Rabu, 16 September 2020

perjalanan solo ke gunung bali (bali journey)

 

Assalamualaikum dan salam sodara utk sekian kalinya balik lagi di blog gw sih awam,,,di blog kali ini gw akan membagikan kisah gw selama mau melakukan pendakian di gunung batur di pulau dewata yaitu kota bali guys,,,,

            Sebenarnya pendakian gunung batur yg ada di kota bali ini adalah pendakian yg gk aku bayangkan dan gk pikirkan sama skali tpi karena gw kebetulan waktu itu berada di kota bali selama beberapa hari jdi kenapa gk aku lakukan pendakian tersebut guys hitung2 sebagai tambahan koleksi gw jga kan hehehehe,,

Gunung batur tersebut berada di kota bangli bali dengan memiliki ketinggian mencapai 1700 mdpl, di sebelah gunung batur terdapat sebuah danau yg indah yg mana sebagai view tambahan dan favorit setelah melakukan pendakian gunung batur tersebut. Untuk berburu sunrise gunung batur ini sangat menjadi favorit utk kalangan pemburu sunrise tersebut, gunung batur ini termasuk gunung hutan gundul yg mana jika kita melihat dari kaki gunung ini kita dapat melihat dengan jelas medan dan trek gunungnya dan jika kita berada di atas gunung batur kita  dapat melihat pandangan dari bawah dengan jelas itupun klo gk rabun kaya gw sih guys, klo klian melihat dari atas gunung klian bisa melihat danau, perumahan, persawahan, dan pura terdekat yg berada di kaki gunung batur ini.

            Sebenarnya gw bukan melakukan pendakian gunung batur ini tpi ke gunung batukaru di daerah yg sama namun karena beberapa alasan lain dan ada kejadian gk terduga akhirnya gw mendaki gunung batur aja yg blum membaca blog gw tentang bali journey silahkan baca aja dulu sekalian gw promosi lagi guys hehehe,,,

            Gw ke daerah bangli utk mendaki gunung batur menggunakan motor dari tmn gw milik tmn nya lagi klian paham kan maksud gw gyus hehehe,, intinya itu mtr punya tmn gw tmnnya lagi hehehe blibet ya guys maaf ya, sebelumnya gw udah ajak tmn aku utk mendaki bersama-sama di gunung batur Cuma dia pikir dia gk akan sanggup utk mendaki gunung mengingat dia adalah perokok berat dan merasa sadar diri nafasnya yg ngos-ngosan guys padahal gw juga sih nafas ngos-ngosan dan jalannya santai2 aja bahkan sering berhenti malahan dan gw juga udah rayu2 dia tpi krn dia tetep dengan pendiriannya jdi gw pikir ya udah daripada maksain sesuatu yg gk di mau di lakukan malah nnti kena masalah yg ada.

            Gw mendaki gunung batur gk nginep krn emang gw ke bali gk bawah alat2 pendakian yg lengkap jdi gw mendaki gunung baturnya tektok an guys eits bukan tiktok loh guys tpi Tektok masa iya gw mau tiktok di gunung, walaupun gw org konyol tpi gk sekonyol itu jga loh guys. Tektok adalah salah satu istilah yg sering di gunakan oleh para pendaki utk mendakinya dalam waktu yg singkat artinya saat mendaki hari ini maka pulangnya hari ini juga misal ni gw mendaki jam 8 pagi jadi gw pulangnya antara siang atau sore nnti dan gk nginep loh guys. Biasanya yg sering tektok an ini hanya di gunung2 yg ketinggiannya gk mencapai kurang lebih 2000 mdpl aja dan hanya ingin sekedar menikmati alam dalam waktu yg singkat aja karena habis di terpa banyak masalah oleh kesehariannya kayanya hehehehe,,,,

Dan tektok juga sangat di sarankan bagi orang2 atau para pendaki yg takut menginep di hutan alam liar atau di gunung tpi tetep mau merasakan kenikmatan alam liar, karena mendaki gunungnya dengan cara tektok otomatis barang bawaan gk terlalu banyak seperti para pendaki yg mau nginep maka waktu dan kecepatan langkah akan relatif lebih cepat dari biasanya. Jadi yg mau tektok an paling gk barang bawaannya hanya keperluan yg di perlukan pada saat itu juga, biasanya ni utk bagi org yg tektok mereka hanya membawa beberapa makanan aja utk bekal sesaat di perjalanan mendaki nnti dan juga 1 atau 2 minuman kemasan botol guys masa iya bawah makanan gk bawah minuman yg ada serek nnti itu tenggorokan seperti org abis kluar dari padang pasir aja hehehe,,,,

Gw ke gunung baturnya sendiri aja dan gk di temani tmn gw krn pada saat itu dia sedang ada urusan yg lain yg gk memungkinkan utk mengantarku dan juga beberapa alasan yg telah gw katakan sebelumnya, jadi utk gk merepotkan tmn gw maka dari itu gw berangkatnya solo doang dengan mengandalkan teknologi gps tentunya. Gw emang gk ragu dengan sih teknologi gps ini selama paketan internet gw masih dalam keadaan yg stabil guys dan gw juga udah sering malahan jalan soloan dengan mengandalkan dan memanfaatkan teknologi gps ini toh nnti jika gw tersesat di jalan baru gw mengandalkan ingatan dan mulut gw utk bertanya ke orang2,  Selama gw gk tersesat di hutan jdi gw slow2 aja dan gk perlu takut. Berbicara soal tersesat emang sih gw pernah tersesat di jalan karena sih teknologi gps ini dan saat itu gw tersesatnya krn mau nganterin proposal pkl gw di daerah probolinggo dan gw juga tersesatnya gk jauh2 dari kota juga yg lucunya sih teknologi gps ini ngarain gw ke ujung persawahan dan itu udah buntuh jadi mau gk mau gw balik tpi tetep aja gw berhasil ke tempat yg gw tuju loh guys walaupun lumayan lama dari waktu yg seharusnya sih hehehe,,,

Emang sih kita boleh aja mengandalkan dan memanfaatkan teknologi yg ada tpi kita gk boleh trus-trusan mengandalkan apalagi menggantungkan sepenuhnya ke teknologi karena teknologi hanyalah sebuah teknologi apalagi teknologi tersebut di buat dan di kembangkan oleh kita manusia yg mana pasti mempunyai keterbatasan dan kesalahan tentunya, lagipula kita telah di anugerahkan oleh sesuatu yg sangat penting yg mana sesuatu itu sangatlah manjur dan gk repot2 amat yaitu mulut dan otak kita utk slalu dipakai dalam kondisi seperti itu dan mulut serta otak kita sangat berguna dalam keadaan tersebut seperti sebuah pribahasa yg sangat sederhana dan fenomenal itu yaitu “malu bertanya tersesat dijalan” pribahasa ini bukanlah suatu kebetulan semata yg mana pribahasa tersebut tak perlu di tanya lagi soal eksistensinya loh guys bukankah klian juga setuju dengan hal ini kan.

Gw waktu itu berangkat dari kosan tmn gw sekitar jam 5 an pagi, karena gw blum ada sama skali sarapan jdi gw mikirnya nnti beli gorengan aja di jalan dan simpan beberapa gorengan tersebut utk bekal di atas gunung nnti. Bagi gw gorengan udahlah lebih dari cukup utk menemani perjalanan pendakian gw nnti dan itu juga sangat penting bagi gw karena bisa meminimalkan pengeluaranku jadi finansial gw bisa bertahan dalam waktu yg gw prediksi guys hehehe, ya emang sih utk mau melakukan pendakian haruslah diutamakan makan makanan yg seharusnya tanpa harus memikirkan keadaan finansial krn nnti bisa merugikan keadaan dan kesehatan tubuh seseorang tpi bagi gw itu masih tergantung dari setiap orang lgi krn selama orang tersebut paham dan tau betul soal kondisi perut dan kesehatannya dan baginya jika gk ada masalah dengan hal seperti itu jdi gk perlu ada yg di khawatirkan guys selama itu membuat klian nyaman.

Gunung batur berada di daerah bangli kota bali yg mana posisi gunung tersebut jauh dari pusat keramaian dan berada di pertengahan perkampungan dan pedesaan guys, karena gw jalannya pagi2 skali jadi kondisi jalanan pada saat itu sangatlah sepi menyepi dan matahari nongolnya masih malu2 juga seperti seorang perempuan yg mau di ajak kenalan malunya sangat malu malah malu-maluin deh hehehehe,,,,kerana mataharinya nongol seperti itu otomatis atmosfir sekitar masih dingin bahkan dingin banget pada saat itu dan kabut emang ada walaupun gk tebal2 amat tpi setidaknya dari kabut tersebut udah bikin seluruh badan gw gemetaran kedinginan bukan gemetaran karena takut loh guys dan dari kabut tersebut gw juga merasa bahwa sang kabut tersebut sedang menyapa gw seraya ingin berkata “selamat datang” ke gw guys.

Untuk lama perjalanan ke bangli gunung batur memakan waktu kurang lebih 1 jam lewat 30 menit an, setelah duduk di mtr dengan waktu yg lumayan gw akhirnya sampai di bawah kaki gunung batur. Kemudian gw langsung makirin mtr trus ke pos perizinannya namun karena pos perizinan tersebut msih kosong dan gk ada org gw los-los aja dan langsung jalan. Di bawah kaki gunung batur terdapat sebuah pura yg bru sedang di bangun dan cukup besar pura, mungkin klo utk sekarang pura itu udah jadi kayanya karena gw ke gunung batur 2019 yg lalu. Ini adalah kedua kalinya gw melihat pura yg berada di bawah kaki gunung dan yg pertama adalah gw melihat pura yg berada di kaki gunung bromo malang dan tentu aja yg kedua adalah gunung batur ini, sekilas dari pandangan gw pura tersebut mirip2 sih dengan pura yg berada di gunung bromo dengan corak yg menurut gw agak mirip juga. Pura yg berada di gunung bromo tersebut sebagai upacara keagamaan umat hindu khususnya suku tengger dan suku tengger yg berada di kawasan gunung bromo tersebut adalah imigran dari orang2 suku tengger dari bali jdi gw gk kaget kenapa pura yg berada di kawasan gunung bromo dan gunung batur bali mirip.

Waktu yg di butuhkan utk mendaki gunung batur ini memakan waktu yg gk lama dan 1 jam itu waktu yg paling maksimal utk mendaki gunung batur ini, karena kita ketahui bahwa emang utk melakukan pendakian ke sebuah gunung itu adalah relatif dan tergantung kondisi fisik masing2 dari tiap orang yg mendaki. Berat bawaan dan badan kita berbanding lurus dengan lama pendakian semakin berat kita atapun barang bawaan maka semakin lama waktu yg dibutuhkan, lagian mendaki adalah bukan menjadi sebuah ajang cepat2 karena nnti bisa menjadi sebuah masalah yg besar dan  resiko yg besar juga tentunya. Selama mendaki kita hendaklah bersabar dengan sebuah proses yg ada agar pada saat kita berada di posisi puncak nnti kita bisa merasakan kenikmatan dan perasaan itu ya itu adalah sebuah perasaan yg sangat menghargai sebuah proses dan kenikmatan yg hanya kita bisa rasakan saat itu juga.

Kita mendaki gunung bukan menjadi sebuah keterpaksaan keadaan yg mana kita mendaki gunung adalah sebuah kebutuhan kita sebagai makhluk yg sadar akan kekurangan kita dalam melihat dan belajar dari berbagai macam hal, alam slalu menyediakan kebutuhan yg kita perlukan tanpa kita ketahui dan tanpa kita sadari, alam slalu menjadi tempat sandaran utk menaruh lelah dan pilu kita dalam menyikapi keadaan kita sehari-hari, alam slalu menjadi tempat pembelajaran kita guna lebih memahami dan mengetahui apa yg perlu seharusnya kita ketahui dan pahami, alam slalu menjadi faktor utama dalam berbagai kebutuhan dan di luar kebutuhan sehari-hari kita dan udah sepatutnya kita menaruh rasa kebutuhan kita terhadap alam yg telah berjasa secara nyata entah itu sadar atau gk kita sadari maka dari itu kita harus lebih menghormati dan menghargai alam dengan cara menjaga sikap dan etika kita terhadap alam.

Sewaktu gw mendaki gunung batur hanya gw lah yg mendaki naik pada saat itu dan hampir semua para pendaki lainnya udah turun atau sedang mau turun juga, nah selama gw berpapasan dengan para pendaki lainnya itu hampir rata-ratanya adalah pengunjung asing yaitu selain orang indo guys orang indo emang ada tpi hanya beberapa doang itupun mereka sebagai guide dari para pengunjung asing tersebut, ya emang sih utk seukuran bali jdi gk perlu di kagetkan lagi karena ini bali loh bukan di tempat atau kota lain. dari pengunjung asing tersebut yg gw perhatikan itu lebih banyak dari orang2 dri negeri timur tengah utk yg eropa waktu itu hanya dari negeri kanguru aja yaitu australia gw tau dari australia karena waktu itu gw berpapasan langsung dan mengobrol kilat aja jadi sekalian gw nanyain asal mereka jadi gw tau deh klo mereka dari negeri kanguru guys utk yg pengunjung dari negeri timur tengah emang gw gk ngobrol tpi gw taunya sekilas dari warna kulit dan raut muka yg ikonik skali khas negeri timur tengah guys gw bukannya mau sok tau tpi emang orang2 dari negeri timur tengah memiliki mimik wajah yg khas akan negeri ketimurannya guys klian paham kan maksud gw guys hehehe,,,

Nah selama gw mendaki ada kejadian gk terduga guys dan kejadian gk terduga tersebut adalah gw nemuin hp merek ipon, gw pikir ini pasti milik dari para pengunjung yg udah pada turun tadi karena sekilas gw ngelihat walpapernya dan walpapernya ada foto orang asing, pikiran utk mengambil hp tersebut jadi milik gw jujur emang gk ada sama skali di kepala gw dan benak gw yg ada gw pikirnya pokoknya ini hp gw harus titip ke orang yg mau turun nnti utk segera menginformasikan ada kejatuhan hp di medan gunung ini daripada gw cape2 turun ke bawah lgi yg mana itu juga membutuhkan tenaga lgi utk turun jdi ya gw titipin aja jika ada yg mau turun nnti dan alhamdulillah ada pengunjung yg mau jalan turun saat itu jdi gw titip aja itu hp ke orang yg mau tururn itu. Utk jujur atau gk orang yg bawah turun itu hp gw gk terlalu memikirkannya yg penting gw pribadi udah jujur selebihnya itu bukan urusan gw jika orang tersebut mau jujur ya gw alhamdulillah karena udah ngelakuin tindakan dan sikap yg seharusnya yg dilakukan sebagai manusia tpi klo orang tersebut gk jujur ya apa boleh buat toh jika ada balasan atau ganjaran yg diterima itu juga bukan gw karena gw udah melakukan hal yg seharusnya gw lakuin tpi ke orang yg gk jujur tersebut yg telah menyalah gunakan sesuatu yg harus di haruskan olehnya.

Sebenarnya menurut gw pribadi alam sedang menguji kejujuran gw dan sikap gw sebagai manusia entah itu gw sadar atau gk itulah yg gw rasakan pada saat itu juga guys karena gw pikir dari sekian banyak orang yg turun tdi kenapa harus gw yg nemuin dan bukan mereka para pengunjung tersebut padahal itu hp posisinya sangat jelas utk bisa dilihat dari posisi orang yg mau turun, menurut gw pribadi gw harus lebih berhati-hati lgi dengan segala yg terjadi selama gw berada di posisi tersebut karena kejadian ini bisa aja menjadi celaka bagi gw jika gw gk jujur dengan sikap yg seharusnya dan bisa menjadi sebuah resiko yg sangat besar nntinya ke gw karena gw pikir apapun yg telah kita lakukan baik itu sengaja atau gk sengaja, baik itu gw sadar atau gk sadar pasti akan kena dampaknya baik itu lambat maupun cepat apalagi kejadian ini bagi gw sangat lah jelas jdi gw gk mau nyari2 masalah dengan kebodohan dan kecerobohan yg gw lakukan sendiri.

Guys selama klian berada di alam bebas klian harus berhati-hati dan klian harus menjaga mulai dari kelakuan, tindakan, sikap dan cara klian memperlakukan alam ini karena ini adalah alam yg mana apa yg kita lakukan, apa yg kita kerjakan dan apa yg kita perbuat akan slalu berdampak ke kita dan segala sesuatu slalu memiliki konsekuensi yg nyata karena kita hidup dimana segala sesuatu itu udah di dalam perencanaan yg besar dan keberlakuan hukum alam atau hukum rimba itu nyata adanya dan gw berharap klian gk meremehkan hukum alam ini apalagi mencederai logikanya karena hal yg setimpal akan klian dapatkan dalam waktu dekat atau lambat, dan itu semua udah di atur dan di rancang oleh sang realitas tertinggi dan kita semua selaku manusia yg diciptakannya tak bisa lari dari hal itu yaitu lari dari hasil perbuatan kita sendiri itu benar2 gk mungkin guys.

Setelah dengan asyik mengutarakan opini gw tentang sesuatu hal gw akhirnya sampai di atas puncak gunung batur dan di atas puncak ini hanya ada sekitar 5 orang aja termasuk gw, utk tulisan puncaknya terdapat di sebuah monumen batu atau tembok yg berdiri mengarah ke danau batur. Karena gw udah berada di atas puncak otomatos gw melakukan kebiasaan gw mulai dari ngerumpi, berimajinasi, halusinasi, berhayal, bersantai-santai gk jelas, berdebat dengan diri sendiri, melakukan hal2 konyol lainnya, dan tentunya kilat2 juga agar gw bisa menyimpan momen tersebut. Pemandangan danau batur dari atas puncak gunung sangatlah bagus dan indah utk dinikmati dan tentu aja sangat memanjakan mata kita, gw yg rabun aja masih bisa melihat dan menikmati serta merasa terindahkan dengan pemandang danau batur tersebut apalagi mereka yg matanya normal pasti bakalan wow banget deh. Karena puncak di barengi pemandangan danau sangatlah sedikit bahkan langkah kali menurut gw apalagi danaunya pas berada dekat di bawah kaki gunung tersebut jdi benar2 nikmat dah perasaannya seraya mata kita sedang melihat sesuatu yg gk akan atau mungkin nnti kita lihat lgi di tempat lain. Bali emang favorit banget jadi tempat destinasi atau kunjungan bagi  mereka yg mau menikmati keindahan alam tentunya, panorama dan keindahan sekitar menjadi daya tarik tersendiri utk pulau dewata ini dan mungkin mereka yg telah datang dan berkunjung di bali emang gk ada bosen2nya utk trus datang begitupun dengan gw apalagi gw yg hanya beberapa hari aja di bali. Pemandangan gunung agung dari posisi gunung batur terlihat dengan jelas, gunung agung berdiri dengan begitu gagah dan sombongnya seraya ingin berkata “gw lah sang atap pulau dewata ini” . gw emang ada punya harapan utk nnti bisa menapakan jejak gw di gunung agung sang atap pulau dewata tersebut tpi klo utk sekarang atau beberapa bulan ke depan itu blum bisa terwujud karena gw ntar lagi masuk ke kegiatan yg sibuk2nya yg saking sibuknya mungkin gw bisa lupa jam makan gw yaitu kegiatan yg terkadang bisa membuat mahasiswa tersebut bisa dalam kondisi yg gk stabil2nya, yg kacau, depresi, dan bisa menghabiskan waktunya yg penuh dengan pikiran gk beraturan apalagi klo bukan “skripsian”.

Mungkin nnti gw ingin mengutarakan opini gw tentang skripsi di blog gw nnti karena menurut gw kegiatan mahasiswa tingkat akhir ini cukup bagus juga utk gw jadiin ulasan blog gw nntinya, karena kegiatan mahasiswa tingkat akhir ini memakan waktu yg terbilang lama jdi gw pikir kenapa gk gw angkat aja jadi ulasan blog gw dan sekalian nambah2 koleksi blog gw di website gw.

Setelah gw merasa udah cukup lama di atas puncak gw akhirnya milih turun dan balik ke kosan tmn aku lagian tmn gw udah bilangin gw utk gk berlama-lama kluar nnti ada apa2 lgi katanya, jdi gw harus ikuti dan hormati apa yg tmn gw sampaikan ke gw krn gw adalah tamunya otomatis gw gk mau ngerepotin tmn gw secara berlebihan tentunya. Gw pun turun ke bawah dengan keadaan yg seadanya, selepas turun gw langsung ke parkiran utk mengambil mtr dan langsung gas pulang no rem rem hehehe,,,,,,,

Ok guys gw rasa cerita gw tentang pendakian gunung batur ini udah cukup sampai sini aja jdi gw ngucapin trima kasih krn udah mau ikutin kisah dan crita gw guys. Pokoknya klian harus ikuti trus crita gw ya guys ya hitung2 utk menghilangkan kegabutan klian guys dan jangan bosan2 ya hehehehe,,,,,,,,,,

wassalam,,,,,,,,,,,,,,,

salam penikmat ketinggian,,,

salam pejalan sante,,,

salam lestari,,,

 

 

sebuah perjalanan rindu (antara kampung halaman dan alam bebas)

        Assalammualaikum dan salam sodara,,,lgi dan lagi aku ingin mengucapkan selamat datang di blog sih awam ini guys. Kali ini aku ingin membagiin cerita aku ke klian tentang sebuah puncak yg berada di kota kendari sulawesi tenggara dan aku juga ingin menceritakan tentang hal yg lainnya guys, jadi selamat mengikuti ya,,,,,,,, 

        Amarilis!!! ya itulah nama puncaknya dimana puncak tersebut berada di dekat dengan sebuah teluk kota kendari dan para netijen kendari sering menyebut teluk tersebut dengan nama kebi atau kendari beach, dan tentu aja teluk kebi ini adalah menjadi pemandangan atau view tambahan ketika kita berada di posisi puncak amarilis tersebut. 

        Puncak amarilis menjadi puncak favorit di kalangan para penikmat alam dan pecinta alam kota kendari khususnya para anak muda mulai dari, anak sekolahan, mahasiswa, para penggila rupiah dan pecinta alam lainnya, walaupun puncak amarilis ini gk mencapai ketinggian 1000 mdpl tpi setidaknya puncak amarilis cukup lumayan memberikan lutut deg degan guys dan utk pemandangannya sendiri ini gk kalah loh guys dengan puncak2 yg memiliki ketinggian 1000-2000 mdpl guys karena ketika kita berada di atas puncak amarilis kita akan disuguhkan dan di manjakan oleh teluk kendari dan klian akan melihat kota kendari dengan jelas jika klian gk rabun kaya aku ini. 

        Bagi anak2 muda penikmat dan pecinta alam yg ada di kota kendari ini puncak amarilis adalah salah satu destinasi favorit utk menikmati alam bebas karena puncak amarilis tersebut wilayahnya sangatlah strategis sekali yaitu puncak amarilis ini sangat dekat dengan kota dan gk perlu jauh2 lagi atau gk perlu berkendara berjam-jam lgi utk ke puncak amarilis ini klian hanya perlu beberapa menit doang utk sampai ke pos perizinan puncak amarilis tersebut. Maka dari itu puncak amarilis ini sangat di favoritkan selain karena pemandangannya dan juga wilayahnya terbilang dekat dengan kota kendari eitss tnggu dekat kota sih kayanya bukan tpi emang dia berada di kota hanya harus mendaki beberapa meter lgi utk bisa sampai ke pos perizinan puncak amarilis tersebut. 

        Biasanya puncak amarilis ini bakalan ramai dan penuh di hari2 weekend guys karena emang para pengunjung dan penikmat puncak amarilis ini didominasi oleh dari kalangan para pelajar kota kendari jdi hari weekend lah yg menjadi puncaknya keramaian di puncak amarilis ini guys utk hari aktif lainnya katanya jarang sekali ya namanya juga pelajar. utk para pelajar yg merasa bosan dan jenuh karena keseharian mereka dan di terpa oleh siklus yg sangat membosankan maka dari itu puncak amarilis menjadi tempat utk menopang kegelisahan dan kebosanan mereka. 

         Nah yg tdi itu adalah pengenalan puncak amarilis dan sekarang aku akan masuk ke proses perjalanan aku ya guys hehehe,, tpi sebenarnya bukan puncak amarilis aja yg ingin aku ceritakan tpi tentang perjalanan aku yg lainnya juga guys jdi nnti tmn2 ikuti dan menyesuaikan aja ya maksud aku apa bilang seperti ini. Sebenarnya perjalanan aku ke puncak amarilis ini adalah sebuah perjalanan rindu guys, ya sebuah perjalanan rindu yg rindu akan kenikmatan, keindahan, kesepian, kesunyian, keheningan, kehampaan dan kesendirian sebuah alam bebas guys klian pikir hanya sesama manusia aja yg pantas utk di rindukan aja tentu gk kan guys. Bagi aku alam bebas emang pantas dan layak utk slalu dapat dirindukan oleh kita manusia yg menikmati segala kenikmatan yg di berikan oleh alam kepada kita dan kita harus slalu memberikan rasa butuh kita terhadap alam bebas agar kita slalu dapat belajar dan terus memaknai proses kehidupan yg kita jalani dan alam bebas ada utk hal semacam itu bila kita menaruh rasa kebutuhan yg lebih terhadap alam bebas guys. 

        Aku mengatakan ini adalah perjalanan rindu karena aku gk pergi di alam bebas utk melakukan pendakian udah beberapa bulan lamanya guys, aku setelah melalui beberapa proses skripsi aku itu udah lama gk menapakan jejak di alam bebas. Karena klian tau sendiri kan bagaimana lumayan sibuknya utk melalui proses skripsi mulai dari, pembuatan proposal, judul skripsi, nyusun per babnya, belum lgi utk penelitiannya wah wah wah repot banget dah pokoknya yg namanya proses skripsi ini. Dan selama aku di masa itu aku gk pernah menapakan jejak aku di alam bebas karena waktu telah aku habiskan utk proses itu, dan setelah aku melewati masa itu aku gk punya cukup waktu lgi utk pergi ke alam bebas karena aku harus menyelesaikan dan mengikuti beberapa kegiatan lainnya di kampus aku dan aku harus mempersiapkan segala hal utk persiapan wisuda aku guys jdi waktu itu kegiatan kampus benar2 membabi butahkan waktuku dan gk meluangkan waktu aku walau itu hanya beberapa hari aja guys wah wah benar2 sibuk deh pokoknya guys huhhh,,, 

            Dan setelah melewati waktu beberapa bulan akhirnya aku telah berhasil melewati kesibukan yg lumayan parah itu yg mana telah membuat waktu aku terkuras habis utk di masa itu aja, wisuda emang udah aku lalui tpi lgi dan lgi aku tak memiliki cukup waktu utk ber istirahat dan menikmati alam bebas ketika itu. Setelah wisuda dan melalui beberapa proses yg lainnya sesudah itu aku langsung balik ke papua dimana semua keluarga aku ada disana yg telah menunggu aku. Aku berpikir jika aku balik ke papua aku mungkin aja bisa menikmati alam bebas lgi dalam waktu cukup lama guys dan itu tentu aja bisa membuat aku lumayan menahan rasa kerinduanku terhadap alam bebas, ya emang sih di papua khususnya di daerah timika dimana itu kota tempat tinggal aku memiliki beberapa gunung juga tpi guys di timika itu hanya terdapat 1 gunung aja yg bisa utk di daki oleh para pendaki dan utk mendaki ke sana dibutuhkan budget yg gk main2 loh guys yg mana utk sekali mendaki itu bisa membutuhkan puluhan juta guys wah wah gimana murah kan guys hehehe,,,dan utk gunung2 lainnya emang ada tpi gk ramah oleh para pendaki lainnya maksud aku gk ramah itu karena jarang skali atau bahkan gk pernah aku dengar orang selain orang papua mau pergi mendaki ke sana sebelumnya maaf ya guys aku gk menceritakan kenapa demikian pokoknya aku hanya bisa bercerita mengenai gunung di papua cukup sampai sini aja khususnya gunung di kota timika. 

         Tpi waktu itu aku berada di papua hanya 2 minggu aja lamanya karena nenek di kampung suruh aku balik ke kampung dlu karena aku hampir udah 11 tahun lamanya gk nginjak kampung halaman guys, dan akhirnya aku memutuskan utk ke kampung halaman dulu mengingat juga aku emang rindu banget dengan nenek dan kakek aku yg udah lama gk aku temui dan kunjungi. Aku pun pergi ke kendari dimana kampung halaman nenek dan kakek aku disana, sekalian melepas segala kerinduan aku dengan berbagai macam hal yg akan aku temui nnti selama aku di kampung halaman. 

        Singkat cerita alhamdulillah aku pun tiba di kampung halaman aku ya sebuah kampung halaman yg telah lama aku gk temui, datangi dan kunjungi. Segala hal momen indah dan pilu pernah aku lalui disini di kampung halaman, kampung halaman adalah sebuah tempat yg tak ter gantikan dan tak tertandingi akan segala semua cerita, kisah, momen atas semua yg telah pernah kita lalui dan lakukan. Hanya di kampung halaman lah kita memulai sebuah kisah dan cerita kita dimana sebuah awal mula kita terbentuk mulai dari sikap, prilaku, etika, karakter kita dan cara kita ber sosialisasi dengan lingkungan sekitar kita. Kampung halaman adalah sesuatu hal yg sangat berharga dalam kehidupan setiap orang karena kampung halamanlah orang bisa merasakan hidup lebih berarti dan hidup lebih bermakna. Kampung halaman emang tak pernah menyuruh dan memanggil kita utk pulang mengunjunginya secara paksa tpi kepekaan dan kerinduan kita terhadap sebuah kisah dan cerita kita selama di kampung halaman yg membuat kita begitu merasa terpanggil dan merasa utk harus mengunjunginya dan juga karena rindu emang tak bisa kita lawan, tak bisa kita bantah, tak bisa kita bodohi, dan tak bisa kita tahan apalagi kita berpura-pura utk tak rindu yg mana akan bisa membodohi dan membuat seseorang menjadi lupa akan sesuatu hal. Rindu akan sesuatu hal bisa membuat seseorang lupa akan segala hal yg dilakukan, rindu bisa membuat seseorang menjadi bodoh, rindu bisa membuat seseorang slalu dalam tekanan, dan rindu akan slalu menghantui seseorang bila udah emang waktunya utk dirindukan. Bila rasa rindu telah tiba waktunya kita hanya bisa pasrah dan ikuti kemauan dari rasa kerinduan itu daripada menipu dan membodohi diri sendiri yg ada nnti akan terganggu ketenangan jiwa dan kesehatan psikis seseorang itu. 

        Kampung halaman emang menjadi sebuah awal mula kita bisa merasakan sebuah kerinduan yg sejati dan kerinduan yg penuh arti, kampung halaman slalu menjadi tempat tersendiri di hati seseorang agar dia slalu merasa menjalani kehidupannya yg begitu berarti. Terkadang seseorang menjalani proses kehidupannya di tempat lain dengan penuh rasa semangat dan begitu menggebu-gebu demi sebuah kampung halaman nnti yg dia jadikan tempat sandaran utk pulang ber istirahat sesekali waktu atau sepenuh waktunya nnti. Aku ketika berada di kampung halaman jujur aku mengeluarkan beberapa cairan yg ada di mataku karena saking gk tahannya kerinduanku atas segala hal yg pernah aku lakukan dan lalui di kampung halaman, karena 11 tahun lamanya aku gk ke kampung halaman otomatis perubahan begitu signifikan mulai dari pembangunannya, suasana sekitar, dan tentunya orang2nya juga, aku emang mengingat sedikit tentang tmn2 masa kecil aku di kampung halaman paling gk hanya beberapa orang aja yg aku paling ingat dan selebihnya aku gk ingat sama skali tpi aku sangat senang ada beberapa tmn aku yg masih ingat aku yg walaupun itu aku emang agak lupa namun mau bagaimana lagi karena emang 11 tahun itu waktu yg lama utk bisa membuat aku lupa tentang beberapa tmn aku guys namun mereka mengingatkan aku dengan beberapa permainan yg pernah kita bermain bersama jdi aku lumayan ingat lgi sekaligus bernostalgia dengan masa lalu ya itu adalah masa kecil dimana sebuah masa yg tentunya semua orang pernah rasakan dan lalui di waktu itu yaitu waktu yg gk bisa kita ulangi dan gk bisa kita putar balik lgi yg ada hanya bisa kita ingat kenangan dan momen itu demi merasakan hidup yg lebih berarti. 

         Bagi aku terkadang alam emang tak begitu adil karena slalu berusaha dan membuat kita ingin mengingat hal2 yg telah terjadi entah itu pahit atau manis, alam slalu mengingatkan kan kita tentang segala sesuatu yg ingin kita lupakan karena momen dan kejadian tersebut begitu melekat pada kita. Dan alam slalu terasa seperti ingin membawa kita dan slalu membuat bernostalgia dengan keadaan yg lalu yg mana itu juga membuat kita terkadang sangat sulit utk bisa melupakan segala kejadian yg telah terjadi. Namun dalam satu sisi alam ingin membuat kita mengingat hal itu agar slalu utk dipelajari dan di maknai tentunya karena menurut aku kita punya cerita dan memiliki kisah karena kejadian yg telah kita lalui dan jumpai, kita bisa bercerita utk saat ini itu semua adalah berkat dari sebuah masa lalu dan berkat kejadian yg telah kita lalui dan jumpai tentunya. Dalam hal ini alam mempunyai dualitas yg berbeda dan berlawanan agar kita bisa belajar dari segala dualitas itu. Menurut aku dualitas muncul karena perbedaan sebuah sudut pandang dan sebuah cara pikir yg mana kita harus mampu melihat dan menyikapi perbedaan dualitas tersebut guna sebagai media pembelajaran dan pengamatan kita agar kita bisa merasakan sesuatu yg indah dan nikmat dari perbedaan dualitas yg diam2 sedang sembunyi ini. Alam emang penuh misteri dan emang tempat dari segala misteri yg ada bukan alam namanya jika ia tak meninggalkan kita sebuah misteri di tempat kita tinggali ini, perspektif kita akan trus diuji dan dicoba oleh alam agar bisa menajamkan perspektif kita guna utk sebagai menambah sesuatu yg kita sebut pengetahuan dan pengalaman kita sebagai manusia yg berpikir. 

        Setelah sampai di kampung halaman rasa kerinduan aku yg selama 11 tahun ini aku tahan telah terbayarkan dengan semua yg aku jumpai dan temui ketika aku di kampung halaman tersebut, walaupun suasana dan sensasi yg aku rasakan dulu berbeda dengan yg sekarang ini aku bodoh amat dan gk peduli dengan segala hal yg telah terjadi karena menurut aku memikirkan sesuatu yg telah terjadi apalagi ada perasaan yg campur aduk dengan sesuatu yg berbau penyesalan itu benar2 buang2 waktu. Emang ada beberapa tmn kecil yg aku masih ingat ketika kecil lgi gk ada di kampung saat itu aku pikir mungkin aja mereka lgi di tempat perantauan sedang melakukan hal yg harus mereka lakukan tentunya di tempat rantau tersebut, ya seseorang harus melakukan perantauan agar dia bisa lebih merasakan dan lebih menikmati arti dari sebuah kerinduan yg sejati itu seperti apa agar seseorang yg merantau tersebut bisa merasakan sebuah perasaan yg jarang di ketahui oleh orang banyak. 

        Berada di sebuah kampung halaman emang sangat di idam-idamkan dan impikan dari setiap orang yg pergi kluar utk merantau, bagi orang perantau mereka menikmati kota perantaun dengan perasaan yg seharusnya agar saat balik nnti ke sebuah kampung halaman itu memiliki arti tersendiri. Aku pribadi ketika berada di sebuah kampung halaman paham dan betul2 mengerti perasaan yg muncul di permukaan itu. Haru, senang, gembira, frustasi dan segala macam perasaan yg ada membludak di kepala seakan-akan udah tak mampu utk mengeluarkan sepata kata lgi, hanya tangisan yg bisa menggambarkan segala macam perasaan yg pada saat itu ya sebuah tangisan yg bisa memperlihatkan dan menunjukan segala sesuatunya yg tak bisa dia ucapkan lewat mulutnya lgi dan hanya tangisan itulah adalah semua jenis gambaran yg telah ia rasakan saat itu dan melalui tangisan itu juga seseorang bisa menunjukan semua jenis ekspresi yg ada. Sebuah tangisan yg tak bisa tertebak oleh suasana dan tangisan itu seakan misterius karena tangisan yg muncul pada saat itu adalah sebuah tangisan yg langka dan jarang utk dilakukan hanya setelah melewati sebuah dan beberapa proses tertentu yg bisa membuat tangisan itu muncul di wajah seseorang dan tangisan itu tentu aja terjadi bukan tanpa sebab dan tanpa alasan namun hanya makna dan sebuah arti yg bisa di dapatkan dari tangisan tersebut. 

         Berbicara soal rindu aku juga rindu nih utk menapakan jejak kaki aku lagi di alam bebas namun karena aku minim soal informasi aku pun bertanya-tanya ke tmn aku dimana aku bisa merasakan sebuah pendakian di alam bebas di daerah ini. Amarilis lah kata mereka dan ada nama puncak lainnya juga di daerah ini seperti ahuawali dan mekonga, namun karena puncak ahuawali dan mekonga cukup jauh dan aku juga blum punya sebuah kendaraan pribadi jadi dan tanpa basa basi aku langsung membuat rencana utk ke puncak amarilis dulu. Aku memutuskan utk pergi ke amarilis aja dlu utk ahuawali dan mekonga aku rasa nnti lain kali aja, amarilis bagi aku itu udah lebih dari cukup utk melepas rindu aku dengan alam bebas dan setidaknya aku bisa menikmati alam bebas dengan kondisi aku yg sekarang ini. Tpi emang kita sebagai manusia yg keponya minta ampun sejak lahir pasti merasa haus dan penasaran dan juga sangat begitu antusias dengan sebuah suasana dan apapun yg kita ingin ketahui dan lakukan, kita sebagai makhluk yg berpikir akan slalu memiliki rasa penasaran yg begitu mendalam walaupun terkadang rasa penasaran tersebut bisa membuat dan membawa kita kedalam kondisi yg gk menguntungkan bagi kita dan cukup berbahaya namun karena rasa penasaran itu semakin kuat dan semakin memancing jiwa kita maka kita sering dan lebih mengikuti kemauan dari rasa penasaran tersebut, menurut aku itu gk salah yg salah adalah mendiamkan rasa penasaran kita dengan bediam diri dan mengunci atau menidurkan kemauan dari rasa penasaran tersebut dengan membiarkan rasa penasaran itu trus melayang-layang dan terbang gk beraturan di pikiran kita dan itu bisa menjadi pemicu orang bisa stress dan depresi dan menurut aku itu benar2 gk adil bagi kita dan kesehatan mental kita, jdi maksud aku adalah biarkan rasa penasaran itu membawa kita dan menuntun kita ke tujuan dari rasa penasaran tersebut dan rasa penasaran itulah yg akan membuat hidup kita lebih berarti dalam menjalani sisa kehidupan yg kita jalani krn hidup yg kita jalani hanya sekali dan tak akan terjadi utk beberapa kalinya walaupun reinkarnasi mungkin ada atau tdk tpi maksud aku adalah lakukanlah apa yg ingin kita lakukanlah dan tuntaskanlah apa yg ingin kita tuntaskan tanpa harus mengacuhkan apalagi membunuh perasaan kita krn itu gk baik utk mental kita dan akan membuat kita terjerumus ke hal2 yg gk kita inginkan nantinya. 

        Aku berencana ke puncak amarilis tektok an aja dulu sekalian utk melihat dan mengetahui kondisi dan keadaan puncak amarilis tersebut karena juga ada beberapa alasan lain yg gk mengharuskan aku utk nginep di puncak tersebut jdi paling gk aku ingin menyapa atap kota kendari ini guys. 

        Oke,,, kali ini aku melakukan pendakian ke puncak gk sendirian dan ditemani partner baru aku dia adalah sepupu dari istri paman aku namanya adalah aditian nama panggilannya adit, sih adit ini adalah seorang mahasiswa fakultas pertanian jurusan proteksi tahun ke 2 dari universitas haluoleo kota kendari. Bagi sih adit ini adalah kali pertamanya dia melakukan sebuah perjalanan pendakian dan baginya ini adalah sebuah perjalanan yg bisa membuat pengalamannya bertambah karena dia berpikir melakukan perjalanan di sebuah alam bebas mungkin bisa membuat pandangan dan cara pikir dia bisa lebih terbuka akan sesuatu hal yg ingin dia ketahui tentang dari sebuah perjalanan ini, adit bagi aku dia adalah orang yg cukup atau lebih antusias mungkin tentang sebuah perjalanan karena pada saat aku mengajak dia utk melakukan perjalanan ke puncak dia sangat senang, dia berpikir selama perjalanan tersebut bisa menghasilkan manfaat dan memiliki sisi positif utk dilakukan itu udah lebih dari cukup utk membuat alasan dia ikut melakukan perjalanan tersebut. Kami ke puncak amarilis pada hari minggu dan kami jalannya setelah sholat subuh, aku berpikir jarak ke pos perizinan dari tempat tinggal kami lumayan dekat yg jaraknya hanya 1 jam berjalan kaki maka kami memutuskan utk berjalan kaki aja dari tempat tinggal kami hitung2 olahraga dan pemanasan sebelum kami melakukan sebuah pendakian puncak amarilis dan sih adit ini okok aja katanya dan gk masalah jdi karena dia gk masalah maka masalah selesai apalagi aku emang senang berjalan kaki klo datang mood baiknya sih hehehe,,, 

        Bagi aku sendiri ini kalinya pertamanya juga aku melakukan perjalanan pendakian ke sebuah puncak dengan start nol berjalan kaki dari tempat tinggal wah ini tentunya menambah pengalaman aku tentunya walaupun jarak 1 jam berjalan kaki itu juga harus di hitung sebuah pengalaman karena itu adalah sebuah perjalanan yg dilakukan pertama kali dan tentunya akan memiliki cerita dan kisah tersendiri nantinya. Pengalaman menurut aku adalah sebuah kejadian dan peristiwa yg pernah kita lakukan atau pernah kita lalui entah itu adalah pertama kalinya atau beberapa kali dan bagi aku pengalaman ada 2 versi yaitu sebuah pengalaman langka dan pengalaman normal, pengalaman langka adalah sebuah pengalaman yg sifat kejadiannya gk kita duga, gk kita prediksi, dan sebuah kejadian yg jarang kita lakukan dan kerjakan serta kejadian yg jarang atau gk pernah kita temui dan lalui dan utk pengalaman normal menurut versi aku gk beda jauh dengan versi pengalaman normal yg lain pada umumnya dan pengalaman normal versi aku adalah sebuah pengalaman yg terbalik dan berlawanan dari pengalaman langka yg versi aku pribadi. Semua dan setiap orang boleh aja mengutarakan dan menceritakan pendapat pribadi mereka masing2 guys tanpa harus mencederai dan menyepelekan pendapat tersebut karena itu adalah hak masing2 dari tiap orang tanpa harus menimbulkan diskriminasi yg berlebihan apalagi perbedaan pendapat tersebut menimbulkan konflik dan perpecahan yg gk masuk akal menurut aku itu benar2 konyol dan super aneh bahkan aku menilai inilah yg aku sebut sebagai sebuah pengalaman yg langka tapi utk dizaman ini itu bukan menjadi sebuah pengalaman yg langka lagi yg mana dia telah bereaksi menjadi ke sebuah pengalaman yg normal miris ya guys huhh !!! 

        Setelah beropini singkat cerita aku dan di sih adit telah sampai ke star awal pendakian puncak amarilis, setelah di pos perizinan tersebut aku berpikir aku harus menaruh atau menitip surat data pribadi aku seperti di pos perizinan pendakian lainnya namun waktu itu gk sama skali kita lakukan dan kami hanya disuruh langsung los-los jalan aja trus yg penting kita gk melakukan hal aneh lainnya dan gk lupa harus turun bawah sampah itu adalah peraturan awal dan sakral dari setiap mau masuk ke puncak namun peraturan tersebut emang udah gk sakral lgi karena otaknya udah pada lepas entah kemana aku gk tau dan utk etika dan moral aku rasa masih separoh yg sadar utk alasannya tanpa aku tulis pun pasti klian paham krn klian adalah manusia yg budiman yg beretika mungkin!!! 

        Tanpa basa basi kami pun lanjut jalan lagi utk pemanasan kami rasa udah cukup dengan berjalan kaki tdi apalagi jalan kakinya 1 jam itu udahlah lebih dari cukup. Setelah kami berjalan beberapa meter kami sampai di pos puncak amarilis, utk pos di puncak amarilis hanya terdiri dari 1 pos aja berupa sebuah bangunan yg lengkap. Karena blum kelelahan kami lanjut2 aja dan Setelah masuk ke dalam hutannya aku sekilas mengingat hutan di gunung buthak di daerah malang kota batu yg begitu rapat dan lebat walaupun pepohonannya gk tinggi2 amat sih guys tpi setidaknya hutannya kelihatan sehat jasmani dan bugar2 aja dan itu bagus utk kita manusia yg bergantung secara penuh dari hutan tersebut karena jika hutan sehat maka otomatis kita sehat juga walaupun itu masih relatif lagi guys. Dan setelah trus berjalan menyusuri hutan dan medan kami berhenti sejenak bukan karena kelelahan dan kecapean tpi kami melihat sebuah pondok2 atau mungkin bisa dikatakan sebuah rumah walaupun hanya 1 dan itupun gk besar juga tpi setidaknya cukup nyaman utk ditempati dan di tinggali oleh beberapa orang, karena kami melihat ada asap yg kluar di sebuah cerobong asap kami pikir pasti ada orang lokal yg bermukim di pondok2 tersebut yg sedang melakukan kegiatan di dapur ya dapur setidaknya pondok2 tersebut memiliki sebuah dapur utk menopang kegiatan rumah yg pada umumnya dan kira2 begitulah mungkin. 

        Setelah asyik mengamati pondok2 tersebut aku gk menduga sepupu aku sih adit setelah mengamati pondok itu dia langsung mengeluarkan kata2 dan kalimat yg mungkin terbilang cukup filosofis entah apa yg dia bilang aku lupa yg jelasnya guys hehehe,,, wah ternyata sepupu aku sih adit ini terbilang cukup filosofis juga hehehe tpi menurut aku begitulah seharusnya karena setiap manusia harus punya kemampuan utk berpandangan dan cara berpikir yg filosofis entah itu pandangan filosofis dari tiap orang berbeda paling gk harus seperti itu bukan hanya di kalangan orang yg berpendidikan aja tpi pada dasarnya manusia harus seperti itu krn manusia dikaruniai otak utk berpikir tentunya, jika otak yg telah diberikan oleh sang pencipta utk berpikir tak kita manfaatkan secara yg seharusnya bukankah itu malah mem mubazirkan pemberian sang pencipta dan yg ada hanya kita telah mensia-siakan sebuah keberkahan dari sang pencipta. Entah itu dari kalangan orang yg berpendidikan atau bukan kita manusia udah sepatutnya utk memanfaatkan pemberian sang pencipta dengan cara yg udah sewajarnya dan yg seharusnya guys, dapat dan mampu berpikir itu tak pandang bulu dari mana dia berasal atau dari kalangan apa dia karena berpikir adalah sesuatu yg universal dan bebas utk siapa aja dan utk apa aja, dapat atau mampu berpikir secara penuh adalah suatu kebanggaan dari setiap manusia yg mana dia bisa menunjukan eksistensinya dengan cara berpikirnya. Dan kita selaku sesama manusia tak punya hak utk mencedarai cara pikir dan cara pandang setiap orang, berbeda itu perlu dan wajar karena hidup setiap orang itu gk slalu sama dan gk sejalan tpi karena perbedaan itulah hidup lebih indah dan bermakna dan lebih terasa memiliki arti guys, jdi maksud aku adalah berpikirlah tanpa harus meremehkan cara berpikir orang lain apalagi mencederai dan mendiskriminasi cara pikir orang tersebut karena hidup seperti itu jauh lebih baik dan slalu menerima dan belajar dari pikir orang terima gk terima itu urusan pribadi. 

        Selama perjalanan lanjut kami tiba2 diberhentikan secara paksa oleh kejadian dan sebuah pemandangan yg gk mengenakan bagi pecinta alam dan penikmat alam tentunya yaitu sebuah bekas kebakaran yg cukup luas wilayahnya guys. Marah, jengkel, geram, dan semua jenis kekesalan ada di kepalaku serasa aku ingin mengutuk kepada yg telah berbuat seperti ini namun aku gk memiliki hak utk itu karena aku blum tau dan paham secara pasti penyebab kejadian tak mengenakan ini, karena kebetulan ada 1 warga lokal di lokasi tersebut dan saking penasarannya akupun langsung menghampirinya dan memberikan beberapa pertanyaanku mengenai penyebab dari semua ini. Ternyata kekesalan aku yg tak berdasar tdi itu memiliki alasan utk aku cabut statusnya dan itu betul kekesalan tdi yg tiba2 ada di kepalaku padahal itu semua respon bukan tanpa sebab dan ternyata kebakaran ini adalah penyebab dari para monyet2 bengis dan bajingan yg tak berotak dan kebetulan memiliki fisik sejenis manusia modern. Yg buat kekesalan aku bertambah lagi adalah monyet2 modern tdi mereka lupa mematikan api mereka yg bekas urak-urakan pesta konyol dan menjijikan mereka secara pasti, dan yg lebih buat aku gk abis pikir mereka adalah monyet2 modern yg kebetulan berstatus sebagai mahasiswa. Aku mengatakan ke warga lokal tersebut apakah mereka gk ditandai oleh warga lokal sekitarnya agar bisa diadili kelakuan mereka tersebut, namun warga lokal bilang mereka gk menandai monyet2 modern tersebut dan hanya diketahui kalo mereka adalah mahasiswa dan menurut warga lokal kebakaran tersebut juga tiba2 dan ketika itu emang gk ada orang lgi di atas puncak dan kebakaran tersebut semakin besar pada waktu malam hari. warga lokal yg melihat kebakaran tersebut hanya pasrah dan berharap hanya alam yg bisa menghentikan kebakaran itu dengan menurunkan hujan besar dan alhamdulillah emang hujan terjadi tpi wilayah yg terbakar cukup luas guys. Dan katanya warga lokal kebakaran itu umurnya baru2 aja sekitar 1 bulan yg lalu dimana posisi aku pada saat itu lagi berada di kota malang guys. 

         Setelah mengamati dan memandangi pemandangan yg tak mengenakan itu tanpa bisa berucap kata lagi aku dan sepupuku memilih jalan dri pada trus berada di posisi itu yg bisa membuat kekesalan aku trus membludak, jangankan ingin berkata sepatah kata berpikir jernih aja aku saat itu udah gk bisa lgi karena ulah para monyet2 tak berotak itu, aku hanya berpikir tentang hal sederhana aja dimana klian pasti berpikir demikian juga yaitu setelah kejadian tersebut jika klian berada di posisi aku saat itu apakah klian bisa mengeluarkan atau pasti bisa mengeluarkan sebuah kalimat yg pantas utk menggambarkan kejadian itu yaitu sebuah kalimat utk menutupi kesalahan para monyet2 tdi. Utk mengingat aja aku udah kesel dan gk bisa berkata yg sok2 filosofis namun aku hanya mengingat kejadian itu dengan sebuah pelajaran sederhana yg betul2 penting utk dilakukan dan utk diingat jika kita berada di alam bebas klian paham kan maksud aku guys semoga aja klian paham maksud aku. 

        Setelah trus berjalan dengan pikiran yg seadanya kami alhamdulillah sampai ke ujung tujuan perjalanan kami. Rasa rinduku terhadap alam ini betul2 di luar dugaanku atas kejadian yg tak mengenakan tdi dan telah dinodai oleh monyet2 modern yg tak berotak itu namun harus mau bagaimana lgi yg telah terjadi gk bisa kita ulangi utk menutupi kecerobohan itu. Aku menyebut mereka bukanlah ceroboh tpi kebodohan masal karena bagi aku itu bukanlah kecerobohan karena kecerobohan bisa ditutupi oleh orang atau tmn yg lainnya yg mana tmnnya pasti bisa menutupi atau mengingatkan kecerobohan yg telah dilakukan tmn yg ceroboh itu, konyol !!! 

        Utk menutupi rasa kekesalan aku mencoba menghibur diri dan kebetulan katanya sepupuku ini ternyata puncak amarilis ini memiliki sebuah air terjun di bawah arah berlawanan dri arah menuju puncak, utk mengenekan perasaan dan menutupi rasa kesal tersebut aku tanpa basa basi yg tdinya kami istirahatnya hanya beberapa menit doang sebelumnya kami langsung menuju air terjun aja daripada pikiran trus mengshitkan gk jelas. 

         Aku baru kali ini tak melakukan kebiasaan aku yg slalu aku lakukan seperti biasanya ketika aku berada di atas puncak, mengingat karena kejadian yg gk terduga tdi tpi setidaknya aku patut syukuri karena dari kebakaran tersebut tak menghabiskan seluruh wilayah hutan ini yg mana itu tentu aja bisa menjadi sebuah bencana besar bukan hanya di pihak manusia yg merasa terugikan tpi pihak2 yg mendiami seluruh wilayah hutan tersebut dan merekalah yg merasa terugikan yg amat besar akibat ulah konyol dari monyet2 modern yg tak berotak tersebut. Terkadang sebuah bencana alam itu bukan hanya terjadi secara fenomena atau karena alam sendiri namun karena ulah manusia yg gk bertanggung jawab yg bisa menimbulkan sebuah bencana alam yg cukup atau sangat serius, sebuah bencana alam murni emang tak bisa kita antisipasi atau terkadang juga bisa namun terkadang bencana alam murni kita bisa antisipasi lewat kemajuan teknologi dan kepekaan kita terhadap sebuah bencana yg mengharuskan kita utk beradaptasi dengan hal itu yg mana itu bisa membuat kita menjadi hal yg biasa karena kejadian bencana tersebut udah bisa kita prediksi secara nyata maka kita melakukan sebuah penyuluhan guna utk mempelajari dan meminimalkan resiko yg akan terjadi tpi jika sebuah bencana alam yg di akibatkan oleh kelakuan manusia yg gk bertanggung jawab itu lebih2 gk bisa kita antisipasi karena yg mereka lakukan itu sama seperti seseorang yg sedang mencuri atau merampok secara diam2 dan tanpa diketahui dan resiko yg di akibatkan oleh hal itu cukup atau sangat serius yg bisa membuat atau melumpuhkan total aktivitas sehari-hari yg dilakukan seperti biasanya. Bagi aku terkadang bencana alam terjadi itu bukan tanpa sebab dan tanpa alasan dan bencana alam terjadi itu bisa aja dipicu oleh kita manusia yg udah melakukan hal yg semena-mena terhadap segala sesuatu khususnya alam ini, terkadang kita manusia yg udah mengundang sebuah bencana alam entah itu kita sadari atau tdk tpi begitulah yg kadang terjadi. 

        Setelah trus berjalan menuju sebuah air terjun kami akhirnya sampai di air terjun tempat tujuan kami tersebut, aku benar2 gk menyangkah bisa mendapatkan bonus air terjun dalam sekali mendaki sebuah puncak tentunya. Dan ini juga adalah kali pertamanya aku bisa mendapatkan hal yg seperti ini guys, air terjun tersebut bisa digunakan utk mandi oleh para pendaki yg telah mendaki puncak amarilis ini bagi mereka yg cape dan lelah karena sebuah pendakian puncak sebelumnya akan dimanjakan oleh air terjun ini dan yg ingin merasakan kesegaran setelah penat maka air terjun inilah yg akam membuat rasa penat itu lelah tak tersisa. Krn kami waktu itu gk membawa pakaian ganti maka kami hanya menikmati air terjun itu aja dan sekaligus ingin kembali menyegarkan pikiran aku yg telah membuat perasaan gk begitu mengenakan di hati sebelumnya, emang perasaan telah kembali terasa seperti sedia kala namun itu gk menutup kemungkinan rasa kesal hilang begitu aja itu gk mungkin terjadi tpi aku slalu trus berusaha utk memunculkan energi2 positif di kepala aku. 

        Warga lokal yg tdi menceritakan kronologi terjadinya kebakaran datang ke air terjun ini dan mengatakan ingin menikmati air terjun ini juga tanpa basa basi aku langsung ajak ngobrol beliau sekaligus ingin bersenda gurau dengan beliau, beliau sangatlah ramah dan nyaman utk diajak ngobrol santai dan kami lumayan menghabiskan banyak waktu karena saking enaknya berbincang. Karena keenakan ngobrolnya tanpa disadari kami udah cukup lama di air terjun tersebut kami pun memutuskan utk naik lagi ke atas puncak sembari ingin melakukan apa yg kami ingin lakukan, singkat cerita kami telah berada di atas puncak amarilis. Lagi dan lgi pikiran kembali memikirkan apa yg ingin lupa dan lenyapkan terhadap yg telah terjadi, emang gk bisa dipungkiri pikiran trus memikirkan tentang hal sebelumnya namun utk mengamplas pikiranku yg suntuk itu aku trus mencoba membangkitkan pikiran2 yg positif setelah memandangi seluruh kota kendari di atas puncak ini, sebuah masjid terapung begitu gagah dan indahnya berdiri di tengah2 sekumpulan air yg mengelilinginya. Sebuah pemandangan ketika berdiri di atas puncak slalulah menjadi hal yg sangat menarik utk di pandangi dan pandangan di atas puncak slalu menjadi yg terfavoritkan dari segala aspek yg ada karena kita bisa memandangi secara keseluruhan area bawah dari atas puncak walaupun semua hal menjadi kecil ketika di pandang namun itulah hukum eksistensi alam semua akan menjadi kecil utk dipandang ketika berada di posisi yg telah di tentukan dan emang begitulah seharusnya. 

         Karena kami merasa udah cukup lama berada di puncak dan mengingat ada hal yg harus kami lakukan di rumah nantinya maka kami memutuskan utk turun balik ke bawah dan segera pulang. Bagi aku ini udah lebih dari cukup utk melepas rinduku dengan alam bebas walaupun melepas rindu tersebut ternodai oleh kejadian yg memalukan bagi umat manusia yg sadar tentunya, tanpa ingin membangkitkan kembali energi negatif yg ada di kepala aku memustuskan utk jalan lebih cepat dari normalnya. Langkah kaki ketika turun utk melewati sebuah pemandangan yg tak mengenakan itu semakin aku percepat walaupun jantung dan lutut telah memberi aku kode agar utk berhenti sejenak dahulu namun aku hiraukan hal tersebut daripada aku harus memandangi hal yg gila itu yg bisa membuat pikiran yg trus terganggu. Namun utk menghargai sepupu aku sih adit ini aku harus menahan sedikit perasaanku utk melakukan dan mengikuti kemauannya sepupuku ini, setelah itu kami tanpa basa basi turun secepat mungkin agar segera tiba di bawah tentunya. 

         Selepas tiba di bawah kami langsung pulang dengan kendaraan angkot yg ada guys. Sebenarnya setelah ini aku harus mengucapkan salam utk mengakhiri cerita blog ini namun ada beberapa hal ingin aku sampaikan dalam perjalanan yg paradoks ini. Sebuah perjalanan kali ini adalah perjalanan yg fix utk melepas kerinduan terhadap yg ingin aku jumpai mulai dari ke kampung halaman dan alam bebas, utk hal yg lainnya aku emang merasa senang atas apa yg telah aku jumpai yg mana sebelumnya aku blum jumpai dalam kurun beberapa waktu. Namun karena ada beberapa kejadian yg gk terduga dalam perjalanan tersebut yg membuat rasa kesenangan itu ternodai dan telah mencemari kebahagiaan yg ingin aku bangun, kecewa emang ada karena aku gk mungkin bisa menipu perasaan itu namun kembali lgi aku gunakan ini sebagai media pelajaran aku yg berharga dan pengalaman yg tak terlupakan. 

        Utk perjalanan rindu terhadap kampung halaman emang membuat aku begitu senang karena hal yg aku gk jumpai dan temui dalam kurun waktu yg lama bisa aku temui dan berjumpa lgi dengan beberapa kerabat dan keluarga dekat yg mana bisa membuat aku kembali merasa lebih hidup dan merasa lebih bermakna lgi, perjalanan ke kampung halaman adalah sebuah perjalanan yg udah lama aku nantikan sejak dulu namun karena ada beberapa alasan yg harus membuat aku harus bisa menahan rasa rinduku terhadap kampung halaman. Dan setelah berjumpa dengan hal itu semua bisa membuat waktu aku terasa begitu lebih berarti dalam menyikapi segala hal telah terjadi dan telah aku lalui. Walaupun dalam waktu yg cukup lama aku gk menjumpai kampung halaman namun aku tetap merasa senang dan bahagia karena masih bisa bertemu dengan anggota keluarga yg lengkap walaupun gk lengkap2 amat tpi itu patut aku syukuri mengingat banyak hal yg telah terjadi dalam waktu 11 tahun belakangan ini, menyesal aku tak punya waktu utk hal semacam itu apalagi sampai mengutuk keadaan yg telah terjadi itu benar2 konyol dan aneh bagiku karena itu betul2 membuang-buang waktuku yg berguna daripada aku melakukan hal semacam itu aku lebih baik memilih menghabiskan waktu utk melamun dan ber imajinasi guys hehehe,,,,,

         Dan utk melakukan perjalanan ke sebuah alam bebas emang sebuah perjalanan rindu juga setelah gk melakukan perjalanan ke alam bebas tersebut dalam waktu ya emang gk terbilang lama dengan waktu gk menjumpai sebuah kampung halaman sih tpi tetap itu aku sebut sebagai sebuah perjalanan rindu guys karena yg seperti telah aku udah ceritakan dan yg telah aku sampaikan di awal cerita ini klo klian emang mengikuti dari awal sih. Namun seperti telah aku sampaikan di atas bawah perjalanan rindu ke alam bebas kali ini gk berjalan mulus karena ada kejadian yg gk terduga guys, demi menjaga pikiran yg positif aku tetap mengingat itu sebagai media pelajaran aku dan sebuah pengalaman yg gk terlupakan utk slalu belajar dan mengambil sebuah makna dari kejadian yg telah terjadi. And always positive thinking all about and everything guys. 

Aku rasa utk cerita blog kali ini udah cukup sampai sini aja guys dan jangan sampai guys2 sekalian merasa bosan utk trus mengikuti cerita aku ini ya,,, 

wassalam,,,,,,,,,,,,,,, 

salam penikmat ketinggian,,, 

salam pejalan sante,,, 

salam lestari,,, 

pelabuhan raha

pemandangan dari atas puncak