Assalamualaikum
sodara,,,,,,,,pada kesempatan kali ini gua akan bagiin cerita gua pada waktu ke
gunung welirang yg berada di kota batu malang jatim,, walaupun kali ini gua gk
nyampek puncaknya guys wkwkwkwkw,,,,,
Ok sodara hari jumat-sabtu adalah
hari libur kuliah bagi gua maka dari itu gua kagak nyia-nyiain waktu libur gua
dengan planning yg seadanya utk ke gunung welirang yg berada di kota batu
malang, kali ini gua hanya berduaan dengan teman ngampus gua dengan jurusan yg
sama dan fakultas yg sama juga. Namanya adalah maksi yaitu org timur yg kocak
wkwkwkwk,,, ini adalah kali pertamanya dia mendaki gunung tapi untuk status org
yg pertama kali maksi adalah salah satu org yg nekat mungkin karena darah-darah
timur maka kenekatan adalah hal yg biasa kali ya wkwkwkwkw.
Jumat
pagi hari jam 05:30 kami keluar dari kos dengan ditemani kabut-kabut gerimis
simriwing, dengan modal motor matic putih biasa kita taklukan rasa penasaran
kami tentang gunung welirang. Gunung welirang sendiri memiliki 2 tempat titik
pendakian yaitu 1 tretes pandaan yang satu jalur juga dengan pendakian gunung arjuno
dan kedua adalah cangar kota batu malang dimana ini adalah jalur yg kami lewati
karena jalur yg paling deket sih, karena kami dari kos belum juga sarapan maka
kami memutuskan utk sarapan di perjalanan sambil membeli barang yg belum dibeli
wkwkwkw. Kami melewati cangar dimana pada pagi hari kota cangar cuacanya
sangatlah dingin lumayan lah buat olahraga tulang dikit sebelum masuk ke
hutannya gunung welirang, dan kami pun sampai di pos perizinan yg berada di
desa brantas cangar. Kami pun menyelesaikan kelengkapan berkas-berkas yg
seharusnya di kumpulkan ke masnya dan pada pada akhirnya registrasi selesai
maka kami diarahkan ke tempat parkir perumahan warga yg berada pas jalur tracking
ke pos 1 gunung welirang.
Motor
sudah di parkir kan dengan baik maka kami pun mengambil ancang-ancang utk
tracking whussss,,,,,. Jalur menuju ke pos 1 adalah pemandang persawahan warga
sekitar yg tak kalah indahnya lumayan lah utk cuci mata di pagi hari wkwkwkw.
Posisi pos 1 berada di dalam hutan yg memakan waktu kurang lebih 30 menit an
lah kira-kira dan di pos 1 ini kurang tepat utk mendirikan tenda nginap
begitulah kira-kira menurutku , hutannya sangat lebat dan masih terjaga
kondisinya begitulah kira-kira pengamatanku sewaktu menyusuri wilayahnya. Jarak
dari pos 1 ke pos 2 itu memakan waktu lumayan agak lama jika dibandingkan yg
sebelumnya soalnya gua lupa waktu yg tepatnya maka gua bilang gini aja hehehe
maaf yaa guys. Pos 2 gunung welirang bisa dijadikan tempat menginap tapi
mungkin hanya beberepa tenda aja karena tempatnya kurang luas dan ikonik dari pos 2 adalah berupa batu
besar ya gk besar-besar amat sih tapi seukuran dada orang dewasa lah kira-kira
begitu guys, dan di atas batu besar itu ada sebuah ceret kecil. Nah gini guys
gua bukannya ada maksud berpikiran apa-apa ya guys cuma kebanyakan orang pasti
akan berpikiran hal yg sama pada gua karena ini ceret mengundang kita utk
berpikir ya kalian pasti tau lah maksud gua apa ngomong gini guys, ini ceret
berdiri tepat di atas batu dan tanpa ada rasa panik pun maka kami berdua ngajak
ini ceret utk berfoto bersama dan bahkan kami jadikan background utk berfoto
hahaahah begini lah kira-kira jika orang timur jika bertemu tempat yg bagus
menurut kami maka kami tak tanggung-tanggung juga sih. Di pos 2 ini sembari
mengambil beberapa gambar kami juga memilih utk beristirahat sejenak karena
medan yg dari tempat parkir ke pos 1 dan ke pos 2 lumayan cukup keras apalagi
kami sewaktu di pos 1 langsung lanjut perjalanan ke pos 2 karena begitulah
perjanjiannya hehehe dan guys pemandangan di pos 2 ini kita bisa melihat
langsung bibir dari gunung welirang guys beh beh beh manteppp pol lah guys
pokok e. Waktu istirahat sudah cukup maka kami melanjutkan perjalanan kami ke
pos selanjutnya yaitu pos 3 yang memakan waktu sama juga dari pos 1 ke pos 2
tapi medannya lumayan berat dari medannya sebelumnya guys, bagi orang yg
pertama kali mendaki gunung sih kamprettt orang timur 1 ini ternyata cukup
tangguh juga guys karena selama perjalanan gua kagak sama sekali mendengar
keluhannya malah yg ada mungkin dia begitu menikmati medannya wah wah wah orang
timur emang hebat lah pokoknya guys heheheh. Pos 3 pun kami singgahi guys dan
di pos 3 ini cukup baguslah utk mendirikan tenda karena agak luas dan cukup
datar tanahnya guys, di pos 3 ini kabut mulai tebal menyerang kami namun karena
rencananya kami nginap di pos yg selanjutnya maka kami melanjutkan perjalanan
guys. Nah disini kami mendapatkan halangan karena saat itu jarak pandang kami
tak lebih dari 2 meter guys dan beberapa pohon tumbang dan rumput-rumput yg
panjang menghalangi medannya dan kami tak bisa melihat jalannya karena kami
terganggu dengan kabut tebal. Disini kami cukup lama berputar-berputar utk
mencari jalan guys namun karena kabut tebal tak hilang juga dan hari udah
semakin sore maka kami putuskan utk menginap di pos 3 aja dan besok baru
melanjutkannya guys, kami pun siap-siap utk mendirikan tenda ditambah lagi
cuacanya semakin dingin maka kami semakin cepat-cepat mendirikannya dan
langsung beristirahat guys. Hari semakin gelap dan kami siap-siap utk
menghidangkan beberapa makanan yg ada utk mengisi kekosongan dan ketiadaan
tenaga guys hehehe ya pasti indomie lah guys karena mendaki gunung tak makan
indomie kagak afdol begitulah kira-kira guys, setelah makan tanpa berpikir
panjang dan lebar maka kami memilih utk langsung tidur utk menyiapkan tenaga
utk besok and good night
guys,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Waktu
menandakan 06:20 burung-burung dengan nyaring beryanyi menggantikan ayam yg di
kota utk menandakan kegelapan malam telah pergi dan ketebalan kabut semakin
menjadi-jadi guys dan dinginnya pol banget malah air mineral di botol kami
serasa berada di frizer. Kami pun bersiap-siap menghidangkan sesuatu utk
mengisi tenaga lagi dan menyeduhkan air panas utk melawan kedinginan yg
diberikan oleh hutan kepada kami heheheh, setelah sarapan kami keluar mengecek
medannya apakah jarak pandang kami masih sama dengan sore kmaren dan teryata
guyss masih sama juga dan kami kembali ke tenda dan beristirahat sejenak sambil
mengamati keadaan sekitar dan juga tentu saja menikmati suasana pagi hari di
hutan yg lebat, begitu hening dan merdu nyanyian burung hutan dan suara-suara
hewan misterius lainnya heheheh setelah lama beristirahat dan kabut tak
hilang-hilang juga kami pun memutuskan utk balik ke permukaan dan secara
perlaha-lahan packing peralatan sembari berdoa mudah-mudahan kabutnya turun dan
hilang di telan sinar mentari wkwkwkwk. Barang dan peralatan pun udah di kemas
dan di packing semuanya namun kondisinya pun masih sama juga maka kami kembali
dengan rencana awal utk balik juga daripada resiko yg kami temui.
Kami
pun turun ke permukaan setelahnya dan ketika kami nyampe ke pos 2 dan ternyata
ada yg nginap juga di pos 2, kami pun ber istirahat sejenak dan
berbincang-bincang dengan mereka dan ternyata oh ternyata mereka mendapatkan
suasana mencekam sewaktu tidur di pos 2 ini guyssss. Mereka bilang bahwa
semalam serasa seperti adu nyali karena beberapa kejadian yg tak mengenakan
bagi mereka dapatkan guys sewaktu nginap di pos 2 ini, yg nginap di pos 2 emang
hanya 1 tenda yg terdiri dari 2 orang sama sepeti kami guys dan mereka bilang
bahwa ada hewan yg mengendus-ngendus di samping tenda mereka guys namun karena
suasana malam yg gelap mereka memilih utk tidak keluar tenda dan memilih berada
di dalamnya sambil bersiaga dengan barang atau alat yg seadanya utk
berjaga-jaga bila penyerangan guys katanya. Dan ternyata yg mengendus itu
adalah hewan besar karena sewaktu pagi hari ada sisa makanannya guys berupa
tulang yg cukup besar menurut mereka itu adalah tulang rusa wah wah wah untung
aja mereka semalam memilih berada tetap di dalam tenda dan tdk keluar guys
karena jika mereka keluar gua gk bakalan apa yg terjadi selanjutnya kepada
mereka guys karena sewaktu kami kemarin melewati pos 2 kami tak ada melihat
sisa tulang seperti itu guys kami melihat sisa tulang ini hanya ketika pagi ini
aja guys, dan ternyata kejadian mencekam tak hanya sampai di situ guys mereka
bilang semalam kurang lebih antara jam 9 dan 10 an ada cahaya yg begitu terang
berada tepat di depan tenda mereka guys dimana tenda mereka menghadap ke batu
besar itu guys, ketika melihat cahaya yg terang itu mereka tak mendengar suara
orang yg lewat guys maka mereka pun tak memberanikan diri utk melihat kondisi
di luar tenda dan hanya duduk diam di dalam tenda, dan mereka bertanya kepada
kami apakah selain kami ada yg menginap di atas kami pun jawab bahwa yg
menginap di atas hanya kami berdua aja maka mereka pun kebingungan lantas
cahaya apa itu yg mereka lihat semalaman wih wih wih wih bikin merinding aja
tuh dengernya guys. Dari melihat muka dan tinggi rendah suara mereka seperti
ketakutan karena kejadian semalam wah wah wah jangan kan berada di posisi
mereka gua ketika denger cerita mereka aja udah takut heheheheh, ketika
berbincang cukup lama kami bersiap-siap utk turun dan mereka tetap memilih utk
melanjutkan pendakian dan guys sewaktu kami bersalaman utk berpisah kami
dikagetkan dengan suara hewan buas dan dan ternyata itu adalah macan kumbang
guys walah walah walah,,,,,,,,. Suara itu terdengar dari jarak 5 meter dari
arah kita, karena panik dan takut kami berempat memilih masuk dahulu ke dalam
tenda utk bersiaga jika ada penyerangan. Kami berada di dalam tenda mungkin
sekitar 20 menit an karena belum terdengar suara apa-apa di dekat kami maka
kita memilih utk keluar sambil bersiaga dengan alat seadanya aja, kemudian 2
orang itu mengurungkan niat mereka utk melanjutkan perjalanan pendakian dan
lebih memilih utk mengikuti kami turun ke bawah dan kami pun membantu mereka
packing alat-alat mereka agar lebih cepat sembari bersiaga dengan macan kumbang
itu. Setelah packing selesai maka kami tanpa menunda-nunda waktu langsung
minggat dari pos 2 guys, langkah kaki kami percepat dan menahan suara agar tak
diketahui oleh sih dia yg misterius keberadaannya sembari mengamati keadaan
sekitar, dan alhadulillah kami sampai di persawahan dan sama sekali gk bertemu
sih dia itu guys huh,,,,,perjalanan turun yg menegangkan guys gimana kagak
tegang coba bagaimana jika dia nyerang tiba-tiba memikirkannya aja udah males
cuk weh,,,,,
Ketika
kami tiba di sekitar persawahaan kami pun mengucap syukur begitu dalam terutama
bagi gua guys hehehehehe, alhamdulillah ketika turun kagak bertemu dengan sih
dia guys huh,,,,karena kami udah merasa nyaman maka kami sempatkan utk
berfoto-foto guys hehehehe. Oh iya maaf lupa guys,,, teman kami 2 org tadi itu
berasal dari sidoarjo dan probolinggo guys utk nama mereka maaf gua betul-betul
lupa, dan pada akhirnya kita sampe di tempat parkiran dan bersiap-siap utk
pulang guys,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Wassalam,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Welirang cangar kota batu jatim, 31 januari 2019
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar