Sabtu, 28 Maret 2020

penanggungan journey,,,,,( penanggungan duplikat semeru )



Assalammualaikum dan salam sodara,,, pada kesempatan kali ini aku akan bagiin ceritaku pada waktu ke gunung penanggungan yang berada di pandaan jawa timur sodara,,,,,
 
Perjalanan kali ini kami ber anggotakan 5 orang yang terdiri dari 4 kampus yang berbeda di kota malang, aku dan ilham dari itn (jurusan teknik), bagus dari umm ( jurusan teknik), bayu dari um (jurusan ilmu olahraga), serta tomy dan balya dari ub (jurusan psikologi) 4 orang dari timika papua dan 1 orang dari sidoarjo jawa timur dan kami kali ini tidak di temani sih kaki kasuari livin karena ada kegiatanya, pada awalnya emang gk ada perencanaan sama sekali dan hanya berbekal rasa penasaran aja, awalnya aku hanya ngajakin sih ilham dan bagus, namun aku gak tau kali sih bagus ngajakin balya dan tomy, dan karena rasa kasian kami pada teman yang bernama bayu maka kami terpaksa ngajakin dia juga dan kebetulan juga waktu itu dia sedang memprogram skripshit ya maka itu kami ajak aja sekalian sapa tau dia dapat motivasi dan inspirasi agar dia semangat nanti nyusun skripshitnya wkwkwkw. 

Kami pun berjanjian titik kumpulnya di kosan aku di dusun tasikmadu karangploso pada jam 5 pagi, Karena aku udah tau kalo sih bayu ini adalah salah satu orang yang tipikalnya pemalas bangun apalagi jam 5 dan telpon pun udah berkali-kali tapi gak di angkat apalagi sms maka aku ngebela-belain untuk datang ke kosnya hanya untuk bilang “ yu bangun!!! Sampean jadi ikut opo ora, kalo jadi ya siap-siap dah kalo kagak jadi ya lanjutin aja ronde ke 2 mu yu” heh,,, bray bayangin loh aku ke kosnya hanya untuk bilang itu dari karangploso ke malang kota tepatnya di galunggung, kurang baik apa coba itu kalo yang lain udah bodo amat dan masa bodo kali ya tapi karena kami sama-sama kampret ya aku rela ke kosnya wkwkwkw.

Dan personil pun lengkap walaupun sih anak kurang ajar itu tetap telat juga wkwkwk, kami pun siap-siap dan memeriksa barang bawaan kami, rencananya kami ke gunung galunggung hanya tektok maka bawaan kami gak terlalu banyak juga yang penting barang yang perlu aja yang terutama air minum karena gunung penanggungan gak ada mata air sama sekali maka kami membawa air minum sesuai kapasitas kami apalagi aku yang peminumnya sangat banyak wkwkwkw. Karena sudah mengecek kelengkapan kami pun berdoa dan otw penanggungan bray whusss,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Kami jalannya jam 7 kurang bray dengan melewati singosari, lawang, purwosari. Perjalanan dari malang ke pandaan memakan waktu kurang lebih 1 jam aja, kami pun tiba di basecampnya dan dengan segera membayar ke loket perizinan dengan mengumpulkan data diri. Segala urusan selesai dan kami pun mengambil ancang-ancang dan tak lupa juga pemanasan agar kagak konyol nanti wkwkwkwkw. Selama perjalanan nanjak sih bayu lah yang sering memakan waktu karena ini pertama kalinya dia ke gunung. Saya sangat betul-betul merasakan ketika di perjalanan kami cukup menyita waktu karena terlalu fokus untuk nanjak mungkin sendah guraunya sedikit aja karena yang sering melawak sih kasuari livin gak ikut nanjak wkwkwkw, selama perjalanan kami bertemu sekumpulan anak sma yang ke gunung hanya untuk membuat film dokumenter katanya heleh heleh,,,,,,

Kami pun tiba di shelternya gunung penanggungan yang berada pas di kaki puncak penanggungan, karena personil pada capek dan lelah kami pun berencana istirahat sejenak di sini sembari mengabadikan beberapa foto di bawah puncaknya, sewaktu mengambil foto aku sejenak melihat medannya yang sekilas seperti melihat medan gunung arjuna seakan gunung penanggungan adalah duplikat dari gunung semeru, jadi ketika ada rencana mau ke gunung semeru maka saran saya harus ke gunung penanggungan dulu untuk sekedar latihan aja karena sekilas emang mirip sih menurutku, Setelah rehat sejenak kami pun kembali melanjutkan nanjak untuk summit ke puncaknya.

Tuh kan emang bener medannya mirip semeru yang betul-betul menguras tenaga, padahal kalo dilihat dari bawah kaya deket gitu eh pas nanjak lumayan jauh seakan itu puncak selalu menjauh dari pandangan aku huh,,,karena mungkin terlalu berat bagi sih bayu maka dia memutuskan untuk tidak melanjutkan lagi ke puncak dan dia memilih untuk kembali ke shelter sembari menunggu kami. Dan pada akhirnya kami sampai ke puncak dengan tenaga sisa yang ada, kecuali bayu kami berlima menikmati suasana puncak yang pemandangannya tentu saja sangat mantep guys walaupun ada kabut-kabutnua sedikit sih wkwkwkw,,,ketika melihat seluruh wilayah daratan di puncak aku melihat ada 1 makam yang aku lupa itu makam siapa dan aku juga gak terlalu mau cari tau sih emang bukan karena takut atau apa tapi ya emang gak mau tau.

Ketika kami merasa sudah cukup lama di puncak tersebut maka kami memutuskan untuk turun ke bawah karena kami juga gak merasa enak dengan sih bayu yang sedang menunggu kami di bawah. Dan ketika sampai kami pun bersiap-siap untuk turun kembali ke pos awal pendakian, dan singkat cerita kami alhamdulillah sampai ke titik awal pendakian dengan selamat dan anggota yang lengkap juga maka kami pun tak tunda-tunda waktu maka kami dengan segera pulang whusss,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Wassalam

Penanggungan pandaan jawa timur 15 oktober 2018