yg kita perlukan tanpa kita ketahui dan tanpa kita sadari, alam slalu menjadi tempat sandaran utk menaruh lelah dan pilu kita dalam menyikapi keadaan kita sehari-hari, alam slalu menjadi tempat pembelajaran kita guna lebih memahami dan mengetahui apa yg perlu seharusnya kita ketahui dan pahami, alam slalu menjadi faktor utama dalam berbagai kebutuhan dan di luar kebutuhan sehari-hari kita dan udah sepatutnya kita menaruh rasa kebutuhan kita terhadap alam yg telah berjasa secara nyata entah itu sadar atau gk kita sadari maka dari itu kita harus lebih menghormati dan menghargai alam dengan cara menjaga sikap dan etika kita terhadap alam.

Sewaktu gw mendaki gunung batur hanya gw lah yg mendaki naik pada saat itu dan hampir semua para pendaki lainnya udah turun atau sedang mau turun juga, nah selama gw berpapasan dengan para pendaki lainnya itu hampir rata-ratanya adalah pengunjung asing yaitu selain orang indo guys orang indo emang ada tpi hanya beberapa doang itupun mereka sebagai guide dari para pengunjung asing tersebut, ya emang sih utk seukuran bali jdi gk perlu di kagetkan lagi karena ini bali loh bukan di tempat atau kota lain. dari pengunjung asing tersebut yg gw perhatikan itu lebih banyak dari orang2 dri negeri timur tengah utk yg eropa waktu itu hanya dari negeri kanguru aja yaitu australia gw tau dari australia karena waktu itu gw berpapasan langsung dan mengobrol kilat aja jadi sekalian gw nanyain asal mereka jadi gw tau deh klo mereka dari negeri kanguru guys utk yg pengunjung dari negeri timur tengah emang gw gk ngobrol tpi gw taunya sekilas dari warna kulit dan raut muka yg ikonik skali khas negeri timur tengah guys gw bukannya mau sok tau tpi emang orang2 dari negeri timur tengah memiliki mimik wajah yg khas akan negeri ketimurannya guys klian paham kan maksud gw guys hehehe,,,

Nah selama gw mendaki ada kejadian gk terduga guys dan kejadian gk terduga tersebut adalah gw nemuin hp merek ipon, gw pikir ini pasti milik dari para pengunjung yg udah pada turun tadi karena sekilas gw ngelihat walpapernya dan walpapernya ada foto orang asing, pikiran utk mengambil hp tersebut jadi milik gw jujur emang gk ada sama skali di kepala gw dan benak gw yg ada gw pikirnya pokoknya ini hp gw harus titip ke orang yg mau turun nnti utk segera menginformasikan ada kejatuhan hp di medan gunung ini daripada gw cape2 turun ke bawah lgi yg mana itu juga membutuhkan tenaga lgi utk turun jdi ya gw titipin aja jika ada yg mau turun nnti dan alhamdulillah ada pengunjung yg mau jalan turun saat itu jdi gw titip aja itu hp ke orang yg mau tururn itu. Utk jujur atau gk orang yg bawah turun itu hp gw gk terlalu memikirkannya yg penting gw pribadi udah jujur selebihnya itu bukan urusan gw jika orang tersebut mau jujur ya gw alhamdulillah karena udah ngelakuin tindakan dan sikap yg seharusnya yg dilakukan sebagai manusia tpi klo orang tersebut gk jujur ya apa boleh buat toh jika ada balasan atau ganjaran yg diterima itu juga bukan gw karena gw udah melakukan hal yg seharusnya gw lakuin tpi ke orang yg gk jujur tersebut yg telah menyalah gunakan sesuatu yg harus di haruskan olehnya.

Sebenarnya menurut gw pribadi alam sedang menguji kejujuran gw dan sikap gw sebagai manusia entah itu gw sadar atau gk itulah yg gw rasakan pada saat itu juga guys karena gw pikir dari sekian banyak orang yg turun tdi kenapa harus gw yg nemuin dan bukan mereka para pengunjung tersebut padahal itu hp posisinya sangat jelas utk bisa dilihat dari posisi orang yg mau turun, menurut gw pribadi gw harus lebih berhati-hati lgi dengan segala yg terjadi selama gw berada di posisi tersebut karena kejadian ini bisa aja menjadi celaka bagi gw jika gw gk jujur dengan sikap yg seharusnya dan bisa menjadi sebuah resiko yg sangat besar nntinya ke gw karena gw pikir apapun yg telah kita lakukan baik itu sengaja atau gk sengaja, baik itu gw sadar atau gk sadar pasti akan kena dampaknya baik itu lambat maupun cepat apalagi kejadian ini bagi gw sangat lah jelas jdi gw gk mau nyari2 masalah dengan kebodohan dan kecerobohan yg gw lakukan sendiri.

Guys selama klian berada di alam bebas klian harus berhati-hati dan klian harus menjaga mulai dari kelakuan, tindakan, sikap dan cara klian memperlakukan alam ini karena ini adalah alam yg mana apa yg kita lakukan, apa yg kita kerjakan dan apa yg kita perbuat akan slalu berdampak ke kita dan segala sesuatu slalu memiliki konsekuensi yg nyata karena kita hidup dimana segala sesuatu itu udah di dalam perencanaan yg besar dan keberlakuan hukum alam atau hukum rimba itu nyata adanya dan gw berharap klian gk meremehkan hukum alam ini apalagi mencederai logikanya karena hal yg setimpal akan klian dapatkan dalam waktu dekat atau lambat, dan itu semua udah di atur dan di rancang oleh sang realitas tertinggi dan kita semua selaku manusia yg diciptakannya tak bisa lari dari hal itu yaitu lari dari hasil perbuatan kita sendiri itu benar2 gk mungkin guys.

Setelah dengan asyik mengutarakan opini gw tentang sesuatu hal gw akhirnya sampai di atas puncak gunung batur dan di atas puncak ini hanya ada sekitar 5 orang aja termasuk gw, utk tulisan puncaknya terdapat di sebuah monumen batu atau tembok yg berdiri mengarah ke danau batur. Karena gw udah berada di atas puncak otomatos gw melakukan kebiasaan gw mulai dari ngerumpi, berimajinasi, halusinasi, berhayal, bersantai-santai gk jelas, berdebat dengan diri sendiri, melakukan hal2 konyol lainnya, dan tentunya kilat2 juga agar gw bisa menyimpan momen tersebut. Pemandangan danau batur dari atas puncak gunung sangatlah bagus dan indah utk dinikmati dan tentu aja sangat memanjakan mata kita, gw yg rabun aja masih bisa melihat dan menikmati serta merasa terindahkan dengan pemandang danau batur tersebut apalagi mereka yg matanya normal pasti bakalan wow banget deh. Karena puncak di barengi pemandangan danau sangatlah sedikit bahkan langkah kali menurut gw apalagi danaunya pas berada dekat di bawah kaki gunung tersebut jdi benar2 nikmat dah perasaannya seraya mata kita sedang melihat sesuatu yg gk akan atau mungkin nnti kita lihat lgi di tempat lain. Bali emang favorit banget jadi tempat destinasi atau kunjungan bagi  mereka yg mau menikmati keindahan alam tentunya, panorama dan keindahan sekitar menjadi daya tarik tersendiri utk pulau dewata ini dan mungkin mereka yg telah datang dan berkunjung di bali emang gk ada bosen2nya utk trus datang begitupun dengan gw apalagi gw yg hanya beberapa hari aja di bali. Pemandangan gunung agung dari posisi gunung batur terlihat dengan jelas, gunung agung berdiri dengan begitu gagah dan sombongnya seraya ingin berkata “gw lah sang atap pulau dewata ini” . gw emang ada punya harapan utk nnti bisa menapakan jejak gw di gunung agung sang atap pulau dewata tersebut tpi klo utk sekarang atau beberapa bulan ke depan itu blum bisa terwujud karena gw ntar lagi masuk ke kegiatan yg sibuk2nya yg saking sibuknya mungkin gw bisa lupa jam makan gw yaitu kegiatan yg terkadang bisa membuat mahasiswa tersebut bisa dalam kondisi yg gk stabil2nya, yg kacau, depresi, dan bisa menghabiskan waktunya yg penuh dengan pikiran gk beraturan apalagi klo bukan “skripsian”.

Mungkin nnti gw ingin mengutarakan opini gw tentang skripsi di blog gw nnti karena menurut gw kegiatan mahasiswa tingkat akhir ini cukup bagus juga utk gw jadiin ulasan blog gw nntinya, karena kegiatan mahasiswa tingkat akhir ini memakan waktu yg terbilang lama jdi gw pikir kenapa gk gw angkat aja jadi ulasan blog gw dan sekalian nambah2 koleksi blog gw di website gw.

Setelah gw merasa udah cukup lama di atas puncak gw akhirnya milih turun dan balik ke kosan tmn aku lagian tmn gw udah bilangin gw utk gk berlama-lama kluar nnti ada apa2 lgi katanya, jdi gw harus ikuti dan hormati apa yg tmn gw sampaikan ke gw krn gw adalah tamunya otomatis gw gk mau ngerepotin tmn gw secara berlebihan tentunya. Gw pun turun ke bawah dengan keadaan yg seadanya, selepas turun gw langsung ke parkiran utk mengambil mtr dan langsung gas pulang no rem rem hehehe,,,,,,,

Ok guys gw rasa cerita gw tentang pendakian gunung batur ini udah cukup sampai sini aja jdi gw ngucapin trima kasih krn udah mau ikutin kisah dan crita gw guys. Pokoknya klian harus ikuti trus crita gw ya guys ya hitung2 utk menghilangkan kegabutan klian guys dan jangan bosan2 ya hehehehe,,,,,,,,,,

wassalam,,,,,,,,,,,,,,,

salam penikmat ketinggian,,,

salam pejalan sante,,,

salam lestari,,,

 

 

sebuah perjalanan rindu (antara kampung halaman dan alam bebas)

        Assalammualaikum dan salam sodara,,,lgi dan lagi aku ingin mengucapkan selamat datang di blog sih awam ini guys. Kali ini aku ingin membagiin cerita aku ke klian tentang sebuah puncak yg berada di kota kendari sulawesi tenggara dan aku juga ingin menceritakan tentang hal yg lainnya guys, jadi selamat mengikuti ya,,,,,,,, 

        Amarilis!!! ya itulah nama puncaknya dimana puncak tersebut berada di dekat dengan sebuah teluk kota kendari dan para netijen kendari sering menyebut teluk tersebut dengan nama kebi atau kendari beach, dan tentu aja teluk kebi ini adalah menjadi pemandangan atau view tambahan ketika kita berada di posisi puncak amarilis tersebut. 

        Puncak amarilis menjadi puncak favorit di kalangan para penikmat alam dan pecinta alam kota kendari khususnya para anak muda mulai dari, anak sekolahan, mahasiswa, para penggila rupiah dan pecinta alam lainnya, walaupun puncak amarilis ini gk mencapai ketinggian 1000 mdpl tpi setidaknya puncak amarilis cukup lumayan memberikan lutut deg degan guys dan utk pemandangannya sendiri ini gk kalah loh guys dengan puncak2 yg memiliki ketinggian 1000-2000 mdpl guys karena ketika kita berada di atas puncak amarilis kita akan disuguhkan dan di manjakan oleh teluk kendari dan klian akan melihat kota kendari dengan jelas jika klian gk rabun kaya aku ini. 

        Bagi anak2 muda penikmat dan pecinta alam yg ada di kota kendari ini puncak amarilis adalah salah satu destinasi favorit utk menikmati alam bebas karena puncak amarilis tersebut wilayahnya sangatlah strategis sekali yaitu puncak amarilis ini sangat dekat dengan kota dan gk perlu jauh2 lagi atau gk perlu berkendara berjam-jam lgi utk ke puncak amarilis ini klian hanya perlu beberapa menit doang utk sampai ke pos perizinan puncak amarilis tersebut. Maka dari itu puncak amarilis ini sangat di favoritkan selain karena pemandangannya dan juga wilayahnya terbilang dekat dengan kota kendari eitss tnggu dekat kota sih kayanya bukan tpi emang dia berada di kota hanya harus mendaki beberapa meter lgi utk bisa sampai ke pos perizinan puncak amarilis tersebut. 

        Biasanya puncak amarilis ini bakalan ramai dan penuh di hari2 weekend guys karena emang para pengunjung dan penikmat puncak amarilis ini didominasi oleh dari kalangan para pelajar kota kendari jdi hari weekend lah yg menjadi puncaknya keramaian di puncak amarilis ini guys utk hari aktif lainnya katanya jarang sekali ya namanya juga pelajar. utk para pelajar yg merasa bosan dan jenuh karena keseharian mereka dan di terpa oleh siklus yg sangat membosankan maka dari itu puncak amarilis menjadi tempat utk menopang kegelisahan dan kebosanan mereka. 

         Nah yg tdi itu adalah pengenalan puncak amarilis dan sekarang aku akan masuk ke proses perjalanan aku ya guys hehehe,, tpi sebenarnya bukan puncak amarilis aja yg ingin aku ceritakan tpi tentang perjalanan aku yg lainnya juga guys jdi nnti tmn2 ikuti dan menyesuaikan aja ya maksud aku apa bilang seperti ini. Sebenarnya perjalanan aku ke puncak amarilis ini adalah sebuah perjalanan rindu guys, ya sebuah perjalanan rindu yg rindu akan kenikmatan, keindahan, kesepian, kesunyian, keheningan, kehampaan dan kesendirian sebuah alam bebas guys klian pikir hanya sesama manusia aja yg pantas utk di rindukan aja tentu gk kan guys. Bagi aku alam bebas emang pantas dan layak utk slalu dapat dirindukan oleh kita manusia yg menikmati segala kenikmatan yg di berikan oleh alam kepada kita dan kita harus slalu memberikan rasa butuh kita terhadap alam bebas agar kita slalu dapat belajar dan terus memaknai proses kehidupan yg kita jalani dan alam bebas ada utk hal semacam itu bila kita menaruh rasa kebutuhan yg lebih terhadap alam bebas guys. 

        Aku mengatakan ini adalah perjalanan rindu karena aku gk pergi di alam bebas utk melakukan pendakian udah beberapa bulan lamanya guys, aku setelah melalui beberapa proses skripsi aku itu udah lama gk menapakan jejak di alam bebas. Karena klian tau sendiri kan bagaimana lumayan sibuknya utk melalui proses skripsi mulai dari, pembuatan proposal, judul skripsi, nyusun per babnya, belum lgi utk penelitiannya wah wah wah repot banget dah pokoknya yg namanya proses skripsi ini. Dan selama aku di masa itu aku gk pernah menapakan jejak aku di alam bebas karena waktu telah aku habiskan utk proses itu, dan setelah aku melewati masa itu aku gk punya cukup waktu lgi utk pergi ke alam bebas karena aku harus menyelesaikan dan mengikuti beberapa kegiatan lainnya di kampus aku dan aku harus mempersiapkan segala hal utk persiapan wisuda aku guys jdi waktu itu kegiatan kampus benar2 membabi butahkan waktuku dan gk meluangkan waktu aku walau itu hanya beberapa hari aja guys wah wah benar2 sibuk deh pokoknya guys huhhh,,, 

            Dan setelah melewati waktu beberapa bulan akhirnya aku telah berhasil melewati kesibukan yg lumayan parah itu yg mana telah membuat waktu aku terkuras habis utk di masa itu aja, wisuda emang udah aku lalui tpi lgi dan lgi aku tak memiliki cukup waktu utk ber istirahat dan menikmati alam bebas ketika itu. Setelah wisuda dan melalui beberapa proses yg lainnya sesudah itu aku langsung balik ke papua dimana semua keluarga aku ada disana yg telah menunggu aku. Aku berpikir jika aku balik ke papua aku mungkin aja bisa menikmati alam bebas lgi dalam waktu cukup lama guys dan itu tentu aja bisa membuat aku lumayan menahan rasa kerinduanku terhadap alam bebas, ya emang sih di papua khususnya di daerah timika dimana itu kota tempat tinggal aku memiliki beberapa gunung juga tpi guys di timika itu hanya terdapat 1 gunung aja yg bisa utk di daki oleh para pendaki dan utk mendaki ke sana dibutuhkan budget yg gk main2 loh guys yg mana utk sekali mendaki itu bisa membutuhkan puluhan juta guys wah wah gimana murah kan guys hehehe,,,dan utk gunung2 lainnya emang ada tpi gk ramah oleh para pendaki lainnya maksud aku gk ramah itu karena jarang skali atau bahkan gk pernah aku dengar orang selain orang papua mau pergi mendaki ke sana sebelumnya maaf ya guys aku gk menceritakan kenapa demikian pokoknya aku hanya bisa bercerita mengenai gunung di papua cukup sampai sini aja khususnya gunung di kota timika. 

         Tpi waktu itu aku berada di papua hanya 2 minggu aja lamanya karena nenek di kampung suruh aku balik ke kampung dlu karena aku hampir udah 11 tahun lamanya gk nginjak kampung halaman guys, dan akhirnya aku memutuskan utk ke kampung halaman dulu mengingat juga aku emang rindu banget dengan nenek dan kakek aku yg udah lama gk aku temui dan kunjungi. Aku pun pergi ke kendari dimana kampung halaman nenek dan kakek aku disana, sekalian melepas segala kerinduan aku dengan berbagai macam hal yg akan aku temui nnti selama aku di kampung halaman. 

        Singkat cerita alhamdulillah aku pun tiba di kampung halaman aku ya sebuah kampung halaman yg telah lama aku gk temui, datangi dan kunjungi. Segala hal momen indah dan pilu pernah aku lalui disini di kampung halaman, kampung halaman adalah sebuah tempat yg tak ter gantikan dan tak tertandingi akan segala semua cerita, kisah, momen atas semua yg telah pernah kita lalui dan lakukan. Hanya di kampung halaman lah kita memulai sebuah kisah dan cerita kita dimana sebuah awal mula kita terbentuk mulai dari sikap, prilaku, etika, karakter kita dan cara kita ber sosialisasi dengan lingkungan sekitar kita. Kampung halaman adalah sesuatu hal yg sangat berharga dalam kehidupan setiap orang karena kampung halamanlah orang bisa merasakan hidup lebih berarti dan hidup lebih bermakna. Kampung halaman emang tak pernah menyuruh dan memanggil kita utk pulang mengunjunginya secara paksa tpi kepekaan dan kerinduan kita terhadap sebuah kisah dan cerita kita selama di kampung halaman yg membuat kita begitu merasa terpanggil dan merasa utk harus mengunjunginya dan juga karena rindu emang tak bisa kita lawan, tak bisa kita bantah, tak bisa kita bodohi, dan tak bisa kita tahan apalagi kita berpura-pura utk tak rindu yg mana akan bisa membodohi dan membuat seseorang menjadi lupa akan sesuatu hal. Rindu akan sesuatu hal bisa membuat seseorang lupa akan segala hal yg dilakukan, rindu bisa membuat seseorang menjadi bodoh, rindu bisa membuat seseorang slalu dalam tekanan, dan rindu akan slalu menghantui seseorang bila udah emang waktunya utk dirindukan. Bila rasa rindu telah tiba waktunya kita hanya bisa pasrah dan ikuti kemauan dari rasa kerinduan itu daripada menipu dan membodohi diri sendiri yg ada nnti akan terganggu ketenangan jiwa dan kesehatan psikis seseorang itu. 

        Kampung halaman emang menjadi sebuah awal mula kita bisa merasakan sebuah kerinduan yg sejati dan kerinduan yg penuh arti, kampung halaman slalu menjadi tempat tersendiri di hati seseorang agar dia slalu merasa menjalani kehidupannya yg begitu berarti. Terkadang seseorang menjalani proses kehidupannya di tempat lain dengan penuh rasa semangat dan begitu menggebu-gebu demi sebuah kampung halaman nnti yg dia jadikan tempat sandaran utk pulang ber istirahat sesekali waktu atau sepenuh waktunya nnti. Aku ketika berada di kampung halaman jujur aku mengeluarkan beberapa cairan yg ada di mataku karena saking gk tahannya kerinduanku atas segala hal yg pernah aku lakukan dan lalui di kampung halaman, karena 11 tahun lamanya aku gk ke kampung halaman otomatis perubahan begitu signifikan mulai dari pembangunannya, suasana sekitar, dan tentunya orang2nya juga, aku emang mengingat sedikit tentang tmn2 masa kecil aku di kampung halaman paling gk hanya beberapa orang aja yg aku paling ingat dan selebihnya aku gk ingat sama skali tpi aku sangat senang ada beberapa tmn aku yg masih ingat aku yg walaupun itu aku emang agak lupa namun mau bagaimana lagi karena emang 11 tahun itu waktu yg lama utk bisa membuat aku lupa tentang beberapa tmn aku guys namun mereka mengingatkan aku dengan beberapa permainan yg pernah kita bermain bersama jdi aku lumayan ingat lgi sekaligus bernostalgia dengan masa lalu ya itu adalah masa kecil dimana sebuah masa yg tentunya semua orang pernah rasakan dan lalui di waktu itu yaitu waktu yg gk bisa kita ulangi dan gk bisa kita putar balik lgi yg ada hanya bisa kita ingat kenangan dan momen itu demi merasakan hidup yg lebih berarti. 

         Bagi aku terkadang alam emang tak begitu adil karena slalu berusaha dan membuat kita ingin mengingat hal2 yg telah terjadi entah itu pahit atau manis, alam slalu mengingatkan kan kita tentang segala sesuatu yg ingin kita lupakan karena momen dan kejadian tersebut begitu melekat pada kita. Dan alam slalu terasa seperti ingin membawa kita dan slalu membuat bernostalgia dengan keadaan yg lalu yg mana itu juga membuat kita terkadang sangat sulit utk bisa melupakan segala kejadian yg telah terjadi. Namun dalam satu sisi alam ingin membuat kita mengingat hal itu agar slalu utk dipelajari dan di maknai tentunya karena menurut aku kita punya cerita dan memiliki kisah karena kejadian yg telah kita lalui dan jumpai, kita bisa bercerita utk saat ini itu semua adalah berkat dari sebuah masa lalu dan berkat kejadian yg telah kita lalui dan jumpai tentunya. Dalam hal ini alam mempunyai dualitas yg berbeda dan berlawanan agar kita bisa belajar dari segala dualitas itu. Menurut aku dualitas muncul karena perbedaan sebuah sudut pandang dan sebuah cara pikir yg mana kita harus mampu melihat dan menyikapi perbedaan dualitas tersebut guna sebagai media pembelajaran dan pengamatan kita agar kita bisa merasakan sesuatu yg indah dan nikmat dari perbedaan dualitas yg diam2 sedang sembunyi ini. Alam emang penuh misteri dan emang tempat dari segala misteri yg ada bukan alam namanya jika ia tak meninggalkan kita sebuah misteri di tempat kita tinggali ini, perspektif kita akan trus diuji dan dicoba oleh alam agar bisa menajamkan perspektif kita guna utk sebagai menambah sesuatu yg kita sebut pengetahuan dan pengalaman kita sebagai manusia yg berpikir. 

        Setelah sampai di kampung halaman rasa kerinduan aku yg selama 11 tahun ini aku tahan telah terbayarkan dengan semua yg aku jumpai dan temui ketika aku di kampung halaman tersebut, walaupun suasana dan sensasi yg aku rasakan dulu berbeda dengan yg sekarang ini aku bodoh amat dan gk peduli dengan segala hal yg telah terjadi karena menurut aku memikirkan sesuatu yg telah terjadi apalagi ada perasaan yg campur aduk dengan sesuatu yg berbau penyesalan itu benar2 buang2 waktu. Emang ada beberapa tmn kecil yg aku masih ingat ketika kecil lgi gk ada di kampung saat itu aku pikir mungkin aja mereka lgi di tempat perantauan sedang melakukan hal yg harus mereka lakukan tentunya di tempat rantau tersebut, ya seseorang harus melakukan perantauan agar dia bisa lebih merasakan dan lebih menikmati arti dari sebuah kerinduan yg sejati itu seperti apa agar seseorang yg merantau tersebut bisa merasakan sebuah perasaan yg jarang di ketahui oleh orang banyak. 

        Berada di sebuah kampung halaman emang sangat di idam-idamkan dan impikan dari setiap orang yg pergi kluar utk merantau, bagi orang perantau mereka menikmati kota perantaun dengan perasaan yg seharusnya agar saat balik nnti ke sebuah kampung halaman itu memiliki arti tersendiri. Aku pribadi ketika berada di sebuah kampung halaman paham dan betul2 mengerti perasaan yg muncul di permukaan itu. Haru, senang, gembira, frustasi dan segala macam perasaan yg ada membludak di kepala seakan-akan udah tak mampu utk mengeluarkan sepata kata lgi, hanya tangisan yg bisa menggambarkan segala macam perasaan yg pada saat itu ya sebuah tangisan yg bisa memperlihatkan dan menunjukan segala sesuatunya yg tak bisa dia ucapkan lewat mulutnya lgi dan hanya tangisan itulah adalah semua jenis gambaran yg telah ia rasakan saat itu dan melalui tangisan itu juga seseorang bisa menunjukan semua jenis ekspresi yg ada. Sebuah tangisan yg tak bisa tertebak oleh suasana dan tangisan itu seakan misterius karena tangisan yg muncul pada saat itu adalah sebuah tangisan yg langka dan jarang utk dilakukan hanya setelah melewati sebuah dan beberapa proses tertentu yg bisa membuat tangisan itu muncul di wajah seseorang dan tangisan itu tentu aja terjadi bukan tanpa sebab dan tanpa alasan namun hanya makna dan sebuah arti yg bisa di dapatkan dari tangisan tersebut. 

         Berbicara soal rindu aku juga rindu nih utk menapakan jejak kaki aku lagi di alam bebas namun karena aku minim soal informasi aku pun bertanya-tanya ke tmn aku dimana aku bisa merasakan sebuah pendakian di alam bebas di daerah ini. Amarilis lah kata mereka dan ada nama puncak lainnya juga di daerah ini seperti ahuawali dan mekonga, namun karena puncak ahuawali dan mekonga cukup jauh dan aku juga blum punya sebuah kendaraan pribadi jadi dan tanpa basa basi aku langsung membuat rencana utk ke puncak amarilis dulu. Aku memutuskan utk pergi ke amarilis aja dlu utk ahuawali dan mekonga aku rasa nnti lain kali aja, amarilis bagi aku itu udah lebih dari cukup utk melepas rindu aku dengan alam bebas dan setidaknya aku bisa menikmati alam bebas dengan kondisi aku yg sekarang ini. Tpi emang kita sebagai manusia yg keponya minta ampun sejak lahir pasti merasa haus dan penasaran dan juga sangat begitu antusias dengan sebuah suasana dan apapun yg kita ingin ketahui dan lakukan, kita sebagai makhluk yg berpikir akan slalu memiliki rasa penasaran yg begitu mendalam walaupun terkadang rasa penasaran tersebut bisa membuat dan membawa kita kedalam kondisi yg gk menguntungkan bagi kita dan cukup berbahaya namun karena rasa penasaran itu semakin kuat dan semakin memancing jiwa kita maka kita sering dan lebih mengikuti kemauan dari rasa penasaran tersebut, menurut aku itu gk salah yg salah adalah mendiamkan rasa penasaran kita dengan bediam diri dan mengunci atau menidurkan kemauan dari rasa penasaran tersebut dengan membiarkan rasa penasaran itu trus melayang-layang dan terbang gk beraturan di pikiran kita dan itu bisa menjadi pemicu orang bisa stress dan depresi dan menurut aku itu benar2 gk adil bagi kita dan kesehatan mental kita, jdi maksud aku adalah biarkan rasa penasaran itu membawa kita dan menuntun kita ke tujuan dari rasa penasaran tersebut dan rasa penasaran itulah yg akan membuat hidup kita lebih berarti dalam menjalani sisa kehidupan yg kita jalani krn hidup yg kita jalani hanya sekali dan tak akan terjadi utk beberapa kalinya walaupun reinkarnasi mungkin ada atau tdk tpi maksud aku adalah lakukanlah apa yg ingin kita lakukanlah dan tuntaskanlah apa yg ingin kita tuntaskan tanpa harus mengacuhkan apalagi membunuh perasaan kita krn itu gk baik utk mental kita dan akan membuat kita terjerumus ke hal2 yg gk kita inginkan nantinya. 

        Aku berencana ke puncak amarilis tektok an aja dulu sekalian utk melihat dan mengetahui kondisi dan keadaan puncak amarilis tersebut karena juga ada beberapa alasan lain yg gk mengharuskan aku utk nginep di puncak tersebut jdi paling gk aku ingin menyapa atap kota kendari ini guys. 

        Oke,,, kali ini aku melakukan pendakian ke puncak gk sendirian dan ditemani partner baru aku dia adalah sepupu dari istri paman aku namanya adalah aditian nama panggilannya adit, sih adit ini adalah seorang mahasiswa fakultas pertanian jurusan proteksi tahun ke 2 dari universitas haluoleo kota kendari. Bagi sih adit ini adalah kali pertamanya dia melakukan sebuah perjalanan pendakian dan baginya ini adalah sebuah perjalanan yg bisa membuat pengalamannya bertambah karena dia berpikir melakukan perjalanan di sebuah alam bebas mungkin bisa membuat pandangan dan cara pikir dia bisa lebih terbuka akan sesuatu hal yg ingin dia ketahui tentang dari sebuah perjalanan ini, adit bagi aku dia adalah orang yg cukup atau lebih antusias mungkin tentang sebuah perjalanan karena pada saat aku mengajak dia utk melakukan perjalanan ke puncak dia sangat senang, dia berpikir selama perjalanan tersebut bisa menghasilkan manfaat dan memiliki sisi positif utk dilakukan itu udah lebih dari cukup utk membuat alasan dia ikut melakukan perjalanan tersebut. Kami ke puncak amarilis pada hari minggu dan kami jalannya setelah sholat subuh, aku berpikir jarak ke pos perizinan dari tempat tinggal kami lumayan dekat yg jaraknya hanya 1 jam berjalan kaki maka kami memutuskan utk berjalan kaki aja dari tempat tinggal kami hitung2 olahraga dan pemanasan sebelum kami melakukan sebuah pendakian puncak amarilis dan sih adit ini okok aja katanya dan gk masalah jdi karena dia gk masalah maka masalah selesai apalagi aku emang senang berjalan kaki klo datang mood baiknya sih hehehe,,, 

        Bagi aku sendiri ini kalinya pertamanya juga aku melakukan perjalanan pendakian ke sebuah puncak dengan start nol berjalan kaki dari tempat tinggal wah ini tentunya menambah pengalaman aku tentunya walaupun jarak 1 jam berjalan kaki itu juga harus di hitung sebuah pengalaman karena itu adalah sebuah perjalanan yg dilakukan pertama kali dan tentunya akan memiliki cerita dan kisah tersendiri nantinya. Pengalaman menurut aku adalah sebuah kejadian dan peristiwa yg pernah kita lakukan atau pernah kita lalui entah itu adalah pertama kalinya atau beberapa kali dan bagi aku pengalaman ada 2 versi yaitu sebuah pengalaman langka dan pengalaman normal, pengalaman langka adalah sebuah pengalaman yg sifat kejadiannya gk kita duga, gk kita prediksi, dan sebuah kejadian yg jarang kita lakukan dan kerjakan serta kejadian yg jarang atau gk pernah kita temui dan lalui dan utk pengalaman normal menurut versi aku gk beda jauh dengan versi pengalaman normal yg lain pada umumnya dan pengalaman normal versi aku adalah sebuah pengalaman yg terbalik dan berlawanan dari pengalaman langka yg versi aku pribadi. Semua dan setiap orang boleh aja mengutarakan dan menceritakan pendapat pribadi mereka masing2 guys tanpa harus mencederai dan menyepelekan pendapat tersebut karena itu adalah hak masing2 dari tiap orang tanpa harus menimbulkan diskriminasi yg berlebihan apalagi perbedaan pendapat tersebut menimbulkan konflik dan perpecahan yg gk masuk akal menurut aku itu benar2 konyol dan super aneh bahkan aku menilai inilah yg aku sebut sebagai sebuah pengalaman yg langka tapi utk dizaman ini itu bukan menjadi sebuah pengalaman yg langka lagi yg mana dia telah bereaksi menjadi ke sebuah pengalaman yg normal miris ya guys huhh !!! 

        Setelah beropini singkat cerita aku dan di sih adit telah sampai ke star awal pendakian puncak amarilis, setelah di pos perizinan tersebut aku berpikir aku harus menaruh atau menitip surat data pribadi aku seperti di pos perizinan pendakian lainnya namun waktu itu gk sama skali kita lakukan dan kami hanya disuruh langsung los-los jalan aja trus yg penting kita gk melakukan hal aneh lainnya dan gk lupa harus turun bawah sampah itu adalah peraturan awal dan sakral dari setiap mau masuk ke puncak namun peraturan tersebut emang udah gk sakral lgi karena otaknya udah pada lepas entah kemana aku gk tau dan utk etika dan moral aku rasa masih separoh yg sadar utk alasannya tanpa aku tulis pun pasti klian paham krn klian adalah manusia yg budiman yg beretika mungkin!!! 

        Tanpa basa basi kami pun lanjut jalan lagi utk pemanasan kami rasa udah cukup dengan berjalan kaki tdi apalagi jalan kakinya 1 jam itu udahlah lebih dari cukup. Setelah kami berjalan beberapa meter kami sampai di pos puncak amarilis, utk pos di puncak amarilis hanya terdiri dari 1 pos aja berupa sebuah bangunan yg lengkap. Karena blum kelelahan kami lanjut2 aja dan Setelah masuk ke dalam hutannya aku sekilas mengingat hutan di gunung buthak di daerah malang kota batu yg begitu rapat dan lebat walaupun pepohonannya gk tinggi2 amat sih guys tpi setidaknya hutannya kelihatan sehat jasmani dan bugar2 aja dan itu bagus utk kita manusia yg bergantung secara penuh dari hutan tersebut karena jika hutan sehat maka otomatis kita sehat juga walaupun itu masih relatif lagi guys. Dan setelah trus berjalan menyusuri hutan dan medan kami berhenti sejenak bukan karena kelelahan dan kecapean tpi kami melihat sebuah pondok2 atau mungkin bisa dikatakan sebuah rumah walaupun hanya 1 dan itupun gk besar juga tpi setidaknya cukup nyaman utk ditempati dan di tinggali oleh beberapa orang, karena kami melihat ada asap yg kluar di sebuah cerobong asap kami pikir pasti ada orang lokal yg bermukim di pondok2 tersebut yg sedang melakukan kegiatan di dapur ya dapur setidaknya pondok2 tersebut memiliki sebuah dapur utk menopang kegiatan rumah yg pada umumnya dan kira2 begitulah mungkin. 

        Setelah asyik mengamati pondok2 tersebut aku gk menduga sepupu aku sih adit setelah mengamati pondok itu dia langsung mengeluarkan kata2 dan kalimat yg mungkin terbilang cukup filosofis entah apa yg dia bilang aku lupa yg jelasnya guys hehehe,,, wah ternyata sepupu aku sih adit ini terbilang cukup filosofis juga hehehe tpi menurut aku begitulah seharusnya karena setiap manusia harus punya kemampuan utk berpandangan dan cara berpikir yg filosofis entah itu pandangan filosofis dari tiap orang berbeda paling gk harus seperti itu bukan hanya di kalangan orang yg berpendidikan aja tpi pada dasarnya manusia harus seperti itu krn manusia dikaruniai otak utk berpikir tentunya, jika otak yg telah diberikan oleh sang pencipta utk berpikir tak kita manfaatkan secara yg seharusnya bukankah itu malah mem mubazirkan pemberian sang pencipta dan yg ada hanya kita telah mensia-siakan sebuah keberkahan dari sang pencipta. Entah itu dari kalangan orang yg berpendidikan atau bukan kita manusia udah sepatutnya utk memanfaatkan pemberian sang pencipta dengan cara yg udah sewajarnya dan yg seharusnya guys, dapat dan mampu berpikir itu tak pandang bulu dari mana dia berasal atau dari kalangan apa dia karena berpikir adalah sesuatu yg universal dan bebas utk siapa aja dan utk apa aja, dapat atau mampu berpikir secara penuh adalah suatu kebanggaan dari setiap manusia yg mana dia bisa menunjukan eksistensinya dengan cara berpikirnya. Dan kita selaku sesama manusia tak punya hak utk mencedarai cara pikir dan cara pandang setiap orang, berbeda itu perlu dan wajar karena hidup setiap orang itu gk slalu sama dan gk sejalan tpi karena perbedaan itulah hidup lebih indah dan bermakna dan lebih terasa memiliki arti guys, jdi maksud aku adalah berpikirlah tanpa harus meremehkan cara berpikir orang lain apalagi mencederai dan mendiskriminasi cara pikir orang tersebut karena hidup seperti itu jauh lebih baik dan slalu menerima dan belajar dari pikir orang terima gk terima itu urusan pribadi. 

        Selama perjalanan lanjut kami tiba2 diberhentikan secara paksa oleh kejadian dan sebuah pemandangan yg gk mengenakan bagi pecinta alam dan penikmat alam tentunya yaitu sebuah bekas kebakaran yg cukup luas wilayahnya guys. Marah, jengkel, geram, dan semua jenis kekesalan ada di kepalaku serasa aku ingin mengutuk kepada yg telah berbuat seperti ini namun aku gk memiliki hak utk itu karena aku blum tau dan paham secara pasti penyebab kejadian tak mengenakan ini, karena kebetulan ada 1 warga lokal di lokasi tersebut dan saking penasarannya akupun langsung menghampirinya dan memberikan beberapa pertanyaanku mengenai penyebab dari semua ini. Ternyata kekesalan aku yg tak berdasar tdi itu memiliki alasan utk aku cabut statusnya dan itu betul kekesalan tdi yg tiba2 ada di kepalaku padahal itu semua respon bukan tanpa sebab dan ternyata kebakaran ini adalah penyebab dari para monyet2 bengis dan bajingan yg tak berotak dan kebetulan memiliki fisik sejenis manusia modern. Yg buat kekesalan aku bertambah lagi adalah monyet2 modern tdi mereka lupa mematikan api mereka yg bekas urak-urakan pesta konyol dan menjijikan mereka secara pasti, dan yg lebih buat aku gk abis pikir mereka adalah monyet2 modern yg kebetulan berstatus sebagai mahasiswa. Aku mengatakan ke warga lokal tersebut apakah mereka gk ditandai oleh warga lokal sekitarnya agar bisa diadili kelakuan mereka tersebut, namun warga lokal bilang mereka gk menandai monyet2 modern tersebut dan hanya diketahui kalo mereka adalah mahasiswa dan menurut warga lokal kebakaran tersebut juga tiba2 dan ketika itu emang gk ada orang lgi di atas puncak dan kebakaran tersebut semakin besar pada waktu malam hari. warga lokal yg melihat kebakaran tersebut hanya pasrah dan berharap hanya alam yg bisa menghentikan kebakaran itu dengan menurunkan hujan besar dan alhamdulillah emang hujan terjadi tpi wilayah yg terbakar cukup luas guys. Dan katanya warga lokal kebakaran itu umurnya baru2 aja sekitar 1 bulan yg lalu dimana posisi aku pada saat itu lagi berada di kota malang guys. 

         Setelah mengamati dan memandangi pemandangan yg tak mengenakan itu tanpa bisa berucap kata lagi aku dan sepupuku memilih jalan dri pada trus berada di posisi itu yg bisa membuat kekesalan aku trus membludak, jangankan ingin berkata sepatah kata berpikir jernih aja aku saat itu udah gk bisa lgi karena ulah para monyet2 tak berotak itu, aku hanya berpikir tentang hal sederhana aja dimana klian pasti berpikir demikian juga yaitu setelah kejadian tersebut jika klian berada di posisi aku saat itu apakah klian bisa mengeluarkan atau pasti bisa mengeluarkan sebuah kalimat yg pantas utk menggambarkan kejadian itu yaitu sebuah kalimat utk menutupi kesalahan para monyet2 tdi. Utk mengingat aja aku udah kesel dan gk bisa berkata yg sok2 filosofis namun aku hanya mengingat kejadian itu dengan sebuah pelajaran sederhana yg betul2 penting utk dilakukan dan utk diingat jika kita berada di alam bebas klian paham kan maksud aku guys semoga aja klian paham maksud aku. 

        Setelah trus berjalan dengan pikiran yg seadanya kami alhamdulillah sampai ke ujung tujuan perjalanan kami. Rasa rinduku terhadap alam ini betul2 di luar dugaanku atas kejadian yg tak mengenakan tdi dan telah dinodai oleh monyet2 modern yg tak berotak itu namun harus mau bagaimana lgi yg telah terjadi gk bisa kita ulangi utk menutupi kecerobohan itu. Aku menyebut mereka bukanlah ceroboh tpi kebodohan masal karena bagi aku itu bukanlah kecerobohan karena kecerobohan bisa ditutupi oleh orang atau tmn yg lainnya yg mana tmnnya pasti bisa menutupi atau mengingatkan kecerobohan yg telah dilakukan tmn yg ceroboh itu, konyol !!! 

        Utk menutupi rasa kekesalan aku mencoba menghibur diri dan kebetulan katanya sepupuku ini ternyata puncak amarilis ini memiliki sebuah air terjun di bawah arah berlawanan dri arah menuju puncak, utk mengenekan perasaan dan menutupi rasa kesal tersebut aku tanpa basa basi yg tdinya kami istirahatnya hanya beberapa menit doang sebelumnya kami langsung menuju air terjun aja daripada pikiran trus mengshitkan gk jelas. 

         Aku baru kali ini tak melakukan kebiasaan aku yg slalu aku lakukan seperti biasanya ketika aku berada di atas puncak, mengingat karena kejadian yg gk terduga tdi tpi setidaknya aku patut syukuri karena dari kebakaran tersebut tak menghabiskan seluruh wilayah hutan ini yg mana itu tentu aja bisa menjadi sebuah bencana besar bukan hanya di pihak manusia yg merasa terugikan tpi pihak2 yg mendiami seluruh wilayah hutan tersebut dan merekalah yg merasa terugikan yg amat besar akibat ulah konyol dari monyet2 modern yg tak berotak tersebut. Terkadang sebuah bencana alam itu bukan hanya terjadi secara fenomena atau karena alam sendiri namun karena ulah manusia yg gk bertanggung jawab yg bisa menimbulkan sebuah bencana alam yg cukup atau sangat serius, sebuah bencana alam murni emang tak bisa kita antisipasi atau terkadang juga bisa namun terkadang bencana alam murni kita bisa antisipasi lewat kemajuan teknologi dan kepekaan kita terhadap sebuah bencana yg mengharuskan kita utk beradaptasi dengan hal itu yg mana itu bisa membuat kita menjadi hal yg biasa karena kejadian bencana tersebut udah bisa kita prediksi secara nyata maka kita melakukan sebuah penyuluhan guna utk mempelajari dan meminimalkan resiko yg akan terjadi tpi jika sebuah bencana alam yg di akibatkan oleh kelakuan manusia yg gk bertanggung jawab itu lebih2 gk bisa kita antisipasi karena yg mereka lakukan itu sama seperti seseorang yg sedang mencuri atau merampok secara diam2 dan tanpa diketahui dan resiko yg di akibatkan oleh hal itu cukup atau sangat serius yg bisa membuat atau melumpuhkan total aktivitas sehari-hari yg dilakukan seperti biasanya. Bagi aku terkadang bencana alam terjadi itu bukan tanpa sebab dan tanpa alasan dan bencana alam terjadi itu bisa aja dipicu oleh kita manusia yg udah melakukan hal yg semena-mena terhadap segala sesuatu khususnya alam ini, terkadang kita manusia yg udah mengundang sebuah bencana alam entah itu kita sadari atau tdk tpi begitulah yg kadang terjadi. 

        Setelah trus berjalan menuju sebuah air terjun kami akhirnya sampai di air terjun tempat tujuan kami tersebut, aku benar2 gk menyangkah bisa mendapatkan bonus air terjun dalam sekali mendaki sebuah puncak tentunya. Dan ini juga adalah kali pertamanya aku bisa mendapatkan hal yg seperti ini guys, air terjun tersebut bisa digunakan utk mandi oleh para pendaki yg telah mendaki puncak amarilis ini bagi mereka yg cape dan lelah karena sebuah pendakian puncak sebelumnya akan dimanjakan oleh air terjun ini dan yg ingin merasakan kesegaran setelah penat maka air terjun inilah yg akam membuat rasa penat itu lelah tak tersisa. Krn kami waktu itu gk membawa pakaian ganti maka kami hanya menikmati air terjun itu aja dan sekaligus ingin kembali menyegarkan pikiran aku yg telah membuat perasaan gk begitu mengenakan di hati sebelumnya, emang perasaan telah kembali terasa seperti sedia kala namun itu gk menutup kemungkinan rasa kesal hilang begitu aja itu gk mungkin terjadi tpi aku slalu trus berusaha utk memunculkan energi2 positif di kepala aku. 

        Warga lokal yg tdi menceritakan kronologi terjadinya kebakaran datang ke air terjun ini dan mengatakan ingin menikmati air terjun ini juga tanpa basa basi aku langsung ajak ngobrol beliau sekaligus ingin bersenda gurau dengan beliau, beliau sangatlah ramah dan nyaman utk diajak ngobrol santai dan kami lumayan menghabiskan banyak waktu karena saking enaknya berbincang. Karena keenakan ngobrolnya tanpa disadari kami udah cukup lama di air terjun tersebut kami pun memutuskan utk naik lagi ke atas puncak sembari ingin melakukan apa yg kami ingin lakukan, singkat cerita kami telah berada di atas puncak amarilis. Lagi dan lgi pikiran kembali memikirkan apa yg ingin lupa dan lenyapkan terhadap yg telah terjadi, emang gk bisa dipungkiri pikiran trus memikirkan tentang hal sebelumnya namun utk mengamplas pikiranku yg suntuk itu aku trus mencoba membangkitkan pikiran2 yg positif setelah memandangi seluruh kota kendari di atas puncak ini, sebuah masjid terapung begitu gagah dan indahnya berdiri di tengah2 sekumpulan air yg mengelilinginya. Sebuah pemandangan ketika berdiri di atas puncak slalulah menjadi hal yg sangat menarik utk di pandangi dan pandangan di atas puncak slalu menjadi yg terfavoritkan dari segala aspek yg ada karena kita bisa memandangi secara keseluruhan area bawah dari atas puncak walaupun semua hal menjadi kecil ketika di pandang namun itulah hukum eksistensi alam semua akan menjadi kecil utk dipandang ketika berada di posisi yg telah di tentukan dan emang begitulah seharusnya. 

         Karena kami merasa udah cukup lama berada di puncak dan mengingat ada hal yg harus kami lakukan di rumah nantinya maka kami memutuskan utk turun balik ke bawah dan segera pulang. Bagi aku ini udah lebih dari cukup utk melepas rinduku dengan alam bebas walaupun melepas rindu tersebut ternodai oleh kejadian yg memalukan bagi umat manusia yg sadar tentunya, tanpa ingin membangkitkan kembali energi negatif yg ada di kepala aku memustuskan utk jalan lebih cepat dari normalnya. Langkah kaki ketika turun utk melewati sebuah pemandangan yg tak mengenakan itu semakin aku percepat walaupun jantung dan lutut telah memberi aku kode agar utk berhenti sejenak dahulu namun aku hiraukan hal tersebut daripada aku harus memandangi hal yg gila itu yg bisa membuat pikiran yg trus terganggu. Namun utk menghargai sepupu aku sih adit ini aku harus menahan sedikit perasaanku utk melakukan dan mengikuti kemauannya sepupuku ini, setelah itu kami tanpa basa basi turun secepat mungkin agar segera tiba di bawah tentunya. 

         Selepas tiba di bawah kami langsung pulang dengan kendaraan angkot yg ada guys. Sebenarnya setelah ini aku harus mengucapkan salam utk mengakhiri cerita blog ini namun ada beberapa hal ingin aku sampaikan dalam perjalanan yg paradoks ini. Sebuah perjalanan kali ini adalah perjalanan yg fix utk melepas kerinduan terhadap yg ingin aku jumpai mulai dari ke kampung halaman dan alam bebas, utk hal yg lainnya aku emang merasa senang atas apa yg telah aku jumpai yg mana sebelumnya aku blum jumpai dalam kurun beberapa waktu. Namun karena ada beberapa kejadian yg gk terduga dalam perjalanan tersebut yg membuat rasa kesenangan itu ternodai dan telah mencemari kebahagiaan yg ingin aku bangun, kecewa emang ada karena aku gk mungkin bisa menipu perasaan itu namun kembali lgi aku gunakan ini sebagai media pelajaran aku yg berharga dan pengalaman yg tak terlupakan. 

        Utk perjalanan rindu terhadap kampung halaman emang membuat aku begitu senang karena hal yg aku gk jumpai dan temui dalam kurun waktu yg lama bisa aku temui dan berjumpa lgi dengan beberapa kerabat dan keluarga dekat yg mana bisa membuat aku kembali merasa lebih hidup dan merasa lebih bermakna lgi, perjalanan ke kampung halaman adalah sebuah perjalanan yg udah lama aku nantikan sejak dulu namun karena ada beberapa alasan yg harus membuat aku harus bisa menahan rasa rinduku terhadap kampung halaman. Dan setelah berjumpa dengan hal itu semua bisa membuat waktu aku terasa begitu lebih berarti dalam menyikapi segala hal telah terjadi dan telah aku lalui. Walaupun dalam waktu yg cukup lama aku gk menjumpai kampung halaman namun aku tetap merasa senang dan bahagia karena masih bisa bertemu dengan anggota keluarga yg lengkap walaupun gk lengkap2 amat tpi itu patut aku syukuri mengingat banyak hal yg telah terjadi dalam waktu 11 tahun belakangan ini, menyesal aku tak punya waktu utk hal semacam itu apalagi sampai mengutuk keadaan yg telah terjadi itu benar2 konyol dan aneh bagiku karena itu betul2 membuang-buang waktuku yg berguna daripada aku melakukan hal semacam itu aku lebih baik memilih menghabiskan waktu utk melamun dan ber imajinasi guys hehehe,,,,,

         Dan utk melakukan perjalanan ke sebuah alam bebas emang sebuah perjalanan rindu juga setelah gk melakukan perjalanan ke alam bebas tersebut dalam waktu ya emang gk terbilang lama dengan waktu gk menjumpai sebuah kampung halaman sih tpi tetap itu aku sebut sebagai sebuah perjalanan rindu guys karena yg seperti telah aku udah ceritakan dan yg telah aku sampaikan di awal cerita ini klo klian emang mengikuti dari awal sih. Namun seperti telah aku sampaikan di atas bawah perjalanan rindu ke alam bebas kali ini gk berjalan mulus karena ada kejadian yg gk terduga guys, demi menjaga pikiran yg positif aku tetap mengingat itu sebagai media pelajaran aku dan sebuah pengalaman yg gk terlupakan utk slalu belajar dan mengambil sebuah makna dari kejadian yg telah terjadi. And always positive thinking all about and everything guys. 

Aku rasa utk cerita blog kali ini udah cukup sampai sini aja guys dan jangan sampai guys2 sekalian merasa bosan utk trus mengikuti cerita aku ini ya,,, 

wassalam,,,,,,,,,,,,,,, 

salam penikmat ketinggian,,, 

salam pejalan sante,,, 

salam lestari,,, 

pelabuhan raha

pemandangan dari atas puncak

Kamis, 27 Agustus 2020

perjalanan menembus batas kewajaran (Bali the journey)

 

 

Aktivitas kuliah membuat aku menjadi jenuh di kosanku dan sekarang libur telah tiba,  waktu itu libur kuliah hanya 2 minggu yaitu hari raya umat kristen dan sekalian pergantian tahun. Sebelumnya aku tak memiliki planning mau ke mana apalagi ke bali namun waktu itu aku bertanya pada diriku sendiri “ 2 minggu ini ngapain ya aku, masa iya 2 minggu ini aku rebahan doang di kosan idihh”. Waktu itu tumbenan skali aku gk ada pikiran dan planning sama skali  mau ke pantai atau ke gunung, aku berpikir klo ke kota lain bakalan seru dan enak ini tpi aku bingung mau ke mana dan aku berpikir kira2 siapa aja tmn ku yg kuliah di luar kota malang, wah kebetulan skali aku ingat ada tmn smk ku yg kuliah di bali, “ehhh bali… !!! yakin ni ,,,dalam pikiran ku” tanpa basa basi Aku kemudian iseng dan sms an  dengan teman smk aku yang sekarang  melanjutkan studinya di bali dengan mengambil jurusan b,inggris namanya olof (nama panggilan ) aku mengatakan padanya kira-kira aku bisa tidak main2 ke kamu, lalu dia bilang bisa aja kalau emang kamu mau ke sini. Trus aku bilang oke deh 2 hari lagi aku otw ke sana, dia pikir aku wacana doang eh besoknya dia kaget kalau aku jadi kesana hehehe. Aku pun packing barang bawaan aku, dan tak lupa aku sms dia dulu aku udah siap ke terminal bis.

Selama aku packing aku tak berhenti utk melayang-layangkan pikiranku hehehe, bali bali bali bali bali aku otw hehehe,,,saking senangnya aku hampir isi bantal di daypack aku wah wah wah terlau bersemangat ni akunya hehehe. Karena saking gk percayanya mau ke bali aku langsung bertanya lgi ke diri aku “ net lu yakin ni mau ke bali, ini bali loh bukan merjosari pfffft”. Krn aku bukan mau ke gunung jadi aku membawa barang bawaan aku gk terlau banyak dan aku hanya membawa beberapa baju dan celana ganti doang dan keperluan alat2 mandi aja, klo soal makan aku gk begitu mengkhawatirkannya ya paling-paling aku ngemie lgi hehehehe,,, Karena besok aku otwnya jdi betul2 gk sabaran aku seakan-akan mau nginep di terminal hehehe,,,, lgi dan lgi pikiran trus melayang entah apa yg aku pikirkan pokoknya hati sedang berbunga-bunga seperti mau bertemu sesuatu yg indah hehehe ada-ada aja ni akunya.

Aku ke bali bukan krn mau gaya-gayaan guys apalagi seperti mau nunjuin ke org2 klo aku udah ke bali loh tpi aku ke bali emang hanya gabut aja sih di tambah lgi aku orgnya susah skali berdiam diri di kosan klo gk ngapain2, emang sih aku sangat menyukai sesuatu yg gk berbau keramaian seperti menyendiri dan aku suka skali menyibukan diri sendiri di kosan walaupun itu hal yg konyol dimata org lain tpi aku adalah aku dan mereka adalah mereka aku hanya ingin melakukan sesuatu yg aku sukai dan senangi toh itu juga pasti memiliki manfaatnya masing2 walau itu kecil atau besar tpi kita harus slalu belajar dari apa yg kita lakukan agar sesuatu yg kita lakukan mempunyai sesuatu yg bermanfaat tentunya walaupun konyol juga but it’s okey, jdi aku sekedar ingin mau melakukan apa yg ingin aku lakukan baik itu yg konyol maupun normal dan itu aku banget guys, tpi gk ada salahnya kan aku mau ke bali sebagai tempat belajar dan pengamatanku selanjtnya utk sekedar ingin mengetahui langsung keadaan kota bali itu seperti apa kan guys dan menurut aku karena bali adalah kota dengan kebiasaan yg sangat berbeda dengan kota lain yg ada di indonesia pada umumnya jdi aku ingin belajar dan bener2 ingin memastikan secara langsung kota bali menurut  mata kepala aku sendiri itu seperti apa, jdi gk ada salahnya kan aku kluar ke tempat yg aku mau datangi walaupun tempat tujuan aku kali ini agak menyimpang dengan kondisi finansial aku tpi setelah aku pikir2 panjang sebelumnya sebenernya itu bukan masalah besar dan masalah yg paling besarnya adalah aku saat ini gk bisa menahan diri aku utk mau ke bali sekarang, klo aku nahan diri mau ke bali atau jiwaku saat ini yg sedang menggebu-gebunya trus tiba2 aku batalin yg ada aku nangis darah ntar hehehe apalagi aku adalah org yg jika udah nentuin sesuatu mau jalan kemana itu biar kata dosen suruh aku balik sekarang kita adain bimbingan 5 menit kemudian yg ada ntar itu dosen aku jadiin junior aku hehehe, mudah-mudahan dosenku gk baca blog aku amin,,,

            Hari esok telah tiba aku yg biasanya bngun seperti jam kelelawar dan burung hantu tiba2 bisa bangun secara normal seperti manusia pada umumnya, aku berpikir ini pasti adalah bali efek ya seperti begitulah guys kira2. Aku naik bis dari terminal arjosari pada sore hari karena kata teman kos aku kalau bis yang mau ke bali itu hanya sore hari dan gk ada pada pagi atau siang hari, jdi aku harus menahan ego lgi utk menunggu sampai sore hari tiba sembari mengecek barang bawaan aku agar memastikan kembali sapa tau aja odol aku ketinggalan lagi guys. Teman kos aku sarankan aku berangkat dari kos itu jam 4 sore itu pun udah termasuk cepat karena biasanya bis akan berangkat sekitar jam 5 lewat atau selepas magrib jdi aku masih punya beberapa waktu lgi ya mungkin utk rebahannya beberapa jam atau makan gitu. Sebelum jam 4 aku makan dulu biar gk keroncongan selama di perjalanan nnti apalgi perjalanannya memakan waktu yg terbilang cukup lama jadi aku harus memastikan perutku nnti gk kode nuklir aku, utk perjalanan ini kayanya porsi semeru udah cukup deh,,,eeitttss tpi porsi semerunya gk nimbah di nasi padang loh yg ada ntar uang tiket ludes abis di nasi padang lgi jadi utk porsi semerunya yg sangat membantu para mahasiswa seperti aku ini yg klo makan aja mikir dulu kira2 besok masih bisa beli mie gk ya harus nimbah di warung prasmanan yg mana kalo nimbah gk usah mikir kemaluan yg penting porsi hari ini cukup sampai lusa hehehe,,,soal mau di liatin dan di perhatiin oleh org lain aku bodo amat toh aku juga bayar pake duit aku sendiri jdi anggaplah mereka spesies lain yg kebetulan sedang makan normal seperti manusia pada umumnya.

Setelah mengisi ladang di perut aku berangkat ke terminal dan dianter oleh tmn kos aku, alhamdulillah setelah sampai di terminal aku gk nunggu terlalu lama utk penuh ternyata bis yg aku tumpangi udah mau jalan jdi aku langsung naik aja dan mengisi kekosongan di beberapa kursi doang dan tidak lupa aku berterima kasih ke tmn aku walaupun aku teriak di dalam bis hehehe,,,maaf ya para penumpang udah buat onar beberapa detiknya eitttss tpi tggu mengisi kekosongan dan tanpa perlu berlama-lama berjuang utk sampai full itu terdengar seperti ahhhh ya udahlah bukan tempatku dan sifatku utk membahas hal konyol seperti ini hehehe,,, perjalanan dari malang ke bali emang cukup melelahkan dan memakan waktu yg terbilang lama yaitu aku dari malang sore hari dan tiba di bali pada pagi hari, oh iya selama di perjalanan bis yang aku naiki bis tersebut berhenti untuk singgah istirahat dan makan di situbondo selama 1 jam an lebih lah kira2, katanya mereka udah bekerja sama dari pihak catering tersebut. Wah bener2 lucky ni aku setidaknya ladang bisa terisi lagi, aku sempet ngisi lgi ke tempat bekalku biar bsk ladang aman dan gk perlu khawatir lgi deh soal makanan.

Utk sampai ke bali kita harus menggunakan kapal feri sebagai transportasi penyebrangan klo gk salah nama pelabuhannya adalah gilimanuk, waktu yg digunakan utk sampai ke sebrang yaitu pulau dewata bali membutuhkan waktu selama kurang lebih 30 menit an, waktu yg cukup lumayan lama utk mengeksplore kapa feri ini. Ketika selama di feri aku takjub dengan pemandangan malam di pantai karena bintang-bintang di langit terlihat sangat jelas di mataku walaupun aku rabun sih hehehe, aku slalu berpikir kenapa suasana malam itu semua sangatlah bagus utk dirasakan dan di khayati. Bagi pecinta suasana malam seperti aku ini emang bukan pertama kali ini aku slalu merasa takjub dengan keheningan dan kesunyian malam dan bagi aku  sudah begitu banyak tempat dan suasana lain malam yg aku rasakan di berbagai tempat tapi tentu aja aku mempunyai tempat2 khusus dan yg aku favoritkan yaitu suasana malam yg jauh dari keramaian seperti aku sedang berada di pantai, di gunung, naik kapal saat malam hari dan ketika aku naik kapal yg berangkat malam hari aku slalu gk pernah tidur aku lebih memilih mengelilingi kapal tersebut dari ujung pukul ujung dan menghabiskan malam dengan hal2 yg aku senangi dan sukai utk dilakukan ya walaupun itu hanya membaca dan kebanyakan menghayal sih guys.

Setelah 30 menit berlalu akhirnya kapal feri tersebut tiba di pulau dewata dan aku sekejap mengatakan di pikiran ku “this is bali !! “. Ketika sang cahaya mentari sudah menyinari bumi kita aku melihat dan mengamati jalan-jalan kota bali yang agak nyentrik menurut aku, ya nyentrik!!  karena mungkin ini adalah pertama kali aku melihat kota bali secara langsung jadi ya macam gimanaaa gitu hehehe. Ketika 10 meter lagi sebelum mencapai terminal kota badung bali aku menghubungi teman aku klo aku udah berada dekat dengan terminal, aku sekilas melihat beberapa gunung yang berdiri megah yang seakan-akan mengatakan dakilah aku wahai penikmat ketinggian entah kalimat itu hanya imajinasiku doang tpi aku percaya bahwa perasaan yg aku rasakan saat itu juga bukan sekedar imajinasiku aja tapi gunung tersebut seakan berkata seperti itu dan itu benar adanya perasaan itu yaitu perasaan yg begitu kuat di benakku.

            Aku tiba di terminal badung bali dan lekas turun menuju ke luar terminal utk menungu tmn aku sih olof, sembari menunggu aku melihat sekelilingku yaitu jalan-jalannya, orang-orangnya, bangunan dan bentuk rumah2nya. Baru pertama mengamati aja aku udah melihat pakaian dari org2 bali, emang sih ada yg berbeda yaitu ada yg memakai pakaian sehari-hari khas bali dan juga ada yg memakai pakaian normal pada umunya. Pengamatanku langsung tertuju pada satu orang yang sedang melakukan semacam ritual keagamaan sekilas sih seperti di film india yang pernah aku nonton waktu kecil gitu, orang tersebut melakukan ritual pada saat sebelum mau membuka tokonya. Sumpah baru pertama kali ini ngelihat ritual seperti itu secara langsung bukan melalui layar kaca lagi dan sontak aku pun mengatakan di pikiran aku “ oh jadi gini cara mereka sembahyang ya, hmmm“. Karena keasyikan mengamati orang tersebut aku tiba-tiba saja lapar lagi padahal aku udah makan tdi malam di situbondo loh ini perut apa karung ya hehehe,,,,kemudian aku pun mencari warung terdekat  kebetulan ada warung yg buka deket lagi jadi singgah lah aku sekalian mau tanya2 dikit sih. Karena sekilas aku udah melihat nama2 gunung di bali  yg ketingginnya Cuma mencapai 1000 an mdpl doang di internet aku pun ingin bertanya mengenai gunung batur yaitu gunung yg memiliki ketinggian kurang lebih dari 1000 an mdpl dan jarak dari tempat ini lumayan deket sih “ bu kalo mau ke gunung batur dari sini jauh gk ya (tanyaku), ya lumayam mas sekitar 1 jam lebih lah kalo naik motor sih mas (jawab mbahnya), emang kenapa mas (tanya mbahnya), gk sih mba aku hanya nanya doang (jawab aku), utk biaya kesana ojeknya brp an mba (tanya aku), ya paling 15rb doang mas (jawab mbahnya). karena teman ku belum datang-datang juga nih jadi aku sms kataku nnti jemputnya di gunung batur aja, Jadi aku putuskan ke gunung batur aja dulu dengan naik ojek deh. Perjalanan ke gunung batur emang kurang lebih 1 jam, sembari sambil menikmati perjalanan aku sibuk mengamati situasi kota bali dan aku sempat bertanya pada diriku sendiri, lagi dan lagi aku masih heran dengan diriku sendiri yaitu dimana aku baru nyampe di kota bali yg mana aku blum tau apa2 mengenai kota ini aku udah memberanikan diri naik ojek ke gunung batur bukannya nungguin teman dulu dan ber istirahat di kosannya utk ngatur strategi utk mau kemana bsk eh ini malah akunya sok sokan naik ojek ke tempat yg sangat asing bagi aku  bukankah itu konyol ya guys hehehe,,,emang sih aku org nya konyol jadi mau gimana lagi klo akunya emang seperti itu guys. Mungkin karena rasa penasaran aku dengan kota bali jdi aku gk terlalu menyalahkan keadaan diriku yg konyol ini jdi ikuti aja rasa penasaranku selebihnya Tuhan sang pencipta alam semesta yg mengaturnya.

Pura dan candi di bali emang sangatlah banyak karena mayoritas masyarakat bali emang lah beragama hindu jadi emang gitu seharusnya, rumah dan bangunan mereka sangatlah unik di mataku atau mungkin akunya aja yang terlalu wow gimana gitu hehehe,,, maklum lah pendatang baru, dan pakaian-pakaian masyarakat bali sangatlah unik juga karena mereka memakai kebaya atau sarung saja di jalanan yang aku kagetnya lagi yang berpakaian seperti itu hampirlah semua, wow !!! kataku. Setelah memasuki daerah perkampungan udara tiba-tiba terasa dingin karena sudah berada dekat di bawah kaki pegunungan jadi ya emang beda atmosfirnya, pemandangan perkampungan dikota bali betul2 indah dan hijau skali karena persis secara keseluruhan hampir ditumbuhi tanaman2 dan persawahan masyarakat sekitar dan hampir setiap rumah yg aku lihat itu memiliki semacam pura atau batang bambu yg berdiri di halaman masuk rumah mereka serta di depan rumah mereka itu ada beberapa sesajen yg di taruh di jalanan begitu aja, lagi2 aku di buat heran oleh orang2 bali tersebut karena kebiasaan yg unik itu. Ketika sudah sampai aku meminta nomor kontak mas ojeknya biar nanti selesai turun gunung aku hubungi dia lagi untuk ke kota lagi nnti jdi aku gk perlu khawatir lgi soal tumpangan balik nnti.

Aku pun mulai melakukan pendakian ke gunung batur tersebut, Selama kurang lebih dari 15 meter aku berjalan kaki untuk mendaki aku bertemu warga lokal yang hendak turun sambil menggendong sayurnya, “ masnya mau ke mana (tanya mba2 penjajal sayur), aku mau mendaki gunung batur mba (kataku), loh pendakian awal utk ke gunung batur bukan disini mas tapi di desa sebelahnya (jawab mbahnya), oalah berarti aku salah jln ya mba hehehe (kataku), iya mas emang tadi ke sini naik apa, ojek mba, loh ojeknya kok bisa salah sih, aku juga gk tau mba, aku Cuma bilang masnya tolong anterin aku ke gunung batur gitu aja dan aku pikir masnya tau hehehe, oalah bukan disini tapi disebelah kalo jalan kaki lumayan jauh loh mas, yaudah karena salah jalan aku istirahat sini aja mba sekalian cerita2 dengan mbanya, oh silakan mas, masnya sendiri aja ya, iya mba aku sendiri aja, emang mas dari mana, aku dari malang asal papua mba, ha…..malang, iya mba cakap aku, astaga mas berani sekali jalan sendiri ya cakap mbanya, hehehe iya mba soale aku gabut di kosan makanya aku jln2 kesini mumpung ada tmn yg kuliah disini juga mba,,,,,oalah gitu ya mas cakap mbanya. Kami bercerita mengenai tentang bali mulai dari kebiasaan mereka, marga, kasta dan perbedaan2 tiap nama org bali guys. Krn kepanjangan kami ngobrolnya yg kurang lebih 2 jam an gua skip aj ya ceritanya,,Cuma ada satu hal yg ingin aku kasih tau soal mbah yg aku ajak ngobrol itu dia cantik !! udah itu aja

            Aku pun menghubungi mas ojek yg aku tumpangi utk menjemput aku kembali, sembari menunggu mas ojeknya aku jalan2 turun kebawah sekalian mengamati lagi hehehe,,, akhirnya tukang ojek yg anter gua udah tiba dan aku lngsng pamitan sama sih mbanya mau ke terminal yg tadi krn tmn ku mau jemput disana katanya, walaupun aku gagal melakukan pendakian ke gunung batur tpi aku gk begitu mempermasalahkannya apalagi menyesal gk itu sama skali gk ada di pikiran aku yg ada aku pikirkan ini sebagai hal yg aku pelajari dan itu sangat penting bagi aku krn jika aku gk salah jalan seperti ini mungkin aku gk akan tau lagi mengenai pembahasan yg aku sempet ngobrolin sama yg mbah tadi dan jelas aku gk akan mengetahui hal yg langka semacam itu. Walaupun aku gagal ke batur  setidaknya aku juga udah mendapatkan informasi yg penting ini dan paling tdk aku memahami walau itu sedikit tentang kultur orang2 bali yg jarang dan gk banyak diketahui oleh orang lain diluar sana, jdi maksud aku adalah kita jangan melihat hanya dari satu sudut pandang aja tanpa melihat sudut yg pandang yg lain, kita harus bisa menilai dan melihat serta membaca beberapa sudut pandang yg lain karena jika kita melihat dari satu sisi sudut pandang aja itu sangat gk baik bagi keadilan kita sendiri dan kita harus benar2 adil terhadap diri kita sendiri karena jika kita ingin berbuat adil terhadap orang kita harus mulai dari kita dulu bukankah begitu seharusnya jadi kita harus melihat sudut pandang yg lain juga agar kita gk selalu melulu menyalahkan keadaan kita yg mana itu hanya menimbulkan suatu permasalahan yg baru yg mana juga padahal itu juga gk musti di permasalahkan apalagi ada kalimat menyesal wah itu berbahaya skali guys bagi kesehatan mental kita loh guys dan kita seharusnya dan semestinya slalu belajar dari kesalahan dan kegagalan tersebut dan jangan malah memperumitkan keadaan yg gk seharusnya di perumitkan guys karena nnti bisa menjadi buih buih stress loh guys hehehe. Kita harus benar2 pandai dalam melihat berbagai permasalahan yg ada jika kita mau menjadi manusia yg bijaksana dan yg adil sebenarnya itu sangatlah simpel tapi utk hal yg sesimpel seperti itu slalu di acuhin oleh orang2 banyak di luar sana maka dari itu sering terjadi konflik di luar sana yg seharusnya potensi konflik emang gk ada sama skali guys, ini semua hanya masalah kedewasaan kita dalam melihat dan menilai permasalahan yg ada guys kebanyakan orang di luar sana Cuma menilai satu sudut pandang aja demi ego mereka dan nafsu mereka dan yg terjadi adalah sesuatu yg gk di inginkan terjadi ke mereka dan itu semua benar2 konyol dan gila bahkan orang gila sendiri mungkin tertawa geli dengan keadaan orang2 yg seperti itu.

Karena keasyikan beropini mengenai sudut pandang aku akhirnya tiba di terminal badung lagi yaitu di terminal yg tadi, aku pun menunggu tmn aku disini lgi guys. Dan pada akhirnya yg di tunggu2 yaitu tmn aku nongol juga guys, dia pun mengantarkan aku ke kosannya. Setekah udah nyampe di kosan tmnku dan sembari istirahat kami menghabiskan time kami dengan cerita klasik kami semasa kami smk dulu, tmn aku ini sih olof paling suka membuat lelucon ala ala biak papua guys dan aku dari dulu suka lelucon yang dia buat karena menarik untuk di dengar dari segi ceritanya dan logatnya. Waktu pun berlalu dengan cepat tanpa kami sadari, karena keasyikan ngobrol kami mulai lapar dan emang kebetulan waktunya juga udah malam. Tmn aku ngajak makan diluar tpi aku saranin cari warung yg murah meriah agar aku bisa meminimalisir kantong aku guys, dia pun tau hal itu karena sesama anak kosan mungkin jadi kepekaanya cukup hebat hehehe,,,kami pun keluar utk beli makan dan juga sembari keluar untuk melihat kota bali di malam hari guys kira-kira sesuai ekspetasi aku kagak ini hehehehe. Dunia malam kota bali emang gk jauh2 amat berbeda dengan kota lain yg ada di indonesia guys Cuma perbedaannya adalah setiap jalan di kota bali itu mesti ada orang2 bule yg jalan dan yg aku lihat ketika itu gk sedikit tpi lumayan banyak ada yg berjalan sendirin, beberapa org, dan ada yg berkelompok. Aku melihat mereka berjalan dengan busana yg agak nyentrik ya karena mungkin dimata kita org indonesia mungkin seperti itu, tpi mereka berjalan seperti biasanya dan melakukan aktivitas yg seperti biasanya aja dan mereka gk terlalu memikirkan pandangan org terhadap mereka seperti apa mereka seakan-akan menikmatinya dengan rileks aja dan berbaur seperti pada umumnya guys. Ya ini adalah bali maka dari itu semua keadaan agak berbeda dengan kota lain dimana suasana, kondisi, situasi sedikit berbeda dengan kota lain yg ada di indonesia guys jadi gk heran jika di kota bali seperti ini pemandangannya. Kita sebagai manusia yg bersosialisasi jadi gk harus dan gk musti utk berpendapat seenaknya tentang mereka selama mereka gk mengganggu kenyamanan dan kehangatan suasana jadi kenapa gk kan guys toh apapun busana yg mereka kenakan itu seharusnya gk perlu diperdebatkan apalagi di bawah sampai ke suatu permasalahan guys itu benar2 konyol menurutku karena setiap org berhak dan bebas utk memakai dan mengenakan busana yg menurut mereka nyaman, emang sih setiap daerah memiliki dan mempunyai kultur yg berbeda-beda namun selama mereka mengenakan di bukan hari khusus atau di hari keagamaan tertentu itu bukan masalah besar menurut aku. Aku juga percaya mereka tau kalo ada hari2 tertentu yg harus mereka hormati utk gk memakai busana yg sembarangan yg mana busana tersebut harus benar2 sopan utk dikenakan pada hari2 tertentu tersebut, jadi selama bukan hari besar itu bukan masalah kan guys jika kita menghormati dan menghargai mereka maka pasti mereka juga akan menghormati dan menghargai kita juga bukankah itu sangat sederhana guys. Setelah berputar-putar dan berpusing-pusing cukup lama di luar kami mulai capek dengan keadaan pada akhirnya kami memilih balik dan istirahat aja serta menyimpan tenaga utk besok hahahaha,,,,aku juga udah lumayan puas utk mengamati secara langsung kota bali dimalam hari itu seperti apa dan itupun aku mengamatinya dihari pertama aku di kota bali karena gk sabaran sampai besok jadinya aku nyicil deh mulai hari pertama hehehehe biasa kang gabut guys jadi ya gitu,,,

Selepas sampai di kosan kami lanjutin ngobrol ringan ala-ala anak timur papua dan tmn aku sih olof dia lagsung lanjutin lelucon yg mubazir tdi guys lagi dan lagi lelucon recehnya berhasil buat aku sakit perut dan kluar air mata walau sedikit guys, walau aku udah mendengar beberapa kali pun aku gk pernah bosan2 utk mendengar lelucon yg dia buat entah aku yg terlalu receh atau selera humor aku yg terlalu rendah pokoknya walaupun berkali-kali udah aku dengar tapi tetep aja aku gk bisa berkutik utk nahan tawa aku guys hehehe,,, bahkan guys ketika aku sedang menulis cerita ini lelucon tmn aku masih terngiang-ngiang di kepala aku guys malah jadinya senyam-senyum gk jelas deh wah bahaya ini klo aku senyum2 gk jelas seperti ini di belakang kosan yg ada tetangga mikir aku gila atau sedang kerasukan ni hehehe ada2 aja ni akunya ya guys tpi betul loh guys lelucon tmn aku benar2 masih menempel di kepalaku guys yg paling aku ingat itu logatnya yg ala-ala biak itu benar2 buat aku sakit perut kalo di ingat trus guys hehehe,,,  

Karena udah terlalu malam dan kecapean gk jelas aku mulai ngantuk dan memilih utk tidur duluan aja guys, mata, kepala, kaki, mulut, dan hampir seluruh anggota badan aku udah gk bisa di ajak kompromi lgi utk begadang seperti hal yg biasa aku lakukan dalam setiap hari mungkin guys, namun kayanya kali ini aku harus sleep normal dulu seperti yg dilakukan oleh manusia2 pada umumnya guys hehehe, dan kali ini mata aku yg biasanya kalo udah capek sekalipun jika telah beraktivitas sepanjang hari dan ketika di malam hari pasti memiliki tenaga walaupun hanya beberapa jam aj bisa utk menahan sampai jam aktivitas tmn aku ya mereka adalah kelelawar dan burung hantu guys hehehe.

Karena kecapean kemarin sepanjang hari aku bangun paginya sekitar jam 12 an kalo gk salah guys, mungkin utk klian yg manusia normal ini adalah bangun pagi seperti ini adalah hal yg kurang ajar yg gk boleh dilakukan tpi aku bodoh amat hehehe maafin aku ya guys maklum org konyol guys. Sekitar siang harinya tmn aku ngajak aku keliling2 kota bali, tmn aku sih olof ini emang paling pengertian dia mengajaku ke berbagai tempat yg ada di kota bali guys, tentu aja aku senang banget karena saking senangnya aku bahkan aku sampai lupa kalo aku emang blum makan guys wah wah wah untung aja aku masih bisa bernafas guys hehehe,,,

Setelah makan kami pun mulai ber eksplore ke berbagai tempat yg ada di kota bali, karena aku dan tmn aku sih olof pergi ke tempat wisatanya selang-seling tiap harinya paling tidak aku dan tmn aku udah pergi dan menjajaki berbagai tempat yg ada di kota bali mulai dari pantai, gunung, air terjun, pura, tempat wisata malam, tempat ibadah, dan berbagai tempat wisata lainnya yg ada di kota bali dan itu semua kami jajaki hanya bermodalkan motor pinjaman doang hehehe,,,dan itu gk masalah bagi aku dan tmn aku yg penting kami bisa bepergian ke tempat lain yg ada di kota bali ini dan kalo mau di bilang senang aku bukan senang lagi bahkan gembira itu bagi aku itu masih keliatan sederhana utk nunjukin rasa senangnya aku tapi saat itu aku pokoknya merasa paling wow gitu hehehehe,,, klian mungkin ingin mengatakan aku terlalu lebay atau terlalu kampungan dan ndeso mungkin tapi menurut aku itu gk masalah karena itu adalah pendapat klian karena pendapat adalah pendapat dan setiatp org berhak dan bebas berpendapat mengenai apa aja guys jadi gk usah terlalu memikirkan pendapat org toh jika pendapat tersebut adalah hal yg positif anggap itu sebagai apresiasi yg klian berhak dapatkan dan gunakan itu sebagai hinaan utk trus maju kedepan dan jika itu pendapat yg negatif anggap itu juga sebagai apresiasi atas hal yg klian telah lakukan dan berhak mendapatkannya dan anggap pendapat itu sebagai pujian yg membangun utk gk melupakan mereka yg telah berpendapat seperti itu, jadi maksud aku ber pendapat adalah suatu yg sakral di kalangan kita sebagai manusia yg bersosialisasi dan setiap org berhak atas hal itu tanpa harus memandang dia seperti apa dulu lalu berpendapat itu gk boleh guys kalo ingin ber pendapat harus objektif dan se spesifik mungkin agar yg dimaksud bisa peka terhadap pendapat tersebut, gitu guys.

Setelah beropini mengenai pendapat aku lanjutin ke tempat kunjungan aku ya guys, dalam beberapa hari aku berada di kota bali tersebut paling tidak utk ke pantai sendiri aku telah menjajaki kurang lebih 5 pantai, 2 air terjun, beberapa tempat ibadah dan pura, utk gunung hanya 1 dan itupun paling gk aku bisa melihat seluruh kota bali di atas ketinggiannya jadi walaupun 1 itu udah cukup memuaskan dan jika ada kesempatan lagi nnti aku mau kunjungi gunung lainnya yg ada di kota bali tersebut dan semoga aja itu tercapai guys tolong bantu aku amin kan ya guys, sebenarnya aku juga mengunjungi tempat klub malam walaupun Cuma ngelirik di luar doang, emang sih aku bukannya takut masuk tpi aku sadar diri dan tempat seperti itu bukanlah duniaku guys, nama tempat ini aku sebenarnya lupa Cuma yg aku paling ingat adalah kata tmn aku tempat ini sering disebut sebagai kota turis karena mayoritas yg mendiami tempat adalah turis semua dan itu betul sewaktu aku berada disina para bule bertebrangan dan berceceran dimana-mana dan inilah kenapa kota bali memiliki nama julukan lain seperti yg sudah dan udah gk asing lagi di telinga org indonesia lainnya yaitu  contohnya seperti pulau dewata dan pulau seribu pura ternyata bali memiliki julukan lain yg sangat khas akan keberadaannya yaitu the land of god. Walaupun aku gk musti cari tau mengenai maksud dari julukan itu utk kota bali aku sekilas udah tau dan paham kenapa the land of god di berikan di kota bali ini, aku gk ingin menjelaskan secara detail tentang situasi di klub malam Waktu itu karena klian pasti udah paham yg namanya klub malam itu seperti apa dan perbedaannya gk terlalu mencolok dengan klub malam lainnya Cuma perbedaannya paling mayoritas orang2 yg berada di klub malam lainnya seperti para bule contohnya guys. Sewaktu aku trus menyusuri tempat ini mataku tertuju kepada bocah yg lgi menjual keliling utk menjajaki beberapa aksesoris ke para turis2 tersebut, klian pikir bocah tersebut berbicara memakai bahasa apa ya guys tentu aja bukan bahasa indo tpi bahasa inggris loh guys. bocah tersebut sangat lihai dan sangat mahir dan betul2 fasih dalam menggunakan bahasa inggris dan dia terlihat sangat santai dan mengobrol asyik dengan para turis tersebut soal minder atau gk setelah melihat bocah tersebut aku gk ada sama skali berpikiran seperti itu, aku berpikir itu hal yg  normal2 aja karena keadaan yg mengharuskan mereka seperti itu jika mereka ingin bertahan hidup dan melangsungkan kelangsungan hidup mereka dan itu adalah logika yg sederhana guys. Itulah salah satu misteri terbesar dari kehidupan yg kita jalani dimana seseorang akan melakukan sesuatu yg normal yg mana di tempat lain itu adalah hal yg gk normal dilakukan guys atau sebaliknya, demi utk bertahan hidup dan demi melangsungkan hidup terkadang kita harus melewati batas kenormalan pada umumnya agar proses kehidupan trus mengalir sampai ke waktu yg telah ditentukan guys.

Dari yg dilakukan oleh bocah tersebut aku belajar dan memahami tentang sesuatu hal yg disebut sebagai keterpaksaan entah itu dari segi ekonomi dan sosial, yaitu kita pada dasarnya selalu dipaksakan oleh keadaan yg masih misteri keberadaannya utk melakukan dan mencoba melewati keadaan yg misteri itu agar slalu bisa bertahan hidup di tempat seperti ini entah itu adil atau gk kita pada dasarnya gk bisa memilih utk diam dan konstan  dan demi kelangsungan hidup kita akan mengambil dan mencoba melangkah utk melewati batas kewajaran dan kenormalan yg pada umumnya tersebut diam dan konstan bukanlah pilihan yg tepat utk suatu kelangsungan hidup apalagi memilih utk mundur itu bukanlah pilihan yg tepat dan maju dan berani melewati keadaan tersebut adalah suatu yg sangat mulia utk dilakukan resiko emang ada dan itulah kehidupan dan itulah tantangannya agar hidup gk absurd2 amat utk dijalani. Keadaan yg tak pasti dan yg sangat misteri keberadaanya itu masih trus menunggu dan menghantui kita selama kita masih hidup dan keadaan yg misteri tersebut tak memilih-milih siapa yg harus dihadapinya, kondisi macam apa yg ingin ia datangi dan situasi seperti apa yg ingin ia kunjungi dan keadaan yg tak pasti itu tentu aja gk memiliki sifat yg relatif dari pihak atau kalangan apapun, dia datang dengan semena-menenya tanpa mengetuk pintu peristiwa kita dan kondisi kita pada saat itu apalagi bertanya tentang keadaan kita saat itu dan dia mutlak dan absolut tiba dan datang begitu aja siap atau gk harus dihadapi, suka atau gk harus dijalani, rela atau gk harus di lalui karena keadaan yg tak pasti itu adalah hukum alam yg tak bisa kita relakan begiu aja.

Karena waktu kami masih cukup banyak utk mengeksplore pada malam hari itu kami berkunjung ke pusat dan beberapa tempat perbelanjaan yg ada di kota bali, aku sempet utk memilih barang yg ingin aku bawah dari bali tpi mengingat kondisi dompet aku yg ngenesnya minta ampun di tambah lgi ketika setiap aku ingin menarik beberapa rupiah di dompet aku seakan-akan dompet aku tersebut berkata padaku “ net lu masih punya uang tiket utk balik ke malang gk, atm lu kosong loh net, utk makan bsk lu ada gk, udahlah lu jgn sok-sok an belanja segala, makan aja masih mie telor itupun kadang ngutang di abah (bapak kos aku), sontak aku berkata ke dompet ngenes aku “jancok coeg, lu diem dikit napa sih bacot mulu, udahlah sante ae urusan makan belakangan yg penting oleh2 dlu lah pet (nama pendek dompet), gila !!! itu bukanlah gila hanya beberapa org tertentu yg bisa memahami obrolan receh tersebut hehehe,,,

Karena telah berpikir panjang sepanjang luas alam semesta ini dan berdebat yg cukup lama selama menguras air di laut sampai habis antara aku dengan dompet aku pada akhirnya dompet aku ngalah utk membiarkan aku menarik beberapa kertas utk membeli oleh2 guys hehehe,,,ya iyalah dia ngalah kalo gk ngalah ya tinggal aku kluarin isinya trus aku bakar hidup2 deh hehehe. Aku membeli oleh2 hanya 2 porsi aja demi kelangsungan hidup aku yg aku beli hanya celana dan udeng (topi khas bali), walaupun Cuma itu tpi setidaknya aku membelinya di pulau yg mana blum semua org bisa kesana apalagi dengan finansial yg ngenes kaya dompet aku guys jadi aku sangat mensyukuri hal itu.

Dan ada kejadian tak terduga sewaktu aku mau membeli makanan di gerobak pinggir jalan pada malam hari yaitu aku memesan makanan utk dibawah pulang dan makan di kosan nnti dan aku gk sadar kalo di warung garobak tersebut menjual nasi campur dengan daging babi, aku memesannya ketika waktu itu tmn aku masih singgah ke atm setelah dia keluar dari atm dia tanya kmu mesen mkn disini ya, iya kataku, dia langsung cpt2 ke masnya dan bilang maaf mas gk jadi soale tmn aku muslim dan dia gk tau klo disini ada jual daging tersebut, huuuu untung aja masnya bisa di ajak kompromi dan bisa mengerti jadi pesenan yg aku mesen tdi bisa dibatalin, maaf dan makasih loh mas kataku. Hal ini tentu aja menjadi momen yg penting sebagai pembelajaran aku agar kalo mau beli makanan liat dan amati lalu bertanya dahulu sebelum memesan makanan apalagi ini di daerah yg mayoritasnya di tinggali oleh orang2 yg bisa mengonsumsi daging tersebut, aku sempet merasa bersalah atas kejadian yg tadi namun hal tersebut emang gk bisa dihindari tpi yg telah terjadi emang udah terjadi kita gk bisa ngulangi hal tersebut karena kita bukan siapa2 utk ngatur2 soal waktu apalagi soal manipulasi waktu huuuu merepotkan aja. Teman aku pun langsung tertawa dulu atas kejadian tadi dia pun bilang lu hampir aja halalin yg haram hehehe, walaupun sempet kesel tpi aku gk berhak atas hal itu apalagi membalas dengan marah itu sangatlah konyol bagi aku dan aku sadar ini sepenuhnya kecerobohan aku, tpi itulah namanya tmn guys walaupun lagi situasi yg gk menguntungkan emang di satu sisi mereka bakalan bantu tpi selepas itu mereka akan tertawa juga guna mencairkan suasana agar gk tambah rumit dan mengembalikan suasana yg nyaman utk kita. Jadi jagalah tipe2 tmn klian yg seperti ini guys karena mereka sangat kondisional dengan kondisi serta situasi apapun itu mereka bukanlah menambah kerutan masalah yg ada tpi mereka sekedar ingin mencairkan suasana yg ada guys yg terkadang juga cara mencairkan suasana mereka agak berbeda-beda dengan pemahaman kita tpi kan setiap orang memiliki caranya tersendiri apalagi sesuatu yg disebut sebagai sahabat otomatis mereka punya jurus dan cara tersendiri utk mencairkan suasana dan walaupun cara mereka terbilang ekstrim juga utk mencairkan suasana paling gk setidaknya tujuan mereka sangat mulia yaitu mereka ingin menunjukan kepedulian mereka terhadapmu, jadi tmn yg seperti ini klian harus jaga dan lindungi jgn sampai ada kebencian yg timbul satu sama lain yg bisa merusak citra masing2 guys dan bukankan yg namanya tmn atau sahabat itu harus saling respect antar sesama agar saling menumbuhkan rasa dan kasih yg sedang di bangun dalam ikatan yg sedang dijaga itu dan harus saling menguatkan jalinan tali itu jangan sampai kendor dengan hal2 bisa merusak ikatan itu dan jangan sampai ada kesalapahaman antar sesama yg mana bisa ber potensi dan pemicu kerusakan jalinan kasih yg sedang ingin di bangun sebelumnya karena guys yg ada sekarang rata2 pertemanan bisa rusak hanya masalah sepeleh dan kecil yg mana masalah tersebut yg seharusnya gk ada atau di permasalahkan menjadi topik utk membesar-besarkan masalah yg seharusnya nihil utk menjadi sebuah konflik, intinya yg namanya pertemanan dan sahabat harus saling menjaga rasa kepercayaan dan saling menghormati serta menghargai satu sama lain agar sesuatu yg gk di inginkan terjadi gk bakalan terjadi ke hubungan tersebut, bukankah itu simpel dan sederhana guys tpi terkadang orang2 acuh dan cuek ke yg sederhana seperti ini makanya itu sering terjadi wabah kerusakan dan perpecahan antara hubungan tersebut jdi gk heran aku dengan kejadian yg seperti krn udah terlalu banyak aku amati baik itu secara langsung atau tdk. Kepercayaan, menghargai, dan menghormati adalah sesuatu yg sangat sederhana di benak kita tapi kita sering lupa dan acuh tentang hal yg sederhana seperti ini dan malah memperumitkannya dengan menambah buih2 permasalahan baru guys, ketiga komponen tersebut haruslah dipahami esensinya agar klian bisa betul2 paham maksudnya seperti apa guys.  Klian tak musti muter2 otak klian utk memahami esensi ketiga komponen tersebut paling gk klian menjalankan dan mengamalkan ketiga komponen tersebut jika hidup klian tak ingin menjadi hiruk pikuk yg menyebalkan dan mengesalkan guys.

Perjalanan aku ke bali kali ini sebenarnya perjalanan yg sangat aku gk duga2 banget dan gk aku bayangkan guys seperti di luar perkiraan aku guys karena mengingat kondisi aku yg terbilang gk mumpuni banget utk bisa ke pulau dewata ini. Menurut aku utk seukuran orang kaya aku ini bisa traveling ke pulau dewata ini bisa terbilang angan2 doang utk saat itu krn utk melakukan perjalanan ke bali  menurut aku membutuhkan budget yg gk sedikit guys dan terbilang mahal karena ini adalah bali yaitu pulau wisata dimana utk berwisata atau jalan2 ke kota bali ini gk sedikit biaya yg di kluarkan dan cukup menguras isi dompet guys. Aku melakukan perjalanan ke bali bukanlah utk sekedar utk menunjukan eksistensi aku ke orang2 apalagi dengan tujuan yg aneh seperti ingin menyombongkan diri dan itu benar2 di luar pikiran dan nalar aku yg mana utk perjalanan aku ke kota bali ini adalah fix hanya kegabutan aku doang seperti yg aku udah sampaikan di awal paragraf cerita ini dan sekalian tempat belajar aku doang guna utk menambahkan referensi koleksi aku dan aku hanya ingin memberanikan diri aja utk kluar dari zona nyaman aku aja selain alasan tersebut aku gk punya alasan lain utk ke kota bali ini. Aku juga sadar diri utk hal yg sederhana seperti ini karena aku gk punya apa2 dan gk memiliki hal apapun utk bisa aku sombongkan ke orang2 apalagi ingin sekedar menunjukan eksistensi aku ke orang2 tertentu itu benar2 gk aku bayangkan sama skali bahkan potensi utk berpikir ke hal semacam itu nol mutlak yg artinya pemikiran itu dari awal emang gk ada sama skali guys.

Perjalanan aku ke bali adalah utk memberanikan diri aku agar aku bisa kluar dari zona nyaman aku dimana aku ingin melihat dan belajar tentang banyak hal lain yg ingin aku pelajari secara nyata ini dimana juga mungkin ini adalah momen yg tepat bagi aku utk melihat dan mempelajari hal lain sewaktu aku masih menjadi mahasiswa aktif karena menurut aku pandangan dunia itu slalu lah berubah-ubah dari waktu ke waktu dari suatu masa ke masa dimana mungkin pandangan aku tentang kota bali ini sewaktu yg aku pelajari dan yg aku amati mungkin gk sama dan berubah atau memiliki perspektif lain ketika aku amati dan pelajari nnti setelah selepas menjadi mahasiswa aktif sebelumnya. Ya emang seperti itulah pandangan kita terhadap dunia yg slalu berubah-ubah dalam kurun waktu tertentu, kita adalah manusia yg pada dasarnya harus memiliki kemampuan utk slalu menilai beberapa dan segala hal yg kita ingin nilai, pelajari dan amati baik itu secara langsung atau tdk.

Pandangan dan perspektif kita terhadap segala sesuatu itu sangatlah penting utk kita karena kita pada dasarnya harus slalu bejalar dari apa yg kita lakukan dan apa yg kita kerjakan baik itu secara atau tdk, aku yg sebelumnya melakukan perjalanan ke bali adalah sangat minim dan kecil pengetahuanku mengenai kota bali tentunya sebelumnya aku mengenal bali hanya dari berupa mulut ke mulut orang aja dan aku hanya bisa membuat beberapa asumsi dan imajinasi aku tentang kota bali di kepalaku dan tentu aja terkadang kita gk puas dengan hal itu aja dan itu sangatlah maklum mengingat kita adalah manusia dengan penuh rasa penasaran yg dalam dan tinggi sejak kita di lahirkan ke dunia ini maka dari itu kita perlu sebuah langka yg nyata agar kita bisa melewati batas kewajaran kita utk melihat dan melakukan berbagai hal di dunia ini dan utk melakukan semua itu kita perlu sebuah keberanian tentunya ya keberanian dalam memutuskan utk memilih melangkah lebih jauh lagi dan jauh lagi dan trus lebih jauh lagi agar pengetahuan kita trus bertambah setiap saat dan ketidaktahuan kita akan semakin menyempit guys dan juga agar kita memiliki dan mempunyai sebuah cerita dan kisah utk dibagikan dan diceritakan ke orang2 atau keturunan kita nnti mungkin.

Dan setelah aku melakukan perjalanan ke kota bali yg walaupun hanya beberapa hari aja setidaknya aku telah keluar dari zona nyaman aku dan tentu aja aku telah melihat dan pelajari kota bali secara langsung dan nyata dimana hal ini yg belum tentu aku bisa lakukan di lain waktu nnti karena kita adalah manusia yg memiliki kekurangan di berbagai aspek mulai dari waktu, kesehatan, dan jenis2 kelemahan lainnya. Walaupun aku di kota bali ini hanya beberapa hari aja paling gk pengalaman dan pengetahuan aku mengenai pulau dewata ini cukup lumayan dan aku sangat senang dengan pengalaman yg kecil itu yg mana juga blum tentu dimiliki oleh orang lain guys jdi patut di syukuri walaupun itu kecil dan gk seberapa guys toh aku juga udah mendapatkan sesuatu yg sangat berharga yg mungkin aku gk bisa dapatkan nnti lgi di lain waktu.  

Perjalanan aku ke bali ini mungkin aja adalah membuka peluang pertama aku utk bisa ke tempat2 lainnya nnti agar aku trus bisa belajar dan melihat secara langsung apa yg ingin aku pahami dengan baik dan aku juga mempunyai pengharapan yg besar utk bisa mengunjungi kota2 lainnya yg ada di indonesia dan semoga aja kota2 lain di indonesia tersebut bisa aku datangi dan singgahi guna sebagai tempat aku belajar dan menambah referensi aku juga nnti dan agar bisa juga menambah pundi2 koleksi aku tentunya guys.

Aku melakukan perjalanan ke kota bali ini adalah pengalaman yg sangat berharga bagi aku dan merupakan suatu langkah yg cukup berani yg telah aku lakukan dan aku sangat mengapresiasi diri aku karena bagi aku itu sangat perlu dilakukan guna sebagai utk menambah rasa kepercayaan diri aku agar di lain waktu nnti aku bisa ke kota2 lain. guys ada yg ingin aku sampaikan kepada klian yaitu klian harus berani utk kluar dari zona nyaman klian,  kalian harus berani utk mengambil keputusan, klian harus berani utk slalu melangkah ke depan, klian harus berani dalam bertindak, klian harus berani terima resiko dari apa yg telah klian lakukan, klian harus berani utk bisa menciptakan hal baru bagi klian dan klian harus berani melakukan hal itu semua, aku bukannya mau menjadi sok tau terhadap kondisi dan situasi klian guys dan itu bukanlah diri aku tpi aku hanya ingin klian tau bahwa klian pantas utk mendapatkan itu semua, klian pantas utk melihat hal2 yg blum pernah klian lihat sebelumnya, klian pantas utk bisa merasakan perasaan itu maka dari itu klian gk punya waktu utk pesimis dengan keadaan dan kondisi klian krn itu akan menambah kerumitan dan memperburuk masalah yg ada dan optimis itulah yg harus dilakukan oleh klian dan itu wajib hukumnya agar sesuatu yg optimis itu bisa menjadi suatu yg nyata utk dilakukan oleh klian guys, menurut aku sebenarnya keberuntungan tidaklah memilih keadaan dan kondisi klian dan keberuntungan bisa di dapatkan oleh klian dalam situasi apapun dan sebenarnya gk tergantung oleh keadaan tertentu fakta kenapa orang merasa gk beruntung adalah karena mereka memikirkan apa yg gk perlu dipikirkan dan persepsi serta peniaian yg buruk oleh orang2 tersebut terhadap keadaan dan situasi merekalah yg membuat potensi gk beruntung itu ada dan terjadi oleh ke mereka. Ini semua hanya masalah cara pikir aja sebenarnya yg mana klian harus trus membangun energi2 positif klian agar sesuatu yg positif bisa terjadi nyata guys itu kunci yg sangatlah sederhana.

          

    Alhamdulillah gk terasa aku udah 1 minggu lamanya di kota bali dan kampus aku udah mau msk seperti sedia kala juga jadi aku memilih balik ke malang dah guys, tmn aku sih olof yg mengantaraku ke terminal lagi, setelah sampai di terminal aku pun berpamitan dan sekaligus aku ngucapin byk trims krn udah nerima aku utk menjadi beban selama 1 minggu ini hehehe,,,

jadi cerita aku tentang eksplore di kota bali ini sampai sini aja ya guys dan jangan bosen2 utk trus ikuti dan baca tentang blog aku ya kalo ada yg mau komen dan bertanya silahkan komen ke kolom komentar guys,,,

 

wassalam,,,,,,,,,,,,,,,

salam penikmat ketinggian,,,

salam pejalan sante,,,

salam lestari,,,